Sholawat Badar semangati anak-anak korban gempa Lombok
Kamis, 13 September 2018 - 20:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Ratusan anak korban gempa bersama sejumlah relawan dari PBNU lantunkan sholawat badar di Tenda Darurat, Lombok, NTB, Kamis (13/9). Kecerian nampak ketika Ketua Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (NU Care - LAZISNU), Achmad Sudrajat, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), M Ali Yusuf dan Wakil Sekjen PBNU, Imam Pituduh mengajak anak-anak melantuntan sholawat badar.

"Kita ajak bersholawat dengan ceria, ini penting untuk membangkitkan semangat, dan benar mereka mengikutinya dengan cerita wajahnya tanpa beban, dengan begitu mereka jadi terhibur, sedikit demi sedikit hilangkan traumanya," ujar Ketua NU Care - LAZISNU, Achmad Sudrajat yang gemar disama Kang Ajat dalam rilisnya yang diterima Redaksi Elshinta.com, Kamis (13/9).

Dititik lain NU telah menghadirkan Hadad Alwi pelantun lagu Umi yang sangat tersohor itu, "Iya kita juga sudah menghadirkan Artis untuk menghibur para korban bencana, yang nantinya para korban akan diajak bersholawat oleh Hadad Alwi, tentunya ini menjadi penting dan mereka butuh dihibur, dan ini hiburan religi sebagai pengisi psikososial," sambungnya

Selain itu diungkapkan Umi Salamah seorang guru yang mengajar di Madrasah Darurat yang didirikan Nahdlatul Ulama (NU), Umi Salamah mengatakan sudah hampir satu bulan anak-anak tidak sekolah, dia megungkapkan rasa syukurnya bisa kembali mengajar atas bantuan NU Peduli Lombok

"Sudah hampir satu bulan anak-anak tidak sekolah, ada seratus anak di sini, tadinya mau saya paksakan sekolah di tengah sawah, tapi kasihan juga kepanasan gak ada tendanya, akhirnya gak jadi sekolah di tengah sawah," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:27 WIB
Elshinta.com -Alat pendeteksi tsunami yang dipasang oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat di Wai...
Kamis, 17 Januari 2019 - 23:52 WIB
Elshinta.com - Persiapan pelaksanaan Millenial Road Safety Festival kian matang. Selain me...
Kamis, 17 Januari 2019 - 21:47 WIB
Elshinta.com - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mendalami modus jaringan kokain i...
Kamis, 17 Januari 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Banyaknya berkas persyaratan yang harus dipenuhi oleh para peserta CPNS yan...
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Gangguan pasokan air PDAM di sejumlah wilayah Kota Malang, Jawa Timur, lang...
Kamis, 17 Januari 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com - Pasien kanker di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Kanker ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Delegasi dari 13 negara yang mewakili Food and Agriculture Organisation (FA...
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 50 orang perwakilan dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah p...
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:33 WIB
Elshinta.com - Pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat ke-57 (Dikre...
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Sembilan personel Kepolisian Sektor Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Ria...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)