5.823 polisi amankan pertemuan IMF-WB di Bali pada Oktober
Jumat, 14 September 2018 - 06:15 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Wakapolda Bali Brigjen Pol I Wayan Sunartha di Polda Bali, Denpasar. Sumber foto: https://bit.ly/2N7JkYR

Elshinta.com - Sebanyak 5.823 personel dari Kepolisian Daerah Bali, satuan wilayah dan Mabes Polri akan diturunkan untuk mengamankan acara tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-WB) di Nusa Dua, Bali, pada 8-14 Oktober 2018.

"Jumlah personel dalam rangka pengamanan IMF-WB dari Polda Bali mau pun satwil kurang lebih 5.800," ujar Wakapolda Bali Brigjen Pol I Wayan Sunartha di Polda Bali, Denpasar, Kamis (13/9).

Untuk rincian, Polda Bali akan menurunkan 2.509 personel, didukung 2.650 satwil dan 664 personel dari Mabes Polri. Wakapolda menuturkan simulasi terkait kegiatan pengamanan juga sudah dilaksanakan melalui tactical game yang melibatkan semua personel.

Tidak hanya melakukan pengamanan untuk tamu VIP saat berjalannya kegiatan yang akan dihadiri perwakilan dari 189 negara itu, Wayan Sunartha mengatakan Polda Bali juga membentuk tim subsatgas untuk meningkatkan pengamanan di setiap wilayah lebih awal.

Ditlantas Polda Bali pun mengantisipasi kemacetan, khususnya pada pada saat pelaksaan makan malam di Garuda Wisnu Kencana pada 12 September 2018 yang akan diikuti 2.500 delegasi.

Jalur dari penginapan di Nusa Dua sampai GWK merupakan jalan satu arah yang padat penduduk serta dikunjungi banyak wisatawan mancanegara dan domestik sehungga harus diwaspadai. "Ini yang perlu kita waspadai dan sudah digladikan bagaimana kesiapan di lapangan. Mudah2an semua bisa berjalan dengan lancar," kata dia, dikutip dari Antara.

Sekitar 600 CCTV yang tersebar di berbagai titik di Bali terhubung dengan pusat komando di Polda Bali kian memudahkan pengawasan ketertiban.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 22 Februari 2019 - 20:48 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno beserta istri dan ibundanya, Ibu Mien Uno...
Jumat, 22 Februari 2019 - 20:24 WIB
Elshinta.com - Ahmad Khoiri Fuadi bayi dari Dewi Murtosiyah (22) warga Desa Lambangan, Kec...
Jumat, 22 Februari 2019 - 19:39 WIB
Elshinta.com - Dewan Pers meminta Kepolisian memproses pelaku tindakan kekerasan terhadap ...
Jumat, 22 Februari 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon menyesalkan masih terjadinya tin...
Jumat, 22 Februari 2019 - 18:04 WIB
Elshinta.com - Adanya dugaan keterlibatan RMG (39) seorang aparatur sipil negara (ASN) dij...
Jumat, 22 Februari 2019 - 17:43 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Nasional Antikekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempu...
Jumat, 22 Februari 2019 - 17:32 WIB
Elshinta.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) menilai sistem sat...
Jumat, 22 Februari 2019 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menilai Indonesia memiliki modal be...
Jumat, 22 Februari 2019 - 16:41 WIB
Elshinta.com -Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, menemuka...
Jumat, 22 Februari 2019 - 16:34 WIB
Elshinta.com - Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)