Sabtu, 22 September 2018 | 11:19 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kemendes: Satgas dana desa siap audit laporan

Kamis, 13 September 2018 - 10:16 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PmoGBN
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PmoGBN

Elshinta.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyatakan Satuan Tugas Dana Desa siap melakukan audit terhadap laporan penyelewengan penggunaan dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat ke desa-desa.

"Untuk pengawasan dana desa kita gunakan pengawasan yang dimiliki pemerintah. Kemendes juga memiliki Satgas Dana Desa," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Anwar Sanusi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (13/9).

Dengan demikian, kata dia, kalau misalnya ada indikasi beberapa penyelewengan dana desa, masyarakat bisa menghubungi Satgas Dana Desa melalui 'call center' di nomor 15040 untuk menyampaikan laporan.

Anwar menjelaskan, Satgas Dana Desa yang dibentuk kementeriannya tersebut anggotanya mengambil dari perwakilan perwakilan lembaga negara. Selain itu, ada juga dari mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Dan Pak Bibit (Bibit Samad Rianto) itu yang menjadi ketua, selain itu ada juga para inspektur dari kementerian yang mereka akan siap untuk kita turunkan melakukan audit terkait dengan penyelewengan dana desa," katanya, seperti dikutip Antara.

Selain Satgas Dana Desa, lanjut Anwar, dalam pengawasan dana desa di tingkat daerah juga melibatkan instansi pemerintah setempat seperti Inspektur daerah dan inspektur kabupaten.

Terkait dengan dana desa itu, menurut dia, perhatian dan komitmen pemerintah untuk pembangunan desa sudah tidak diragukan lagi, karena jumlah dana desa tidak pernah mengalami penurunun bahkan meningkat secara signifikan. "Kalau kita mendengar pidato Pak Presiden bahwa tahun 2019 dana desa ditingkatkan dari sebesar Rp60 trilun menjadi Rp73 triliun. Artinya apa, ini merupakan kesempatan emas dari masyarakat desa untuk songsong harapannya," katanya.

Selain itu, lanjut Sekjen, menjadi kesempatan bagi desa untuk mewujudkan cita-cita masyarakat desa, mengejar ketertinggalan dari kemajuan wilayah perkotaaan dan mengejar ketertinggalan dari wilayah yang lain.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 22 September 2018 - 11:12 WIB

Polisi ringkus perampok-pemerkosaan di rumah WN Jerman

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 10:48 WIB

Anak Krakatau keluarkan 44 letusan

Musibah | 22 September 2018 - 10:24 WIB

Tim SAR gabungan hentikan pencarian turis Korsel di Lombok

Megapolitan | 22 September 2018 - 10:12 WIB

Trans Patriot siap beroperasi di Bekasi tahun ini

Musibah | 22 September 2018 - 09:48 WIB

BPBD: Api di Gunung Sumbing sudah padam

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 22 September 2018 - 10:48 WIB

Anak Krakatau keluarkan 44 letusan

Sabtu, 22 September 2018 - 10:12 WIB

Trans Patriot siap beroperasi di Bekasi tahun ini

Sabtu, 22 September 2018 - 09:15 WIB

APT2PHI: Jokowi harus tegas terkait kisruh impor beras

Sabtu, 22 September 2018 - 08:37 WIB

Bupati-Wakil Bupati Kudus terpilih dilantik 24 September

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com