Kamis, 20 September 2018 | 06:28 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Mendagri minta Dirjen Disdukcapil beri sanksi kasus tercecernya ribuan KTP-el

Kamis, 13 September 2018 - 13:45 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta Dirjen Disdukcapil untuk memberikan sanksi kejadian tercecernya 2.800 KTP elektronik di Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

"Saya minta ke Dirjen Disdukcapil untuk memberikan sanksi, supaya yang lain juga hati-hati," katanya di Lemhannas RI, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/9), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Dikatakannya, KTP-el yang tercecer adalah sampah yang sudah tidak terpakai. Ia meminta agar sampah tersebut tidak dibuang, melainkan digunting dan dimusnahkan.

"Memang itu sampah KTP, KK bisa, bekas akte kelahiran, KTP lama, KTP baru yang salah cetak. Tapi tolong walaupun barang sampah jangan kayak di Serang, dibuang di tempat sampah, harus digunting dan dimusnahkan," tandasnya.

Mendagri menambahkan, "Kalau buang kertas koran mungkin boleh, tapi itu pun ada aturan perdanya nggak boleh buang sampah seenaknya. Ini buang e-KTP itu salah, tolong disobek, dibakar".

Menurut Mendagri, tercecernya KTP-el ini bukan pertama kali terjadi. "Begitu tercecer pertama di Bogor, kami sudah keluarkan SOP-nya," tegas dia. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 06:24 WIB

Machfud Arifin siap jadi tim kampanye Jokowi

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 06:16 WIB

16 ASN akan diberhentikan

Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 06:05 WIB

Hari ini koalisi Prabowo-Sandiaga daftarkan anggota Badan Pemenangan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com