Selasa, 13 November 2018 | 02:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Prabowo-Sandiaga dekati Yenny Wahid, NasDem optimistis NU solid dukung Jokowi-Ma`ruf

Jumat, 14 September 2018 - 08:43 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2x9KZ60
Sumber foto: https://bit.ly/2x9KZ60

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johny G Plate menyatakan optimistis masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) akan solid mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo dan Ma`ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019.

"Masyarakat NU itu sangat solid. Semua keluarga besar dan lengan poltiknya NU ada di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mendukung pasangan Jokowi-Ma`ruf," kata Johny G Plate, di Posko Pemenangan Cemera, di Jakarta, Kamis (13/9).

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (TKN capres-cawapres) Jokowi-Ma'ruf ini menilai, lengan politiknya NU adalah partai-partai politik yang memiliki basis massa masyarakat NU dan partai politik itu ada di KIK. 

Masyarakat NU, kata dia, mendapat tempat terhormat pada KIK karena partai-partai politik dalam KIK sepakat mengusung Joko Widodo berpasangan dengan tokoh NU yakni KH Ma'ruf Amin.
 
Ketika ditanya soal pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang mendekati tokoh NU, menurut Johny, hal itu tidak akan mengganggu dukungan masyarakat NU kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Menurut dia, kunjungan cawapres Sandiaga Uno kepada keluarga almarhum KH Abdurrahman Wahid dan pendekatannya kepada Yenny Wahid, juga tidak akan mengganggu dukungan masyarakat NU kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Johny tidak yakin Yenny Wahid akan memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi. "Sampai saat ini Yenny belum menentukan dukungannya," katanya, dikutip Antara

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Politik | 12 November 2018 - 22:38 WIB

Relawan bergerak kompak menangkan Jokowi - Ma'ruf di Sumsel

Politik | 12 November 2018 - 22:27 WIB

Pengamat: PSI bisa jadi role model milenial di pentas politik

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:40 WIB

Eden Hazard mengaku senang meski merasa lelah

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:28 WIB

Juan Mata menyebut MU jalani pekan yang tidak menentu

Kesehatan | 12 November 2018 - 21:12 WIB

Dua puskesmas di Kudus akan dinaikan status jadi rumah sakit

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johny G Plate menyatakan optimistis masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) akan solid mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo dan Ma`ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019.

"Masyarakat NU itu sangat solid. Semua keluarga besar dan lengan poltiknya NU ada di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mendukung pasangan Jokowi-Ma`ruf," kata Johny G Plate, di Posko Pemenangan Cemera, di Jakarta, Kamis (13/9).

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (TKN capres-cawapres) Jokowi-Ma'ruf ini menilai, lengan politiknya NU adalah partai-partai politik yang memiliki basis massa masyarakat NU dan partai politik itu ada di KIK. 

Masyarakat NU, kata dia, mendapat tempat terhormat pada KIK karena partai-partai politik dalam KIK sepakat mengusung Joko Widodo berpasangan dengan tokoh NU yakni KH Ma'ruf Amin.
 
Ketika ditanya soal pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang mendekati tokoh NU, menurut Johny, hal itu tidak akan mengganggu dukungan masyarakat NU kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Menurut dia, kunjungan cawapres Sandiaga Uno kepada keluarga almarhum KH Abdurrahman Wahid dan pendekatannya kepada Yenny Wahid, juga tidak akan mengganggu dukungan masyarakat NU kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Johny tidak yakin Yenny Wahid akan memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi. "Sampai saat ini Yenny belum menentukan dukungannya," katanya, dikutip Antara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 12 November 2018 - 19:35 WIB

Bawaslu: Mobil pribadi berstiker caleg tidak melanggar

Senin, 12 November 2018 - 13:15 WIB

SBY sebut Demokrat tidak akan tenggelam

Senin, 12 November 2018 - 07:25 WIB

Jokowi yakin pemuda tidak takut politik `genderuwo`

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com