Sabtu, 17 November 2018 | 02:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Tim kampanye Jokowi-Ma`ruf akan hindari kata-kata pertarungan

Kamis, 13 September 2018 - 09:09 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma`ruf Amin, Erick Thohir bersama pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma`ruf. Sumber foto: https://bit.ly/2Mem4mR
Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma`ruf Amin, Erick Thohir bersama pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma`ruf. Sumber foto: https://bit.ly/2Mem4mR

Elshinta.com - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma`ruf Amin, Erick Thohir menegaskan, pihaknya akan menghindari kata-kata bernuansa pertarungan untuk menyebut Pemilu 2019.

"Kata pertarungan itu lebih identik dengan kekerasan yang menyebabkan petarungnya luka-luka. Pemilihan presiden bukanlah suatu pertarungan, tapi proses demokrasi untuk memilih pemimpin nasional," kata dia, di Jakarta, Rabu (12/9), dikutip Antara. 

Erick Thohir juga mengatakan, dia memiliki visi untuk terus membangun Indonesia, membangun untuk kesejahteraan rakyat. "visi yang saya miliki sejalan dengan Nawa Cita II yang menjadi visi dan misi pasangan Jokowi-Ma'ruf saat ini," katanya.
  
Menurut Erick, kalau kata-katanya bernuansapertarungan, maka ada pihak yang terluka. "Biasanya yang terluka itu rakyat. Itu yang kita tidak mau. Pemilu presiden itu bukan pertarungan," tandasnya.

Pemilik klub sepak bola profesional Inter Milan di Italia ini menyatakan akan fokus untuk menjadikan Pemilu Presiden 2019 sebagai forum pesta demokrasi yang bersahabat dan bermartabat. 

Dia mencontohkan bahwa dia bersahabat dan membangun komunikasi hangat dengan pasangan lain calon presiden dan wakil presiden, yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 16 November 2018 - 21:50 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus bandar dan pengedar narkoba

Hukum | 16 November 2018 - 21:38 WIB

Penyerang anggota Polsek Penjaringan jalani tes kejiwaan

Event | 16 November 2018 - 21:24 WIB

Andik siap habis-habisan hadapi Thailand

Politik | 16 November 2018 - 21:07 WIB

DPR: Polemik politik masih jauh dari etika

Megapolitan | 16 November 2018 - 20:55 WIB

Atasi genangan air, Sudin SDA pasang `sheetpile` Kali BGR

Elshinta.com - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma`ruf Amin, Erick Thohir menegaskan, pihaknya akan menghindari kata-kata bernuansa pertarungan untuk menyebut Pemilu 2019.

"Kata pertarungan itu lebih identik dengan kekerasan yang menyebabkan petarungnya luka-luka. Pemilihan presiden bukanlah suatu pertarungan, tapi proses demokrasi untuk memilih pemimpin nasional," kata dia, di Jakarta, Rabu (12/9), dikutip Antara. 

Erick Thohir juga mengatakan, dia memiliki visi untuk terus membangun Indonesia, membangun untuk kesejahteraan rakyat. "visi yang saya miliki sejalan dengan Nawa Cita II yang menjadi visi dan misi pasangan Jokowi-Ma'ruf saat ini," katanya.
  
Menurut Erick, kalau kata-katanya bernuansapertarungan, maka ada pihak yang terluka. "Biasanya yang terluka itu rakyat. Itu yang kita tidak mau. Pemilu presiden itu bukan pertarungan," tandasnya.

Pemilik klub sepak bola profesional Inter Milan di Italia ini menyatakan akan fokus untuk menjadikan Pemilu Presiden 2019 sebagai forum pesta demokrasi yang bersahabat dan bermartabat. 

Dia mencontohkan bahwa dia bersahabat dan membangun komunikasi hangat dengan pasangan lain calon presiden dan wakil presiden, yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 07:36 WIB

Polda Papua Barat intensifkan koordinasi jelang Pemilu

Jumat, 16 November 2018 - 07:28 WIB

PMII ajak warga jaga kondusivitas daerah

Jumat, 16 November 2018 - 06:25 WIB

KPU Pekalongan masih butuh 4.270 kotak suara

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com