Sabtu, 17 November 2018 | 02:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

UKM / Inspirasi

Tiga pelajaran penting untuk anak muda dari Jack Ma

Kamis, 13 September 2018 - 11:55 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2MpcXzL
Sumber foto: https://bit.ly/2MpcXzL

Elshinta.com - Tokoh pebisnis terkenal dari China yang merupakan pendiri Alibaba, Jack Ma secara mengejutkan mengundurkan diri dari perusahaan yang dibesarkannya. Dalam surat resmi yang dirilisnya kepada publik, Jack Ma menyerahkan estafet kepemimpinan Chairman of the Board Alibaba Group kepada Daniel Zhang yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Alibaba Group. 

Jack Ma merupakan seorang mantan guru Bahasa Inggris yang mendirikan perusahaan ecommerce pada 1992 ketika belum banyak orang yang bersentuhan dengan internet. Kesuksesannya mengantarkan Alibaba sebagai perusahaan top dunia membuat Jack Ma berada di jajaran orang terkaya di China. Bukan perkara mudah bagi Jack Ma untuk membesarkan Alibaba seperti saat ini, ia mengalami banyak penolakan dan kegagalan sebelum akhirnya meraih kesuksesan. 

Perjalanan karier Jack Ma menginspirasi banyak generasi muda China untuk mengikuti jejak kesuksesaanya. Berikut beberapa kunci sukses Jack Ma yang dilansir dari CNBC. 

Belajar dari kegagalan orang lain, bukan dari kesuksesanny

Belajar dari kesukesan orang lain merupakan sesuatu yang lazim dilakukan banyak orang. Buku-buku motivasi mengangkat banyak kisah mengenai kesukesan tokoh-tokoh agar orang lain bisa belajar dari keberhasilannya. Namun, jangan lupakan bahwa yang seharusnya dipelajari adalah tentang kegagalan-kegagalan yang tokoh tersebut alami dan bagaimana ia mengatasinya. 

"Dalam hidup, bukan seberapa banyak yang kami raih, betapa kami telah melewati hari-hari yang berat dan kesalahan," kata Jack Ma dalam Forum Ekonomi Dunia di Swiss. Jack Ma menambahkan “Jika Anda ingin sukses, belajar dari kesalahan orang lain, jangan belajar dari kisah sukses”. 

Menjadikan diri sendiri sebagai pesaing

Jack Ma menyarankan, ketimbang menjadikan kesuksesan orang sebagai indikator keberhasilan kita, lebih baik menetapkan sasaran dan target untuk diri sendiri. Dengan begitu, kita menjadikan diri sendiri sebagai pesaing. Anda dapat melakukan ini dengan membayangkan apa yang Anda harapkan untuk sukses dalam 10 tahun, metode yang berhasil bagi Jack Ma. 

Jangan menghindari masalah tetapi hadap

Jack Ma mengatakan bahwa orang-orang yang berusia 20-30an “masih beruntung” karena masih banyak hal yang mesti dipelajari. Dalam proses belajar itu, seseorang pasti akan mengalami masalah atau kegagalan. “Tidak peduli seberapa pintar Anda, Anda akan menghadapi kesalahan," kata Jack Ma.

"Anda belajar dari kesalahan bukan karena Anda akan mampu menghindari kesalahan ketika kesalahan ini datang, penderitaan ini datang, Anda belajar bagaimana menghadapinya, bagaimana memandangnya." tambahnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 16 November 2018 - 21:50 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus bandar dan pengedar narkoba

Hukum | 16 November 2018 - 21:38 WIB

Penyerang anggota Polsek Penjaringan jalani tes kejiwaan

Event | 16 November 2018 - 21:24 WIB

Andik siap habis-habisan hadapi Thailand

Politik | 16 November 2018 - 21:07 WIB

DPR: Polemik politik masih jauh dari etika

Megapolitan | 16 November 2018 - 20:55 WIB

Atasi genangan air, Sudin SDA pasang `sheetpile` Kali BGR

Elshinta.com - Tokoh pebisnis terkenal dari China yang merupakan pendiri Alibaba, Jack Ma secara mengejutkan mengundurkan diri dari perusahaan yang dibesarkannya. Dalam surat resmi yang dirilisnya kepada publik, Jack Ma menyerahkan estafet kepemimpinan Chairman of the Board Alibaba Group kepada Daniel Zhang yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Alibaba Group. 

Jack Ma merupakan seorang mantan guru Bahasa Inggris yang mendirikan perusahaan ecommerce pada 1992 ketika belum banyak orang yang bersentuhan dengan internet. Kesuksesannya mengantarkan Alibaba sebagai perusahaan top dunia membuat Jack Ma berada di jajaran orang terkaya di China. Bukan perkara mudah bagi Jack Ma untuk membesarkan Alibaba seperti saat ini, ia mengalami banyak penolakan dan kegagalan sebelum akhirnya meraih kesuksesan. 

Perjalanan karier Jack Ma menginspirasi banyak generasi muda China untuk mengikuti jejak kesuksesaanya. Berikut beberapa kunci sukses Jack Ma yang dilansir dari CNBC. 

Belajar dari kegagalan orang lain, bukan dari kesuksesanny

Belajar dari kesukesan orang lain merupakan sesuatu yang lazim dilakukan banyak orang. Buku-buku motivasi mengangkat banyak kisah mengenai kesukesan tokoh-tokoh agar orang lain bisa belajar dari keberhasilannya. Namun, jangan lupakan bahwa yang seharusnya dipelajari adalah tentang kegagalan-kegagalan yang tokoh tersebut alami dan bagaimana ia mengatasinya. 

"Dalam hidup, bukan seberapa banyak yang kami raih, betapa kami telah melewati hari-hari yang berat dan kesalahan," kata Jack Ma dalam Forum Ekonomi Dunia di Swiss. Jack Ma menambahkan “Jika Anda ingin sukses, belajar dari kesalahan orang lain, jangan belajar dari kisah sukses”. 

Menjadikan diri sendiri sebagai pesaing

Jack Ma menyarankan, ketimbang menjadikan kesuksesan orang sebagai indikator keberhasilan kita, lebih baik menetapkan sasaran dan target untuk diri sendiri. Dengan begitu, kita menjadikan diri sendiri sebagai pesaing. Anda dapat melakukan ini dengan membayangkan apa yang Anda harapkan untuk sukses dalam 10 tahun, metode yang berhasil bagi Jack Ma. 

Jangan menghindari masalah tetapi hadap

Jack Ma mengatakan bahwa orang-orang yang berusia 20-30an “masih beruntung” karena masih banyak hal yang mesti dipelajari. Dalam proses belajar itu, seseorang pasti akan mengalami masalah atau kegagalan. “Tidak peduli seberapa pintar Anda, Anda akan menghadapi kesalahan," kata Jack Ma.

"Anda belajar dari kesalahan bukan karena Anda akan mampu menghindari kesalahan ketika kesalahan ini datang, penderitaan ini datang, Anda belajar bagaimana menghadapinya, bagaimana memandangnya." tambahnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com