Minggu, 18 November 2018 | 13:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Aktual Olahraga

Menpora optimis Indonesia masuk peringkat 7 besar Asian Para Games 2018

Jumat, 14 September 2018 - 10:14 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Melihat saat mengunjungi pelatnas bowling di Bengawan Sport Center Solo Baru, Jawa Tengah, Kamis (13/9). Sumber foto: https://bit.ly/2xa07zu
Melihat saat mengunjungi pelatnas bowling di Bengawan Sport Center Solo Baru, Jawa Tengah, Kamis (13/9). Sumber foto: https://bit.ly/2xa07zu

Elshinta.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi optimis tim Indonesia bisa memenuhi target masuk peringkat 7 besar dalam Asian Para Games 2018. 

Menpora optimis perolehan medali salah satunya dari cabang olahraga Bowling. Hal itu disampaikan Menpora usai mengunjungi pelatnas bowling di Bengawan Sport Center Solo Baru, Jawa Tengah, Kamis (13/9).
 
Menpora memastikan persiapan pelatnas bowling telah maksimal, tinggal beberapa penyesuaian dengan venue pertandingan yang ada di Jakarta. 

"Dari bowling nanti kita harapkan meraih satu medali emas yang bisa membantu pencapaian tujuh besar dari target prestasi ini," tegasnya didampingi Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenpora.
 
Menpora merasa terkesan salah satu atlet putri potensi peraih emas bowling Indonesia, Elsa Maris, memperlihatkan progres latihan yang membanggakan. 
"Saya tadi langsung nyoba bersama calon peraih medali emas Elsa rupanya memang pantas banget meraih emas tinggal support, persiapan mental dan fisiknya, saya juga minta kepada NPC agar dijaga kesehatan atlet, nutrisi, psikologi sehingga mereka bisa maksimal dan jauh dari masalah non-teknis," ujar Menpora.
 
Hasil try out para atlet, menurut Menpora, menjadi hal penting dan menjadi tolak ukur yang tidak bisa dikesampingkan. "Hasil try out menjadi tolak ukur kita dari try out tentu mereka telah bertemu atlet-atlet dari negara lain yang mungkin tidak ikut di APG, ada angka yang membuat kita optimis ada juga ada rencana pencapaian baru tetapi kita akan fokus pada 16 medali emas yang diperjuangkan," tuturnya.
 
Prestasi Indonesia di APG Guangzhou tahun 2010 Indonesia di peringkat 14 dengan koleksi 1 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu. APG ke-2 tahun 2014 Incheon Indonesia Peringkat 9, dengan 9 medali emas, 11 perak dan 18 perunggu.

Di APG ke-3 2018 Jakarta, NPC Indonesia menargetkan Indonesia di peringkat 7 dengan 17 emas, yang diprediksi dari cabor para athletic 2 emas, para badminton 4 emas, chess 4 emas, power lifting 1 emas, swiming 4 emas, table tennis 2 emas. Sementara, cabang dengan emas terbanyak yaitu di para athletic 169 medali emas. 15 cabang dari 18 cabang APG 2018 merupakan kualifikasi pertama Paralymlic 2020 Tokyo. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:50 WIB

Wali Kota ajak masyarakat waspada DBD

Musibah | 18 November 2018 - 13:39 WIB

Tagana diminta petakan daerah rawan banjir

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:29 WIB

Menhub RI tutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Tangerang

Pembangunan | 18 November 2018 - 13:19 WIB

Rohidin ajak seluruh masyarakat bahu-membahu membangun Bengkulu

Aktual Luar Negeri | 18 November 2018 - 12:52 WIB

Militer Rusia: 18 prajurit Suriah tewas dalam serangan oleh gerilyawan

Kriminalitas | 18 November 2018 - 12:24 WIB

Polisi ringkus WNA transaksi narkoba di perbatasan

Elshinta.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi optimis tim Indonesia bisa memenuhi target masuk peringkat 7 besar dalam Asian Para Games 2018. 

Menpora optimis perolehan medali salah satunya dari cabang olahraga Bowling. Hal itu disampaikan Menpora usai mengunjungi pelatnas bowling di Bengawan Sport Center Solo Baru, Jawa Tengah, Kamis (13/9).
 
Menpora memastikan persiapan pelatnas bowling telah maksimal, tinggal beberapa penyesuaian dengan venue pertandingan yang ada di Jakarta. 

"Dari bowling nanti kita harapkan meraih satu medali emas yang bisa membantu pencapaian tujuh besar dari target prestasi ini," tegasnya didampingi Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenpora.
 
Menpora merasa terkesan salah satu atlet putri potensi peraih emas bowling Indonesia, Elsa Maris, memperlihatkan progres latihan yang membanggakan. 
"Saya tadi langsung nyoba bersama calon peraih medali emas Elsa rupanya memang pantas banget meraih emas tinggal support, persiapan mental dan fisiknya, saya juga minta kepada NPC agar dijaga kesehatan atlet, nutrisi, psikologi sehingga mereka bisa maksimal dan jauh dari masalah non-teknis," ujar Menpora.
 
Hasil try out para atlet, menurut Menpora, menjadi hal penting dan menjadi tolak ukur yang tidak bisa dikesampingkan. "Hasil try out menjadi tolak ukur kita dari try out tentu mereka telah bertemu atlet-atlet dari negara lain yang mungkin tidak ikut di APG, ada angka yang membuat kita optimis ada juga ada rencana pencapaian baru tetapi kita akan fokus pada 16 medali emas yang diperjuangkan," tuturnya.
 
Prestasi Indonesia di APG Guangzhou tahun 2010 Indonesia di peringkat 14 dengan koleksi 1 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu. APG ke-2 tahun 2014 Incheon Indonesia Peringkat 9, dengan 9 medali emas, 11 perak dan 18 perunggu.

Di APG ke-3 2018 Jakarta, NPC Indonesia menargetkan Indonesia di peringkat 7 dengan 17 emas, yang diprediksi dari cabor para athletic 2 emas, para badminton 4 emas, chess 4 emas, power lifting 1 emas, swiming 4 emas, table tennis 2 emas. Sementara, cabang dengan emas terbanyak yaitu di para athletic 169 medali emas. 15 cabang dari 18 cabang APG 2018 merupakan kualifikasi pertama Paralymlic 2020 Tokyo. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com