Sabtu, 22 September 2018 | 22:57 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Penelitian: Sebagian masyarakat belum mampu deteksi hoax

Jumat, 14 September 2018 - 11:03 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xbj7yp
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xbj7yp

Elshinta.com - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa 44 persen masyarakat di Tanah Air belum mampu mendeteksi berita bohong atau hoax, sehingga banyak warga yang masih terpengaruh oleh berita tersebut, demikian riset yang dilakukan oleh DailySocial.id.

"Riset ini mencoba mendalami bagaimana distribusi berita bohong di platform digital dan menjadi referensi bagi pihak- pihak terkait untuk membantu menekan penyebaran hoax," ujar Pimpinan DailySocial.id, Amir Karimuddin, seperti dikutip dari Antara, Jumat (14/9).

Amir menambahkan, masih banyak warga yang belum mampu mencerna informasi dengan benar dan sepenuhnya, tetapi memiliki keinginan untuk segera membagikannya dengan yang lain, khususnya melalui laman sosial yang kita banyak gunakan saat ini. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil riset yang menyatakan bahwa 72 persen responden memiliki kecenderungan untuk membagikan informasi yang bagi mereka adalah penting dan tapi hanya sekitar 55 persen dari responden yang memverifikasi keakuratan berita.

Riset distribusi hoaks di media sosial 2018 memaparkan saluran terbanyak penyebar berita bohong dijumpai di media sosial yaitu di laman Facebook sebanyak 82 persen, disusul WhatsApp sebanyak 57 persen dan sebanyak 29 persen dari Instagram yang diambil dari 2032 responden yang menggunakan telepon genggam di penjuru Indonesia. Oleh sebab itu, Amir mengatakan bahwa hoaks adalah suatu permasalahan yang dihadapi masyarakat, media dan pemerintah saat ini.

"Salah satu cara yang dilakukan adalah memahami terlebih dahulu bagaimana persebaran hoax," ujar Amir Banyak pihak- pihak yang mencoba untuk menahan penyebaran berita bohong atau hoaks tersebut seperti pemerintah yang meregulasi melalui UU ITE dan pengembang platform berusaha menyediakan fitur pelaporan berita.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com