Minggu, 18 November 2018 | 14:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Koalisi Prabowo-Sandiaga usul debat capres-cawapres pakai bahasa Inggris

Jumat, 14 September 2018 - 08:31 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2NdTTtu
Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2NdTTtu

Elshinta.com - Koalisi partai politik pengusung pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengusulkan agar debat capres-cawapres diselingi bahasa Inggris.

"Boleh juga kali ya (debat menggunakan bahasa Inggris). Ya makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto di Rumah Pemenangan PAN, di Jalan Daksa, Jakarta, Kamis (13/9) malam.

Menurut Yandri, dikutip Antara, tidak masalah jika debat pasangan calon (paslon) menggunakan bahasa Inggris karena pemimpin Indonesia terpilih nantinya akan bergaul dan berbicara di dunia internasional menggunakan bahasa Inggris.

Dia menilai tidak masalah menggunaan bahas Inggris dalam debat capres-cawapres walaupun dalam Undang-Undang tentang kebahasaan itu wajib disampaikan dalam pidato resmi.

"Namun karena presiden bergaul di dunia internasional, supaya tidak ada kesalahan komunikasi dan salah tafsir dari lawan bicara, ya memang penting juga calon presiden matang dalam menguasai bahasa luar dari bahasa Indonesia itu," ujarnya.

Namun, dia menjelaskan, aturan teknis dalam debat capres-cawapres seperti penggunaan bahasa Inggris harus dibicarakan dengan KPU, lalu terkait format debat dan porsi cawapres dalam menyampaikan visi misi.

Yandri mengatakan, mitra koalisi Prabowo-Sandiaga akan merinci model debat paslon dan berharap pekan depan teknis dari model debat tersebut selesai.

Selain teknis debat memakai bahasa Inggris, menurut dia, koalisi Prabowo-Sandiaga juga menginginkan pemaparan kandidat tidak dibatasi dalam beberapa menit. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:50 WIB

Wali Kota ajak masyarakat waspada DBD

Musibah | 18 November 2018 - 13:39 WIB

Tagana diminta petakan daerah rawan banjir

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:29 WIB

Menhub RI tutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Tangerang

Pembangunan | 18 November 2018 - 13:19 WIB

Rohidin ajak seluruh masyarakat bahu-membahu membangun Bengkulu

Aktual Luar Negeri | 18 November 2018 - 12:52 WIB

Militer Rusia: 18 prajurit Suriah tewas dalam serangan oleh gerilyawan

Kriminalitas | 18 November 2018 - 12:24 WIB

Polisi ringkus WNA transaksi narkoba di perbatasan

Elshinta.com - Koalisi partai politik pengusung pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengusulkan agar debat capres-cawapres diselingi bahasa Inggris.

"Boleh juga kali ya (debat menggunakan bahasa Inggris). Ya makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto di Rumah Pemenangan PAN, di Jalan Daksa, Jakarta, Kamis (13/9) malam.

Menurut Yandri, dikutip Antara, tidak masalah jika debat pasangan calon (paslon) menggunakan bahasa Inggris karena pemimpin Indonesia terpilih nantinya akan bergaul dan berbicara di dunia internasional menggunakan bahasa Inggris.

Dia menilai tidak masalah menggunaan bahas Inggris dalam debat capres-cawapres walaupun dalam Undang-Undang tentang kebahasaan itu wajib disampaikan dalam pidato resmi.

"Namun karena presiden bergaul di dunia internasional, supaya tidak ada kesalahan komunikasi dan salah tafsir dari lawan bicara, ya memang penting juga calon presiden matang dalam menguasai bahasa luar dari bahasa Indonesia itu," ujarnya.

Namun, dia menjelaskan, aturan teknis dalam debat capres-cawapres seperti penggunaan bahasa Inggris harus dibicarakan dengan KPU, lalu terkait format debat dan porsi cawapres dalam menyampaikan visi misi.

Yandri mengatakan, mitra koalisi Prabowo-Sandiaga akan merinci model debat paslon dan berharap pekan depan teknis dari model debat tersebut selesai.

Selain teknis debat memakai bahasa Inggris, menurut dia, koalisi Prabowo-Sandiaga juga menginginkan pemaparan kandidat tidak dibatasi dalam beberapa menit. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Debat capres akan ditonton seluruh warga Indonesia, tentu rakyat ingin tau apa yang disampaikan masing2 capres/cawapres. jadi gunakanlah bahasa Indonesia. Niat mau tunjuk kebolehan berbahasa internasional tapi tidak pada kondisi dan tempat yang tepat. Bijaklah
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Minggu, 18 November 2018 - 07:56 WIB

PDIP optimistis Jokowi-Ma'ruf menang di Jabar

Minggu, 18 November 2018 - 07:17 WIB

Ma'ruf Amin berharap santri bisa jadi presiden

Sabtu, 17 November 2018 - 18:37 WIB

Perempuan kunci memenangi Pilpres

Sabtu, 17 November 2018 - 17:47 WIB

PDIP memulai kegiatan safari kebangsaan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com