Selasa, 13 November 2018 | 02:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

KPK panggil Teuku Rafly Pasha terkait kasus korupsi dermaga Sabang Aceh

Jumat, 14 September 2018 - 11:27 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memanggil Teuku Rafly Pasya terkait kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga Sabang, Aceh, sebagai saksi untuk tersangka PT Tuah Sejati.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka PT TS (Tuah Sejati)," ucapnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Sebelumnya, PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati dijerat KPK sebagai tersangka korporasi terkait kasus korupsi pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang 2006-2011. Kedua korporasi itu diduga diperkaya dalam proyek tersebut, menyebabkan kerugian negara Rp313 miliar.

Keuntungan yang diterima PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati sebesar Rp94,58 miliar. Rinciannya, PT Nindya Karya sebesar Rp44,68 miliar dan PT Tuah Sejati sebesar Rp49,9 miliar.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Politik | 12 November 2018 - 22:38 WIB

Relawan bergerak kompak menangkan Jokowi - Ma'ruf di Sumsel

Politik | 12 November 2018 - 22:27 WIB

Pengamat: PSI bisa jadi role model milenial di pentas politik

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:40 WIB

Eden Hazard mengaku senang meski merasa lelah

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:28 WIB

Juan Mata menyebut MU jalani pekan yang tidak menentu

Kesehatan | 12 November 2018 - 21:12 WIB

Dua puskesmas di Kudus akan dinaikan status jadi rumah sakit

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memanggil Teuku Rafly Pasya terkait kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga Sabang, Aceh, sebagai saksi untuk tersangka PT Tuah Sejati.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka PT TS (Tuah Sejati)," ucapnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Sebelumnya, PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati dijerat KPK sebagai tersangka korporasi terkait kasus korupsi pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang 2006-2011. Kedua korporasi itu diduga diperkaya dalam proyek tersebut, menyebabkan kerugian negara Rp313 miliar.

Keuntungan yang diterima PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati sebesar Rp94,58 miliar. Rinciannya, PT Nindya Karya sebesar Rp44,68 miliar dan PT Tuah Sejati sebesar Rp49,9 miliar.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com