Senin, 19 November 2018 | 02:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

KPK petakan aset Setya Novanto

Jumat, 14 September 2018 - 12:06 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK sedang memetakan aset Setya Novanto berupa tanah dan bangunan untuk disita, jika Setnov tidak sanggup membayar uang pengganti korupsi proyek pengadaan KTP elektronik. 

"Pemetaan aset sudah dilakukan. Akan lebih baik pengembaliannya dalam bentuk aset yang sudah tidak perlu proses lelang lebih lanjut. Kalau nanti diperlukan proses perampasan atau penyitaan sampai pelelangan tentu akan dilakukan," kata Febri di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

KPK masih menunggu pelunasan pembayaran uang pengganti Setnov yang sudah diputus hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) DKI Jakarta.

Menurutnya, Setnov telah membayar uang pengganti secara menyicil dalam tiga kali tahapan dan berjanji melunasinya. "Tapi kami harap tidak terlalu lama kalau memang ada etiket baik bersikap koperatif. Tapi, aset-aset bangunan dan keuangan sudah diidentifikasi oleh KPK melalui unit labuksi," papar Febri. 

KPK telah menerima uang pengganti yang dibayarkan Setnov sekira Rp6,1 miliar dan USD100 ribu. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK sedang memetakan aset Setya Novanto berupa tanah dan bangunan untuk disita, jika Setnov tidak sanggup membayar uang pengganti korupsi proyek pengadaan KTP elektronik. 

"Pemetaan aset sudah dilakukan. Akan lebih baik pengembaliannya dalam bentuk aset yang sudah tidak perlu proses lelang lebih lanjut. Kalau nanti diperlukan proses perampasan atau penyitaan sampai pelelangan tentu akan dilakukan," kata Febri di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

KPK masih menunggu pelunasan pembayaran uang pengganti Setnov yang sudah diputus hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) DKI Jakarta.

Menurutnya, Setnov telah membayar uang pengganti secara menyicil dalam tiga kali tahapan dan berjanji melunasinya. "Tapi kami harap tidak terlalu lama kalau memang ada etiket baik bersikap koperatif. Tapi, aset-aset bangunan dan keuangan sudah diidentifikasi oleh KPK melalui unit labuksi," papar Febri. 

KPK telah menerima uang pengganti yang dibayarkan Setnov sekira Rp6,1 miliar dan USD100 ribu. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com