Gerakan #gantipresiden dinilai rawan ditunggangi
Kamis, 13 September 2018 - 08:58 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi Gerakan #2019GantiPresiden. Sumber foto: https://bit.ly/2wIjT4W

Elshinta.com - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Zuhairi Misrawi menilai gerakan #gantipresiden rawan ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu dari upaya mengganti presiden menjadi upaya mengganti sistem negara.
 
"Kami amati adanya disorientasi, adanya pihak-pihak yang menunggangi gerakan ini. Dari ganti presiden, menjadi ganti sistem. Kami khawatirkan menjadi bola liar menjadi seperti gerakan di Suriah. Ada pihak yang ingin menjadikan pertarungan yang terlalu jauh, dari ganti presiden menjadi ganti sistem," kata Gus Mis, sapaan Zuhairi Misrawi dalam diskusi publik 'Polemik Tagar', di Tjikini Lima, Jakarta, Rabu (12/9), dikutip Antara.
 
Oleh karena itu, lanjut dia, segala macam gerakan tagar harus dikembalikan pada rel pertarungan demokrasi yang dapat mendidik masyarakat. 
 
Ia juga menilai perang tagar #2019GantiPresiden merupakan gerakan yang tidak mendidik masyarakat. 
 
"Tagar ganti presiden tersebut tidak mendidik. Penggunaan kata presiden itu tidak lazim. Karena istilah yang dipakai tidak mendidik dan bisa menimbulkan salah tafsir," katanya. 
 
Menurut dia, perang tagar ganti presiden tidak hanya terjadi di level dunia maya, tetapi sudah menjadi sebuah gerakan riil di tengah masyarakat. Kondisi itu yang dikhawatirkan dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
 
"Ajakannya bukan mengadu argumen dan gagasan. Hanya gerakan emosional dan mengarah pada fragmentasi di tengah masyarakat. Masyarakat bisa masuk dalam jebakan konflik dan menjadi bola liar dan menimbulkan perpecahan sosial di masyarakat," papar Gus Mis. 
 
Ia menambahkan, lebih baik tagar ganti presiden diubah menjadi tagar Prabowo 2019 agar tidak terjadi konflik di masyarakat. 
 
Menjelang kampanye, dirinya juga berharap akan lebih substantif, yakni menyangkut berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, termasuk diantaranya juga dalam konteks ekonomi nasional.
 
Di tempat yang sama, Ketua Umum Organisasi Kesejahteraan Rakyat, Poempida Hidayatullah menilai, gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan yang terkesan sangat menghakimi, padahal dalam suatu negara demokrasi seharusnya ada sebuah dialog adu gagasan.
 
"Ketika kita ingin bicara mendidik konteks demokrasi, kita coba dalam koridor kritik. Mengkritik tidak pernah dilarang. Tapi jangan sampai pada menghakimi," kata Poempida.
 
Ia pun mengingatkan, dalam negara demokrasi memang harus ada dialog dan harus cerdas dalam menggali sebuah permasalahan, bukan menghakimi. 
 
"Jika tidak, maka justru hanya akan berujung konflik yang berkepanjangan. Kita ingin mendapatkan kualitas pemerintahan yang baik, tetapi bukan berarti kita harus menghakimi seseorang," ucapnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Capres nomor urut 01, Joko Widodo menyinggung soal hoaks penganiayaan Ratna...
Jumat, 18 Januari 2019 - 06:55 WIB
Elshinta.com -Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku sempat tegang dalam debat ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 06:23 WIB
Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memaparkan visi dan misinya d...
Jumat, 18 Januari 2019 - 06:11 WIB
Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengungkap visi ingin mem...
Kamis, 17 Januari 2019 - 21:19 WIB
Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memaparkan visi dan misinya d...
Kamis, 17 Januari 2019 - 20:34 WIB
Elshinta.com - Calon presiden dan calon wakil presiden diharapkan mampu menggambarkan komi...
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:30 WIB
Elshinta.com - Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah tiba di lokasi debat capres-cawapre...
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:06 WIB
Elshinta.com - Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman, Edi Santoso berharap pasanga...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:54 WIB
Elshinta.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma`ruf dan Badan ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:00 WIB
Elshinta.com - Polisi memperketat penjagaan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)