Selasa, 13 November 2018 | 02:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Menteri BUMN: perempuan penggerak pembangunan bangsa

Kamis, 13 September 2018 - 15:31 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno tengah menyampaikan peran BUMN memberdayakan perempuan dalam acara bincang-bincang yang digelar LKBN Antara bekerja sama dengan Telkom Indonesia di Hotel Grand Inna, Yogyakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2p2lS0H
Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno tengah menyampaikan peran BUMN memberdayakan perempuan dalam acara bincang-bincang yang digelar LKBN Antara bekerja sama dengan Telkom Indonesia di Hotel Grand Inna, Yogyakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2p2lS0H

Elshinta.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno menyebut bahwa kaum perempuan merupakan penggerak berbagai program pembangunan di Indonesia.

"BUMN sebagai agen pembangunan menyadari peran perempuan tidak terpisahkan dari pembangunan bangsa. Dengan begitu, banyak program telah digencarkan Kementerian BUMN bersama perusahaan milik negara yang melibatkan banyak perempuan sebagai mitra," kata Rini di sela rangkaian acara Sidang Umum ke-35 Interntional Council of Women (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Kamis (13/9).

Ia menjelaskan, banyak program BUMN yang telah diterapkan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan perempuan, khususnya di bidang usaha. Ia mencontohkan, kredit usaha rakyat (KUR), Rumah Kreatif BUMN, dan  Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan beberapa program yang dicanangkan BUMN untuk meningkatkan akses keuangan perempuan. "Kita harus memastikan perempuan punya kesempatan yang sama dengan laki-laki, (khususnya dalam berwirausaha)," kata Rini dalam bincang-bincang yang digelar LKBN Antara bersama Telkom Indonesia di sela Temu Nasional Organisasi Perempuan, Kamis.

Rini menyebutkan bahwa bank-bank BUMN telah menyalurkan hampir Rp220 triliun KUR kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang banyak digerakkan oleh perempuan. Tidak hanya KUR, beberapa perusahaan plat merah juga telah membangun Rumah Kreatif BUMN yang berfungsi sebagai wadah kolaborasi, dan inovasi untuk berwirausaha.

Saat ini, menurut Rini, ada sekitar 200 Rumah Kreatif BUMN yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Di samping KUR dan Rumah Kreatif BUMN, Rini juga memperkenalkan Mekaar sebagai salah satu program pemberdayaan yang digencarkan oleh pemerintah bersama perusahaan plat merah. Ia menjelaskan, Mekaar merupakan salah satu program pemberdayaan yang menyasar khusus perempuan usia produktif untuk berwirausaha.

Sejak dimulai pada 2016, Rini menjelaskan ada sekitar 18 ribu perempuan muda telah menerima pelatihan usaha dari Mekaar. Harapannya hingga akhir tahun, ia menjelaskan, peserta program Mekaar akan bertambah hingga menjadi 25 ribu perempuan muda, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Politik | 12 November 2018 - 22:38 WIB

Relawan bergerak kompak menangkan Jokowi - Ma'ruf di Sumsel

Politik | 12 November 2018 - 22:27 WIB

Pengamat: PSI bisa jadi role model milenial di pentas politik

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:40 WIB

Eden Hazard mengaku senang meski merasa lelah

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:28 WIB

Juan Mata menyebut MU jalani pekan yang tidak menentu

Kesehatan | 12 November 2018 - 21:12 WIB

Dua puskesmas di Kudus akan dinaikan status jadi rumah sakit

Elshinta.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno menyebut bahwa kaum perempuan merupakan penggerak berbagai program pembangunan di Indonesia.

"BUMN sebagai agen pembangunan menyadari peran perempuan tidak terpisahkan dari pembangunan bangsa. Dengan begitu, banyak program telah digencarkan Kementerian BUMN bersama perusahaan milik negara yang melibatkan banyak perempuan sebagai mitra," kata Rini di sela rangkaian acara Sidang Umum ke-35 Interntional Council of Women (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Kamis (13/9).

Ia menjelaskan, banyak program BUMN yang telah diterapkan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan perempuan, khususnya di bidang usaha. Ia mencontohkan, kredit usaha rakyat (KUR), Rumah Kreatif BUMN, dan  Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan beberapa program yang dicanangkan BUMN untuk meningkatkan akses keuangan perempuan. "Kita harus memastikan perempuan punya kesempatan yang sama dengan laki-laki, (khususnya dalam berwirausaha)," kata Rini dalam bincang-bincang yang digelar LKBN Antara bersama Telkom Indonesia di sela Temu Nasional Organisasi Perempuan, Kamis.

Rini menyebutkan bahwa bank-bank BUMN telah menyalurkan hampir Rp220 triliun KUR kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang banyak digerakkan oleh perempuan. Tidak hanya KUR, beberapa perusahaan plat merah juga telah membangun Rumah Kreatif BUMN yang berfungsi sebagai wadah kolaborasi, dan inovasi untuk berwirausaha.

Saat ini, menurut Rini, ada sekitar 200 Rumah Kreatif BUMN yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Di samping KUR dan Rumah Kreatif BUMN, Rini juga memperkenalkan Mekaar sebagai salah satu program pemberdayaan yang digencarkan oleh pemerintah bersama perusahaan plat merah. Ia menjelaskan, Mekaar merupakan salah satu program pemberdayaan yang menyasar khusus perempuan usia produktif untuk berwirausaha.

Sejak dimulai pada 2016, Rini menjelaskan ada sekitar 18 ribu perempuan muda telah menerima pelatihan usaha dari Mekaar. Harapannya hingga akhir tahun, ia menjelaskan, peserta program Mekaar akan bertambah hingga menjadi 25 ribu perempuan muda, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com