Senin, 19 November 2018 | 02:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

MURI: Menteri BUMN tokoh perempuan kebanggaan Indonesia

Kamis, 13 September 2018 - 13:24 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Sumber foto: https://bit.ly/2HGnHZR
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Sumber foto: https://bit.ly/2HGnHZR

Elshinta.com - Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sebagai tokoh perempuan kebanggaan Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan oleh manajer MURI pada pembukaan Sidang Umum ke-35 International Council of Women (ICW) dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia di hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Kamis (13/9).

Pada kesempatan itu, MURI memberikan piagam pencatatan rekor kepada tiga pihak berbeda, yakni Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Kementerian BUMN, serta Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, atas rekor penyelenggara Temu Nasional Organisasi Perempuan Terbanyak. Menteri BUMN Rini Soemarno juga menerima penghargaan sebagai tokoh perempuan kebanggaan Indonesia.

Ribuan figur perempuan berkumpul dalam acara Sidang Umum ke-35 'International Council of Women (ICW)', perkumpulan tokoh perempuan dunia yang berafiliasi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia. Tercatat sebanyak seribu organisasi wanita mengirimkan perwakilan untuk menghadiri acara Temu Nasional tersebut.
     
Menteri BUMN Rini Soemarno pun mengaku bangga karena ternyata ada seribu organisasi perempuan di Indonesia. "Saya semula sangsi, apakah benar ada seribu, ini seribu perempuan atau seribu organisasi perempuan, ternyata saya dapat konfirmasi bahwa ada seribu organisasi perempuan di Indonesia, saya bangga," katanya yang disambut tepuk tangan hadirin.
     
Ia mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia sangat memperhatikan soal pemberdayaan perempuan di berbagai bidang. Rini sendiri merupakan salah satu dari delapan menteri perempuan yang menduduki posisi strategis di jajaran kabinet pemerintahan. Menurutnya, perempuan harus saling bekerja sama untuk bahu membahu mengatasi berbagai persoalan perempuan dan membangun bangsa. "Kita punya kekuatan untuk mendorong negara ini menjadi lebih kuat dan maju lagi," tegasnya.
     
Sidang Umum ke-35 ICW dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia diselenggarakan oleh ICW, Kowani (Kongres Wanita Indonesia), dan didukung penuh oleh Kementerian BUMN dan 35 BUMN, termasuk Kantor Berita Antara, yang berpartisipasi langsung menyukseskan dua pertemuan tersebut. Turut hadir dalam acara pembukaan Presiden ICW Kim Jungsook, istri Gubernur DI Yogyakarta GKR Ratu Hemas, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo,a Wakil Gubernur DI Yogyakarta KGPAA Paku Alam X, serta jajaran pimpinan ICW, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sebagai tokoh perempuan kebanggaan Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan oleh manajer MURI pada pembukaan Sidang Umum ke-35 International Council of Women (ICW) dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia di hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Kamis (13/9).

Pada kesempatan itu, MURI memberikan piagam pencatatan rekor kepada tiga pihak berbeda, yakni Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Kementerian BUMN, serta Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, atas rekor penyelenggara Temu Nasional Organisasi Perempuan Terbanyak. Menteri BUMN Rini Soemarno juga menerima penghargaan sebagai tokoh perempuan kebanggaan Indonesia.

Ribuan figur perempuan berkumpul dalam acara Sidang Umum ke-35 'International Council of Women (ICW)', perkumpulan tokoh perempuan dunia yang berafiliasi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia. Tercatat sebanyak seribu organisasi wanita mengirimkan perwakilan untuk menghadiri acara Temu Nasional tersebut.
     
Menteri BUMN Rini Soemarno pun mengaku bangga karena ternyata ada seribu organisasi perempuan di Indonesia. "Saya semula sangsi, apakah benar ada seribu, ini seribu perempuan atau seribu organisasi perempuan, ternyata saya dapat konfirmasi bahwa ada seribu organisasi perempuan di Indonesia, saya bangga," katanya yang disambut tepuk tangan hadirin.
     
Ia mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia sangat memperhatikan soal pemberdayaan perempuan di berbagai bidang. Rini sendiri merupakan salah satu dari delapan menteri perempuan yang menduduki posisi strategis di jajaran kabinet pemerintahan. Menurutnya, perempuan harus saling bekerja sama untuk bahu membahu mengatasi berbagai persoalan perempuan dan membangun bangsa. "Kita punya kekuatan untuk mendorong negara ini menjadi lebih kuat dan maju lagi," tegasnya.
     
Sidang Umum ke-35 ICW dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia diselenggarakan oleh ICW, Kowani (Kongres Wanita Indonesia), dan didukung penuh oleh Kementerian BUMN dan 35 BUMN, termasuk Kantor Berita Antara, yang berpartisipasi langsung menyukseskan dua pertemuan tersebut. Turut hadir dalam acara pembukaan Presiden ICW Kim Jungsook, istri Gubernur DI Yogyakarta GKR Ratu Hemas, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo,a Wakil Gubernur DI Yogyakarta KGPAA Paku Alam X, serta jajaran pimpinan ICW, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com