Senin, 19 November 2018 | 19:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Prabowo-SBY sepakat atasi masalah ekonomi

Kamis, 13 September 2018 - 06:58 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Pertemuan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno serta AHY di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di, Jakarta Selatan, Rabu malam (12/09).  Sumber Foto: https://bit.ly/2QoNmKe
Pertemuan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno serta AHY di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di, Jakarta Selatan, Rabu malam (12/09). Sumber Foto: https://bit.ly/2QoNmKe

Elshinta.com - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu malam, keduanya sepakat kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimulai 23 September mendatang, fokus menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat.

"Kami sepakat untuk fokus kampanye mengutamakan kepentingan rakyat terutama dalam situasi ekonomi yang dirasakan sekarang beban rakyat terutama rakyat kecil karena itu kita akan fokus ke arah itu," kata Prabowo usai menemui SBY di kediamannya di daerah Kuningan, Jakarta, Rabu (12/9) malam.

Dia mengatakan dalam pertemuan yang juga bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno itu, dirinya meminta SBY untuk mengirimkan kader Demokrat yang berpengalaman si bidang ekonomi dan pemerintahan untuk menjadi tim pakar pasangan Prabowo-Sandiaga.

Menurut dia, dirinya dan Sandiaga ingin memiliki tim pakar yang kuat di bidang pengelolaan ekonomi karena masih menjadi bangsa dan sumber dari segala ancaman masa depan bangsa Indonesia. "Lapangan kerja, harga pangan yang harus benar-benar diurus dengan baik, tentu harga itu adalah akibat dari produksi. Kalau produksi tidak ada dan pasokan tidak ada maka harga pasti tinggi, itu hukum ekonomi paling dasar," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan dirinya, Sandiaga, SBY dan tim koalisi Prabowo-Sandiaga sudah keliling Indonesia, mendapatkan kondisi ekonomi masyarakat seperti harga telur tinggi, harga tempe naik bahkan harga ikan asin masih tinggi.

Menurut dia, makanan seperti telur, tempe dan ikan asin merupakan makanan masyarakat sehingga ketika ketiganya masih tinggi maka kondisi itu jangan dianggap remeh. "Untuk itu saya ingin kumpulkan otak-otak terbaik di negara kita, 'the bright and the brightest brain' di republik kita agar menjadi tim pakar untuk memberi nasihat, langkah yang harus diambil," katanya.

Selain itu Prabowo mengatakan pertemuannya dengan SBY juga membahas penyusunan tim sukses kampanye Pilpres 2019, tema-tema kampanye.

Menurut dia, SBY juga menjelaskan langkah-langkah yang harus seimbang antara perjuangan di Pilpres maupun Pileg karena Pemilu 2019 dilaksanakan serentak karena keberhasilan pemerintahan ditentukan dukungan legislatif yang kuat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Megapolitan | 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Hukum | 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:46 WIB

Arcandra: Investasi satu sumur bisa capai Rp1,5 triliun

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:33 WIB

Ratusan prajurit Kostrad jalani tes urine

Elshinta.com - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu malam, keduanya sepakat kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimulai 23 September mendatang, fokus menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat.

"Kami sepakat untuk fokus kampanye mengutamakan kepentingan rakyat terutama dalam situasi ekonomi yang dirasakan sekarang beban rakyat terutama rakyat kecil karena itu kita akan fokus ke arah itu," kata Prabowo usai menemui SBY di kediamannya di daerah Kuningan, Jakarta, Rabu (12/9) malam.

Dia mengatakan dalam pertemuan yang juga bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno itu, dirinya meminta SBY untuk mengirimkan kader Demokrat yang berpengalaman si bidang ekonomi dan pemerintahan untuk menjadi tim pakar pasangan Prabowo-Sandiaga.

Menurut dia, dirinya dan Sandiaga ingin memiliki tim pakar yang kuat di bidang pengelolaan ekonomi karena masih menjadi bangsa dan sumber dari segala ancaman masa depan bangsa Indonesia. "Lapangan kerja, harga pangan yang harus benar-benar diurus dengan baik, tentu harga itu adalah akibat dari produksi. Kalau produksi tidak ada dan pasokan tidak ada maka harga pasti tinggi, itu hukum ekonomi paling dasar," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan dirinya, Sandiaga, SBY dan tim koalisi Prabowo-Sandiaga sudah keliling Indonesia, mendapatkan kondisi ekonomi masyarakat seperti harga telur tinggi, harga tempe naik bahkan harga ikan asin masih tinggi.

Menurut dia, makanan seperti telur, tempe dan ikan asin merupakan makanan masyarakat sehingga ketika ketiganya masih tinggi maka kondisi itu jangan dianggap remeh. "Untuk itu saya ingin kumpulkan otak-otak terbaik di negara kita, 'the bright and the brightest brain' di republik kita agar menjadi tim pakar untuk memberi nasihat, langkah yang harus diambil," katanya.

Selain itu Prabowo mengatakan pertemuannya dengan SBY juga membahas penyusunan tim sukses kampanye Pilpres 2019, tema-tema kampanye.

Menurut dia, SBY juga menjelaskan langkah-langkah yang harus seimbang antara perjuangan di Pilpres maupun Pileg karena Pemilu 2019 dilaksanakan serentak karena keberhasilan pemerintahan ditentukan dukungan legislatif yang kuat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Senin, 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Senin, 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Senin, 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com