Sabtu, 22 September 2018 | 11:18 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

/

PSI tanggapi soal `tempe setipis ATM`

Kamis, 13 September 2018 - 07:07 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
PSI. Sumber foto: https://bit.ly/2CXeGMW
PSI. Sumber foto: https://bit.ly/2CXeGMW

Elshinta.com - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Kepemudaan, Dedek Prayudi mengatakan, Sandiaga Uno dan Partai Gerindra sengaja menggulirkan isu "tempe setipis kartu ATM" untuk menutupi isu Partai Demokrat yang bermain dua kaki.

"Saya pikir isu ini sengaja digulirkan untuk menutupi ketidakmampuan mereka dalam menjaga soliditas koalisi mereka, terutama soal kegagalan Gerindra meraih dukungan penuh Demokrat di dalam koalisi yang sangat didominasi Gerindra itu," kata Dedek Prayudi, di Jakarta, Rabu (12/9).

Meski secara resmi Partai Demokrat menyokong pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden-wakil presiden, DPP Partai Demokrat tidak mempermasalahkan pengurus daerah partai itu yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Uki, sapaan akrab Dedek Prayudi, juga membatah pernyataan Wakil Sekjen Gerindra Andre Rosiade yang menilai ucapan Sandiaga Uno soal tempe setipis kartu ATM adalah masukan untuk pemerintah.

Menurut dia,  memberikan masukan dapat dikategorikan mengoreksi ketika menawarkan solusi yang lebih baik. Apalagi yang menyampaikan bakal calon wakil presiden.

"Kami menilai bahwa mengatakan tempe setipis kartu ATM tidak ada unsur koreksi, tapi justru nyinyiran yang butuh dikoreksi. Bang Andre mesti jujur dalam melihat ini, kalau salah ya salah," kata dia.

Politikus muda ini mengatakan bila Sandiaga bermaksud memberikan masukan terkait dengan pelemahan rupiah terhadap dolar AS maka seharusnya masukan konkret ditujukan kepada langkah-langkah normalisasi yang harus diambil pemerintah. 

"Kalau ingin mengoreksi atau memberikan masukan, seharusnya Pak Sandiaga sudah masuk ke ranah solusi," katanya.

Ia menambahkan, Presiden Jokowi sudah menelurkan empat kebijakan terkait kenaikan dolar, termasuk menekan impor, memaksimalkan konten domestik untuk konsumsi dan meningkatkan investasi. "Harusnya masukannya berada di area itu," tandas Uki, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 22 September 2018 - 11:12 WIB

Polisi ringkus perampok-pemerkosaan di rumah WN Jerman

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 10:48 WIB

Anak Krakatau keluarkan 44 letusan

Musibah | 22 September 2018 - 10:24 WIB

Tim SAR gabungan hentikan pencarian turis Korsel di Lombok

Megapolitan | 22 September 2018 - 10:12 WIB

Trans Patriot siap beroperasi di Bekasi tahun ini

Musibah | 22 September 2018 - 09:48 WIB

BPBD: Api di Gunung Sumbing sudah padam

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com