Senin, 19 November 2018 | 02:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Sopir tembak bus maut di Sukabumi ditetapkan sebagai tersangka

Jumat, 14 September 2018 - 06:31 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Bus Jakarta Wisata Transport terjun ke dalam jurang di jalan alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018). Sumber foto: https://bit.ly/2MXP3jM
Bus Jakarta Wisata Transport terjun ke dalam jurang di jalan alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018). Sumber foto: https://bit.ly/2MXP3jM

Elshinta.com - Polisi menetapkan sopir bus maut yang mengakibatkan 21 orang tewas dan 18 lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Sukabumi, Jawa Barat, sebagai tersangka.

“Setelah melakukan berbagai proses penyelidikan dan meningkatkan status menjadi penyidikan, sopir bus saudara M Adam kita tetapkan sebagai tersangka. Hal ini berdasar pada sejumlah bukti dan keterangan yang berhubungan dengan kecelakaan tersebut,” beber Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi dalam keterangannya, Kamis (13/8), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Nasriadi menyebut proses penyelidikan hingga penyidikan berikut gelar perkara dilakukan bersama Direktorat Lalulintas Polda Jabar dan Korlantas Polri. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil tim Traffic Accident Analysis (TAA).

“Keterangan dari masyarakat yang menolong korban, dan ada juga yang melihat saudara Adam ini jatuh dari bus tapi tidak mau ditolong dan menghilang lalu ditemukan oleh warga, untuk hasil lengkapnya kita menunggu hasil dari tim TAA dari Korlantas Polri dan Direktorat Polisi Lalulantas Polda Jabar,” lanjut Nasriadi.

Seperti diberitakan, bus Jakarta Wisata Transport terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di jalan alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (8/9/2018), sekitar pukul 12.14 WIB. Tercatat 21 orang tewas, 18 lainnya luka-luka, termasuk yang paling baru, kondektur merangkap sopir kabur setelah bus terjun ke dasar jurang. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Polisi menetapkan sopir bus maut yang mengakibatkan 21 orang tewas dan 18 lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Sukabumi, Jawa Barat, sebagai tersangka.

“Setelah melakukan berbagai proses penyelidikan dan meningkatkan status menjadi penyidikan, sopir bus saudara M Adam kita tetapkan sebagai tersangka. Hal ini berdasar pada sejumlah bukti dan keterangan yang berhubungan dengan kecelakaan tersebut,” beber Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi dalam keterangannya, Kamis (13/8), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Nasriadi menyebut proses penyelidikan hingga penyidikan berikut gelar perkara dilakukan bersama Direktorat Lalulintas Polda Jabar dan Korlantas Polri. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil tim Traffic Accident Analysis (TAA).

“Keterangan dari masyarakat yang menolong korban, dan ada juga yang melihat saudara Adam ini jatuh dari bus tapi tidak mau ditolong dan menghilang lalu ditemukan oleh warga, untuk hasil lengkapnya kita menunggu hasil dari tim TAA dari Korlantas Polri dan Direktorat Polisi Lalulantas Polda Jabar,” lanjut Nasriadi.

Seperti diberitakan, bus Jakarta Wisata Transport terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di jalan alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (8/9/2018), sekitar pukul 12.14 WIB. Tercatat 21 orang tewas, 18 lainnya luka-luka, termasuk yang paling baru, kondektur merangkap sopir kabur setelah bus terjun ke dasar jurang. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 19:14 WIB

Sambas perlu BNKK tekan peredaran narkoba

Minggu, 18 November 2018 - 18:40 WIB

Hak individu keluarga korban Lion gugat Boeing

Minggu, 18 November 2018 - 17:39 WIB

Korban Lion Air asal Italia belum diserahkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com