Senin, 19 November 2018 | 21:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

Kapolri: Papua masih rawan konflik Pemilu

Jumat, 14 September 2018 - 07:29 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Kapolri Tito Karnavian dan Wakasad Letjen Tatang Sulaiman memberikan keterangan pers sehubungan dengan Rakor Ops Mantap Brata 2018, Kamis (13/9) siang. Foto: Radio Elshinta/Mur
Kapolri Tito Karnavian dan Wakasad Letjen Tatang Sulaiman memberikan keterangan pers sehubungan dengan Rakor Ops Mantap Brata 2018, Kamis (13/9) siang. Foto: Radio Elshinta/Mur

Elshinta.com - Jelang Pemilu serentak 2019, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian masih menyoroti Papua sebagai provinsi yang rawan konflik. Menurut Kapolri, kerawanan konflik di Papua tidak berlaku ketika pemilihan presiden (pilpres), tapi pemilihan legislatif (Pileg).

“Papua masih menjadi atensi kita. Ini yang kita perhatikan agak rawan, bukan pilpresnya, tapi pilegnya,” kata Kapolri dalam amanahnya saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional dalam rangka mewujudkan pengamanan Pemilu 2019, di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

Kapolri memaparkan, rawannya konflik di Papua saat Pileg dikarenakan para bakal calon anggota legislatif ngotot ingin jadi anggota dewan. Sehingga, ujar dia, tidak heran para bakal caleg bisa melakukan berbagai cara demi terpenuhi keinginannya.

“Semua mau survive pengin terpilih, jadi bertanding di dapil masing-masing dengan calon partai lain. Itu pertarungan keras. Partai berusaha calegnya lolos supaya lolos parlimentery threshold yang 4 persen, karena kalau tidak lolos partainya bubar,” kata Kapolri, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Berdasarkan hal itu, Kapolri mengatakan, pada Pemilu 2019, pihaknya tidak hanya fokus Pilpres. Sebab, yang diduga akan lebih “kencang” di dapil-dapil dalam memperebutkan kursi legislatif. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asian Games 2018 | 19 November 2018 - 21:35 WIB

Peralatan olahraga eks Asian Games 2018 diinventarisasi

Bencana Alam | 19 November 2018 - 21:26 WIB

BPBD Purbalingga minta warga waspadai bencana

Aktual Luar Negeri | 19 November 2018 - 21:18 WIB

Kapolri sepakat tingkatkan kerja sama penegakan hukum dengan AS

Hukum | 19 November 2018 - 21:07 WIB

Kejaksaan Agung tunda eksekusi Baiq Nuril

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:57 WIB

Kodam III Siliwangi tandatangani zona integritas menuju WBK

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:44 WIB

Disnakertrans Karawang khawatir kenaikan UMK memicu PHK

Elshinta.com - Jelang Pemilu serentak 2019, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian masih menyoroti Papua sebagai provinsi yang rawan konflik. Menurut Kapolri, kerawanan konflik di Papua tidak berlaku ketika pemilihan presiden (pilpres), tapi pemilihan legislatif (Pileg).

“Papua masih menjadi atensi kita. Ini yang kita perhatikan agak rawan, bukan pilpresnya, tapi pilegnya,” kata Kapolri dalam amanahnya saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional dalam rangka mewujudkan pengamanan Pemilu 2019, di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

Kapolri memaparkan, rawannya konflik di Papua saat Pileg dikarenakan para bakal calon anggota legislatif ngotot ingin jadi anggota dewan. Sehingga, ujar dia, tidak heran para bakal caleg bisa melakukan berbagai cara demi terpenuhi keinginannya.

“Semua mau survive pengin terpilih, jadi bertanding di dapil masing-masing dengan calon partai lain. Itu pertarungan keras. Partai berusaha calegnya lolos supaya lolos parlimentery threshold yang 4 persen, karena kalau tidak lolos partainya bubar,” kata Kapolri, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Berdasarkan hal itu, Kapolri mengatakan, pada Pemilu 2019, pihaknya tidak hanya fokus Pilpres. Sebab, yang diduga akan lebih “kencang” di dapil-dapil dalam memperebutkan kursi legislatif. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 17:08 WIB

Ma`ruf Amin bantah jadi alat untuk digantikan Ahok

Senin, 19 November 2018 - 15:00 WIB

SBY akan kampanyekan Prabowo Maret 2019

Senin, 19 November 2018 - 09:26 WIB

309 caleg bertarung perebutkan kursi DPRD

Minggu, 18 November 2018 - 19:38 WIB

BPN Prabowo-Sandi targetkan gaet milenial di 10 provinsi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com