Menteri PPPA berharap Indonesia mengaksesi FCTC
Kamis, 13 September 2018 - 16:55 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. Sumber foto: https://bit.ly/2ktjnlF

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise berharap Indonesia bisa segera mengaksesi Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) agar anak-anak Indonesia bisa terlindungi dari dampak buruk tembakau.

"Indonesia belum mengaksesi FCTC. Saya berharap ke depan akan diaksesi karena Indonesia juga sudah meratifikasi Konvensi Hak Anak," kata Yohana dalam pidato kuncinya pada Konferensi Asia Pasifik untuk Tembakau dan Kesehatan ke-12 (APACT12th) di Nusa Dua, Bali, Kamis (13/9).

FCTC merupakan konvensi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk melindungi generasi masa kini dan masa mendatang dari dampak konsumsi rokok dan paparan asap rokok. FCTC diprakarsai negara-negara berkembang anggota WHO, seperti dari Amerika Latin, India, Thailand serta Indonesia; dan disepakati pada 2003. Meskipun ikut memprakarsai, Indonesia masih belum meratifikasi atau mengaksesi FCTC.

Ketika ditanya tentang aksesi FCTC, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyatakan akan mengusahakan. "Nanti sama pemerintah. Saya tidak bisa jawab. Pasti akan kita usahakan," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Nila mengatakan perlindungan anak dari dampak buruk tembakau menjadi salah satu perhatiannya. Indonesia akan mendapatkan bonus demografi mulai 2030, sehingga anak-anak perlu dilindungi dari dampak buruk tembakau. "Harapan saya, anak-anak muda juga bersuara tentang hal ini," ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 21 TPS dikabupaten Kudus, Jawa Tengah melakukan penghitungan surat suar...
Rabu, 24 April 2019 - 20:46 WIB
Elshinta.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak terjebak dalam perse...
Rabu, 24 April 2019 - 19:59 WIB
Elshinta.com - Hingga Rabu (24/4) malam, pukul 19:45:04 WIB, data yang masuk di Sistem Informas...
Rabu, 24 April 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila menyampaikan bahwa tidak...
Rabu, 24 April 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Adanya pengakuan sebagai penganut kepercayaan oleh pemerintah pasca putusan...
Rabu, 24 April 2019 - 18:44 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu menganggap saat in...
Rabu, 24 April 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Pengamat Politik UIN Jakarta A Bakir Ihsan meminta semua pihak untuk memercayai ...
Rabu, 24 April 2019 - 17:08 WIB
Elshinta.com - Kapolres Indramayu, Jawa Barat, AKBP M Yoris MY Marzuki menyebutkan ba...
Rabu, 24 April 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Hingga Rabu (24/4) sore, pukul 17:00:03 WIB, data yang masuk di Sistem Informasi...
Rabu, 24 April 2019 - 16:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) belum menerima surat atau pemberitahuan resmi t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)