Sabtu, 17 November 2018 | 02:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi penuhi panggilan penyidik

Kamis, 13 September 2018 - 14:07 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (NMI). Sumber foto: Hendrik I Raseukiy/Radio Elshinta
Mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (NMI). Sumber foto: Hendrik I Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pemeriksaan terhadap mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (NMI) kembali dijadwalkan hari ini. Nur Mahmudi Ismail diperiksa sebagai tersangka kasus pelebaran Jl Nangka, Tapo, Depok.

Kuasa hukum Nur Mahmudi Ismail, Iim Abdul Halim memastikan kliennya siap menjalani pemeriksaan. Iim mengaku tidak ada persiapan khusus dari Nur Mahmudi untuk menjalani pemeriksaan ini. "Biasa saja. Kita mempersiapkan materi semua sesuai dengan apa yang diketahui Pak Nur," ungkapnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendik I Raseukiy, Kamis (13/9).

Nur Mahmudi didampingi tiga orang kuasa hukum, salah satunya adalah Iim. Menurutnya sejauh ini pihaknya sudah mempelajari duduk perkara yang menyeret mantan Presiden Partai Keadilan (PK) itu.

Nur Mahmudi Ismail tersangkut dugaan korupsi yang merugikan negara Rp10,7 miliar karena diketahui mengeluarkan dana dari APBD Depok tahun 2015. Padahal, untuk pelebaran jalan tersebut sudah dibebankan kepada pihak swasta. Setelah memeriksa 80 saksi akhirnya penyidik menetapkan Nur sebagai tersangka. 

Dia ditetapkan sebagai tersangka pada 20 Agustus lalu. Kemudian dilakukan pemanggilan pertama pada pekan lalu. Namun yang bersangkutan tidak hadir. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 16 November 2018 - 21:50 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus bandar dan pengedar narkoba

Hukum | 16 November 2018 - 21:38 WIB

Penyerang anggota Polsek Penjaringan jalani tes kejiwaan

Event | 16 November 2018 - 21:24 WIB

Andik siap habis-habisan hadapi Thailand

Politik | 16 November 2018 - 21:07 WIB

DPR: Polemik politik masih jauh dari etika

Megapolitan | 16 November 2018 - 20:55 WIB

Atasi genangan air, Sudin SDA pasang `sheetpile` Kali BGR

Elshinta.com - Pemeriksaan terhadap mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (NMI) kembali dijadwalkan hari ini. Nur Mahmudi Ismail diperiksa sebagai tersangka kasus pelebaran Jl Nangka, Tapo, Depok.

Kuasa hukum Nur Mahmudi Ismail, Iim Abdul Halim memastikan kliennya siap menjalani pemeriksaan. Iim mengaku tidak ada persiapan khusus dari Nur Mahmudi untuk menjalani pemeriksaan ini. "Biasa saja. Kita mempersiapkan materi semua sesuai dengan apa yang diketahui Pak Nur," ungkapnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendik I Raseukiy, Kamis (13/9).

Nur Mahmudi didampingi tiga orang kuasa hukum, salah satunya adalah Iim. Menurutnya sejauh ini pihaknya sudah mempelajari duduk perkara yang menyeret mantan Presiden Partai Keadilan (PK) itu.

Nur Mahmudi Ismail tersangkut dugaan korupsi yang merugikan negara Rp10,7 miliar karena diketahui mengeluarkan dana dari APBD Depok tahun 2015. Padahal, untuk pelebaran jalan tersebut sudah dibebankan kepada pihak swasta. Setelah memeriksa 80 saksi akhirnya penyidik menetapkan Nur sebagai tersangka. 

Dia ditetapkan sebagai tersangka pada 20 Agustus lalu. Kemudian dilakukan pemanggilan pertama pada pekan lalu. Namun yang bersangkutan tidak hadir. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com