Sabtu, 22 September 2018 | 22:53 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Menteri PPPA: Sidang umum ICW majukan perempuan

Jumat, 14 September 2018 - 06:52 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. Sumber foto: https://bit.ly/2xfzwRQ
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. Sumber foto: https://bit.ly/2xfzwRQ

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise berharap penyelenggaraan Sidang Umum ke-35 International Council of Women dan Temu Nasional Seribu Perempuan Indonesia mampu mendorong kemajuan peran perempuan di berbagai bidang.

"Semoga bisa berkontribusi dalam melindungi, memberdayakan dan memajukan kaum perempuan," kata Yohana saat memberikan sambutan dalam acara welcome dinner Panitia dan Peserta Sidang Umum ke-35 International Council of Women (ICW) di Malioboro, Yogyakarta, Kamis (13/9) malam.

Menurut Yohana, kehadiran para peserta dari berbagai belahan dunia di Yogyakarta membuktikan komitmen ICW (Dewan Perempuan Internasional), khususnya perempuan Indonesia, dalam gerakan memperjuangkan pemberdayaan mereka di berbagai bidang.

Dikutip Antara, di Indonesia, menurut Yohana, perempuan dan anak masih menghadapi berbagai macam masalah. Mereka masih menjadi kelompok yang rentan terhadap kemiskinan, bencana alam, konflik, dan kekerasan. "Perempuan dan anak masih sering mangalami berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikis dan seksual," kata dia.

Di sisi lain, lanjut dia, perempuan di beberapa daerah masih mengalami stereotype, marginalisasi, subordinasi, dan beban ganda. Tugas perempuan, kata dia, dianggap hanya melaksanakan pekerjaan yang berkaitan dengan wilayah domestik atau rumah tangga, sedangkan laki-laki dianggap sebagai pencari nafkah utama. "Sehingga pendapatan yang dihasilkan oleh perempuan dianggap sebagai tambahan saja," kata dia.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan perempuan tersebut, menurut Yohana, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi menjadi faktor yang sangat penting untuk ditingkatkan. "Perempuan memiliki potensi yang sangat besar untuk membangun bangsa, maka akses dan partisipasi perempuan di segala bidang pembangunan harus diberikan," ujarnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com