PSI tanggapi soal `tempe setipis ATM`
Kamis, 13 September 2018 - 07:07 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
PSI. Sumber foto: https://bit.ly/2CXeGMW

Elshinta.com - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Kepemudaan, Dedek Prayudi mengatakan, Sandiaga Uno dan Partai Gerindra sengaja menggulirkan isu "tempe setipis kartu ATM" untuk menutupi isu Partai Demokrat yang bermain dua kaki.

"Saya pikir isu ini sengaja digulirkan untuk menutupi ketidakmampuan mereka dalam menjaga soliditas koalisi mereka, terutama soal kegagalan Gerindra meraih dukungan penuh Demokrat di dalam koalisi yang sangat didominasi Gerindra itu," kata Dedek Prayudi, di Jakarta, Rabu (12/9).

Meski secara resmi Partai Demokrat menyokong pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden-wakil presiden, DPP Partai Demokrat tidak mempermasalahkan pengurus daerah partai itu yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Uki, sapaan akrab Dedek Prayudi, juga membatah pernyataan Wakil Sekjen Gerindra Andre Rosiade yang menilai ucapan Sandiaga Uno soal tempe setipis kartu ATM adalah masukan untuk pemerintah.

Menurut dia,  memberikan masukan dapat dikategorikan mengoreksi ketika menawarkan solusi yang lebih baik. Apalagi yang menyampaikan bakal calon wakil presiden.

"Kami menilai bahwa mengatakan tempe setipis kartu ATM tidak ada unsur koreksi, tapi justru nyinyiran yang butuh dikoreksi. Bang Andre mesti jujur dalam melihat ini, kalau salah ya salah," kata dia.

Politikus muda ini mengatakan bila Sandiaga bermaksud memberikan masukan terkait dengan pelemahan rupiah terhadap dolar AS maka seharusnya masukan konkret ditujukan kepada langkah-langkah normalisasi yang harus diambil pemerintah. 

"Kalau ingin mengoreksi atau memberikan masukan, seharusnya Pak Sandiaga sudah masuk ke ranah solusi," katanya.

Ia menambahkan, Presiden Jokowi sudah menelurkan empat kebijakan terkait kenaikan dolar, termasuk menekan impor, memaksimalkan konten domestik untuk konsumsi dan meningkatkan investasi. "Harusnya masukannya berada di area itu," tandas Uki, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 07 Januari 2019 - 21:17 WIB
Elshinta.com - Seorang tenaga kerja wanita asal Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Tu...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,7 terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara...
Jumat, 04 Januari 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Komisi X Anang Hermansyah mengkritisi soal hak cipta, memasu...
Kamis, 03 Januari 2019 - 21:50 WIB
Elshinta.com - PDI Perjuangan memiliki jumlah sumbangan dana kampanye terbesar di Kabupate...
Rabu, 02 Januari 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 13 jenazah korban tertimbun tanah longsor di Kampung Garehong, Dus...
Senin, 31 Desember 2018 - 14:11 WIB
Elshinta.com - Dua orang personel Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong ditembak orang ...
Minggu, 30 Desember 2018 - 15:19 WIB
Elshinta.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, mengatak...
Jumat, 28 Desember 2018 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga S. Uno melakukan safari ...
Kamis, 27 Desember 2018 - 14:47 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menangkap anggota komite eksekutif (Ex...
Kamis, 27 Desember 2018 - 12:57 WIB
Elshinta.com -  Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (26/12) menuduh Angkatan Udara...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)