Senin, 19 November 2018 | 19:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Mendagri minta Dirjen Disdukcapil beri sanksi kasus tercecernya ribuan KTP-el

Kamis, 13 September 2018 - 13:45 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta Dirjen Disdukcapil untuk memberikan sanksi kejadian tercecernya 2.800 KTP elektronik di Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

"Saya minta ke Dirjen Disdukcapil untuk memberikan sanksi, supaya yang lain juga hati-hati," katanya di Lemhannas RI, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/9), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Dikatakannya, KTP-el yang tercecer adalah sampah yang sudah tidak terpakai. Ia meminta agar sampah tersebut tidak dibuang, melainkan digunting dan dimusnahkan.

"Memang itu sampah KTP, KK bisa, bekas akte kelahiran, KTP lama, KTP baru yang salah cetak. Tapi tolong walaupun barang sampah jangan kayak di Serang, dibuang di tempat sampah, harus digunting dan dimusnahkan," tandasnya.

Mendagri menambahkan, "Kalau buang kertas koran mungkin boleh, tapi itu pun ada aturan perdanya nggak boleh buang sampah seenaknya. Ini buang e-KTP itu salah, tolong disobek, dibakar".

Menurut Mendagri, tercecernya KTP-el ini bukan pertama kali terjadi. "Begitu tercecer pertama di Bogor, kami sudah keluarkan SOP-nya," tegas dia. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:24 WIB

Boeing dinilai tidak transparan terkait potensi error

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Megapolitan | 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Hukum | 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:46 WIB

Arcandra: Investasi satu sumur bisa capai Rp1,5 triliun

Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta Dirjen Disdukcapil untuk memberikan sanksi kejadian tercecernya 2.800 KTP elektronik di Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

"Saya minta ke Dirjen Disdukcapil untuk memberikan sanksi, supaya yang lain juga hati-hati," katanya di Lemhannas RI, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/9), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Dikatakannya, KTP-el yang tercecer adalah sampah yang sudah tidak terpakai. Ia meminta agar sampah tersebut tidak dibuang, melainkan digunting dan dimusnahkan.

"Memang itu sampah KTP, KK bisa, bekas akte kelahiran, KTP lama, KTP baru yang salah cetak. Tapi tolong walaupun barang sampah jangan kayak di Serang, dibuang di tempat sampah, harus digunting dan dimusnahkan," tandasnya.

Mendagri menambahkan, "Kalau buang kertas koran mungkin boleh, tapi itu pun ada aturan perdanya nggak boleh buang sampah seenaknya. Ini buang e-KTP itu salah, tolong disobek, dibakar".

Menurut Mendagri, tercecernya KTP-el ini bukan pertama kali terjadi. "Begitu tercecer pertama di Bogor, kami sudah keluarkan SOP-nya," tegas dia. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 19:24 WIB

Boeing dinilai tidak transparan terkait potensi error

Senin, 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Senin, 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Senin, 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Senin, 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com