Sandiaga: Pernyataan soal kepala daerah salah paham
Kamis, 13 September 2018 - 16:09 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Kandidat Wakil Presiden RI, Sandiaga Salahudin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2N9nMLf

Elshinta.com - Kandidat Wakil Presiden RI, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pernyataan soal kepala daerah yang tidak boleh ikut dalam pusaran Pilpres merupakan kesalahpahaman.

"Pertama-tama perlu saya klarifikasi, pernyataan kami (kepala daerah tidak boleh mendukung Capres) hanya untuk koalisi Prabowo-Sandi, jadi jangan ada kesalahpahaman," ujar Sandiaga Uno saat menggelar kunjungan persahabatan di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (13/9).

Pernyataan Sandi tersebut, memunculkan polemik di antara kepala daerah, salah satunya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Emil, menganggap mendukung seseorang adalah hak pribadi asal tidak menyalahi aturan yang ada.

Bahkan Emil meminta agar Sandiaga bercermin. Pasalnya ketika menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, ia aktif mendukung calon kepala daerah yang tengah bertarung, termasuk pasangan Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu).

Menanggapi hal tersebut, Sandi mengatakan, bahwa permintaan itu bukan ditujukan ke seluruh kepala daerah, namun hanya bagi gubernur/wali kota/bupati yang ada di lingkaran koalisi Prabowo-Sandiaga Uno. "Kepala daerah terpilih dalam koalisi Prabowo-Sandi itu hendaknya fokus untuk membangun wilayah, karena mereka telah melewati proses pilkada yang panjang. Ini hanya untuk koalisi Prabowo-Sandi," kata dia, dikutip Antara.

Ia pun meminta maaf kepada kepala daerah yang merasa tersinggung terutama kepada Ridwan Kamil, terlebih pernyataan tersebut bukan ditujukan kepadanya. Sandi pun berharap pernyataannya tak usah dibesar-besarkan lagi. Ia khawatir hal tersebut akan menimbulkan situasi menjadi tidak kondusif. "Seandainya Pak Ridwan Kamil merasa tersindir, saya minta maaf. Tapi ini bukan ditujukan buat Pak Ridwan Kamil tapi ditujukan kepala daerah yang ada di koalisi Prabowo-Sandi," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com -Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo menginstruksikan pada simpatisa...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com -Ketua DPW Seknas Jokowi Jabodetabek, Monisyah mengatakan akan melanjutkan perjuan...
Selasa, 26 Maret 2019 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) kembali menyatakan bahwa...
Selasa, 26 Maret 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan p...
Senin, 25 Maret 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno saat kampanye terbuka di Gela...
Senin, 25 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Gelaran Pilpres 2019 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) semakin dekat. S...
Senin, 25 Maret 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Pasar murah yang digelar Tim Khusus 1901 Juara Kabupaten Cirebon pada hari ...
Minggu, 24 Maret 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - Partai Keadilan Sejahtera mengedepankan instrumen kampanye dialogis untuk m...
Minggu, 24 Maret 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Kedatangan Joko Widodo ke Jember, Jawa Timur bersama Ketua PKB Muhaimin Isk...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:52 WIB
Elshinta.com - Calon Wakil Presiden Indonesia nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyos...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)