Sabtu, 22 September 2018 | 22:58 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden minta mahasiswa gerak cepat hadapi perubahan global

Jumat, 14 September 2018 - 13:35 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara Peresmian Pembukaan Kongres XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9). Sumber Foto: https://bit.ly/2CWkVkt
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara Peresmian Pembukaan Kongres XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9). Sumber Foto: https://bit.ly/2CWkVkt

Elshinta.com - Presiden Joko Wisodo meminta mahasiswa untuk bergerak cepat merespon perubahan global sekaligus mengantisipasi revolusi industri 4.0.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara Peresmian Pembukaan Kongres XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia bertema 68 Tahun GMKI Mengabdi untuk Indonesia di Auditorium The Forest Resort Pamoyanan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9), mengatakan perubahan teknologi dan kondisi global yang begitu cepat harus disikapi dengan cermat. 

"Kita harus sadar bahwa sekarang ini terjadi perubahan-perubahan di dunia global. Perubahan ini begitu cepat. Kita harus tahu dan mengikuti semua, terutama anak-anak muda," ujar Presiden.

Para mahasiswa dan peserta kongres GMKI begitu antusias mendengarkan sambutan bahkan beberapa di antaranya bersorak riuh rendah terutama saat Presiden menyebut kalimat "Ya gila bro."

Pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo mengatakan anak-anak muda merupakan ujung tombak bangsa yang paling mampu untuk mengikuti dan mengantisipasi terhadap perubahan-perubahan dunia.

Apalagi dengan adanya revolusi industri keempat yang perubahannya dikatakan tiga ribu kali lebih cepat dibanding revolusi industri pertama, mengharuskan bangsa Indonesia untuk benar-benar mempersiapkan diri agar mampu bersaing."Ada yang harus kita siapkan, yang harus kita antisipasi, itulah pekerjaan besar kita. Kita bisa melakukan lompatan kalau kita bisa merencanakan dan mengantisipasi terhadap perubahan-perubahan yang ada. Kalau tidak betul-betul ditinggal kita," tuturnya.

Presiden menyebutkan, lompatan kemajuan dan adaptasi perubahan global tersebut hanya dapat diwujudkan bila seluruh elemen bangsa bersatu dan bahu membahu demi kepentingan besar bangsa Indonesia. 

Maka itu, di akhir sambutan, Kepala Negara mengajak seluruh pihak untuk menjaga kerukunan dan persatuan sekaligus bersiap terhadap tantangan zaman. "Saya mengajak kita untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan-perubahan itu. Sekali lagi, persatuan dan kerukunan kita harus terus kita jaga supaya mereka menjadi satu," ucap Presiden, seperti dikutip Antara.

Turut hadir mendampingi Presiden, diantaranya Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Ketua Umum PP GMKI Sahat Martin Philip Sinurat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com