Sabtu, 22 September 2018 | 22:55 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

/ Manajemen

Bagaimana membuat advertorial untuk produk?

Jumat, 14 September 2018 - 10:37 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2Qo6GaC
Sumber foto: https://bit.ly/2Qo6GaC

Elshinta.com - Advertorial merupakan salah satu bentuk iklan yang biasanya dimuat di sebuah media baik cetak maupun online dengan gaya jurnalistik. Bentuk iklan advertorial dibuat dengan gaya soft selling, lebih banyak memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pembaca ketimbang mengajak seseorang untuk membeli atau semacamnya. Setiap media, biasanya memberikan rubrik khusus untuk ini sehingga bentuk tulisan advertorial segera dapat dibedakan dengan bentuk tulisan berita pada umumnya. 

Lalu, apa manfaatnya membuat advertorial bagi perusahaan? Advertorial sebenarnya banyak dibuat untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai sebuah merek atau brand. Jadi, tujuan dari dibuatnya iklan advertorial adalah membangun brand awareness

Dengan cara ini, citra sebuah perusahaan dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga masyarakat punya kepercayaan (trust) yang tinggi pada merek tersebut. Selain itu, advertorial juga dapat digunakan sebagai saran edukasi bagi calon konsumen mengenai manfaat sebuah produk. 

Mempublikasikan konten iklan advertorial tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Terlebih lagi bila itu dilakukan di media massa seperti koran cetak atau majalah. Namun, advertorial juga dapat dipublikasikan di blog atau websIte berita yang tidak terlalu besar namun masih cukup ramai dikunjungi oleh pembaca sehingga budget yang diperlukan jadi lebih sedikit. 

Dalam membuat konten advertorial, ada baiknya bila kamu memerhatikan hal-hal sebagai berikut. 

Lebih banyak mengandung informasi

Konten advertorial bukan merupakan bentuk iklan hard selling jadi kita dituntut untuk menyampaikan lebih banyak informasi ketimbang promosi. Pada dasarnya, hampir semua orang benci iklan. Dengan advertorial, orang diharapkan dapat diajak secara tidak langsung mengenal sebuah produk atau brand dengan memberikan informasi kepada mereka terlebih dahulu. 

Misalnya bila kamu seorang distributor pakaian anak-anak. Kamu bisa membuat sebuah artikel yang membahas bagaimana bentuk, bahan, dan gaya baju anak yang trendi namun tetap nyaman dipakai. Kamu bisa menjelaskan karakteristik 

Menggunakan bahasa yang ringan

Advertorial berasal dari dua kata yaitu advertising dan editorial. Ada editorial di sini yang harus menjadi perhatian. Penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah dan logika bahasa tetap harus diperhatikan. Hal ini tentu saja berbeda dengan penggunaan bahasa yang sifatnya hard selling, yang sering kali boleh mengabaikan kaidah-kaidah bahasa. 

Meskipun harus tetap memerhatikan kaidah, penggunaan bahasa pada konten advertorial sebaiknya dibuat dengan bahasa yang ringan. Beberapa produk memiliki istilah-istilah sendiri yang mungkin belum dipahami oleh masyarakat luas. Tugas dari advertorial ini lah agar istilah yang rumit dapat dicerna dengan baik. 

Hindari penggunaan promosi langsung

Pada konten advertorial, konten promosi biasanya tetap ada namun dalam persentasi yang lebih sedikit. Biasanya, ada pada bagian paragraph akhir. Namun, bentuk promosinya pun tidak secara langsung seperti “Beli sekarang juga” dan semacamnya. Lebih kepada informasi mengenai bagaimana konsumen bisa membeli produk tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com