Pasukan Israel mulai hancurkan kafilah pemrotes di permukiman Badui
Jumat, 14 September 2018 - 09:57 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Warga Palestina yang berdemo bentrok dengan pasukan Israel dalam aksi protes menuntut hak untuk kembali ke tanah kelahiran mereka di perbatasan Israel-Palestina, Jumat (20/4). Sumber foto: https://bit.ly/2OfzQHj

Elshinta.com - Beberapa sumber Palestina pada Kamis mengatakan kendaraan militer Israel mendekati permukiman Badui Al-Khan Al-Ahmar saat fajar dan mulai menghancurkan kafilah pemrotes yang didirikan oleh pegiat.

Beberapa sumber mengatakan penguasa Israel mengumumkan daerah tersebut sebagai zona militer tertutup sampai setidaknya pukul 17.00 waktu setempat, dan mereka diberitahu desa itu takkan seluruhnya dihancurkan pada Kamis. Daerah Al-Khan Al-Ahmar, yang berada di sebelah timur Jerusalem, dikenakan blokade ketat oleh pasukan Israel yang menguasai jalan masuk pendukung ke permukiman tersebut.

Pemberitahuan satu pekan disahkan oleh pengadilan tinggi Israel sebelum perintah penghancuran, demikian laporan Xinhua yang dikutip Antara. Sebelumnya pengadilan itu telah menolak permohonan banding oleh warga Badui Al-Khan Al-Ahmar dan membuat putusan yang mendukung penghancuran permukiman itu setelah mengusir warganya pada 5 September.

Sejak putusan pengadilan tersebut dikeluarkan, rakyat Palestina telah mengumumkan untuk tidak mengajukan banding baru ke pengadilan Israel, tapi akan menuntut Israel di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) jika desa itu dihancurkan dan memulai gerakan solidaritas terbuka di permukiman tersebut. Lebih dari 200 rumah dan bangunan masyarakat ditetapkan akan dihancurkan di daerah itu, tempat tinggal hampir 1.400 orang Palestina. Permukiman tersebut menderita kekurangan layanan dasar dan prasarana, seperti jaringan listrik, sistem pembuangan atau jalan yang layak.

Permukiman itu hanya memiliki sekolah buat masyarakat Badui di daerah tersebut, satu masjid dan satu pusat perawatan kesehatan serta beberapa rumah yang semuanya terancam dihancurkan oleh Israel tanpa ditawarkan tempat permukiman baru. Masyarakat di Al-Khan Al-Ahmar adalah satu dari 46 permukiman Badui di bagian tengah Tepi Barat Sungai Jordan --yang oleh PBB dipandang terancam pengusiran paksa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com - Mantan direktur utama salah satu badan usaha milik negara di Provinsi Haina...
Rabu, 16 Januari 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah China telah meminta perusahaan negara untuk tidak melakukan kunj...
Senin, 07 Januari 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya tiga warga sipil tewas dan sembilan lainnya mengalami cedera dal...
Senin, 07 Januari 2019 - 06:22 WIB
Elshinta.com - Raja Kelantan Sultan Muhammad V mengundurkan diri sebagai Raja Malaysia ke-...
Minggu, 06 Januari 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Pertempuran memasuki hari keempat antarkelompok gerilyawan yang didukung ol...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 14:49 WIB
Elshinta.com - Turki pada Jumat (4/1) membantah pernyataan yang baru-baru ini dikeluarkan ...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 12:55 WIB
Elshinta.com - Angkatan bersenjata China harus memperkuat kewaspadaan soal keadaan darurat...
Jumat, 04 Januari 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (4/1), dengan ...
Jumat, 04 Januari 2019 - 09:35 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Arab Saudi pada Kamis menuntut agar lima dari 11 tersangka kasus ...
Selasa, 01 Januari 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Dr Xavier Jayakumar memuji pern...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)