Sandiaga sebut usulan debat pakai bahasa Inggris tidak tepat
Jumat, 14 September 2018 - 14:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Sandiaga Uno. Foto: Doddy H.,/Elshinta.com.

Elshinta.com - Bakal Cawapres Sandiaga Uno mengatakan bahwa usulan agar debat capres-cawapres menggunakan  berbahasa Inggris tidak tepat.

"Saya rasa enggak perlu. Ini pendapat pribadi saya, bahwa bahasa kita adalah bahasa Indonesia. Bahasa yang dimengerti 100 persen oleh orang Indonesia," ujarnya di kawasan Bulungan,  Jakarta Selatan, Jumat (14/9).

Dikatakannya, bahasa Inggris tidak menjangkau seluruh rakyat, padahal debat disaksikan seluruh lapisan masyarakat. "Bahasa Inggris ya ada yang mengerti tapi kita kan ingin menjangkau seluruh rakyat Indonesia," paparnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

Ia juga berpendapat usulan penambahan durasi debat tidak perlu karena biasanya menjadi tempat saling menyerang.

"Durasi saya pernah ikut Pilkada, saya pernah ikut debat, karena menurut saya yang dikhawatirkan debat itu jadi tempat saling serang menyerang. Saya menyarankannya urun rembuk aja. Karena keadaan bangsa kita sedang tidak baik. Kalau kita saling debat malah memperlebar kesenjangan dan jarak antara satu kubu dengan kubu lain," bebernya.

Menurutnya, daripada menambah durasi debat,  disarankan diadakan sarasehan dengan menghadirkan para ahli dari kedua kubu untuk membahas masalah di bidang tertentu. Cara itu dinilainya lebih efisien ketimbang menambah debat yang berpotensi saling menyerang antar kedua belah pihak tanpa menyelesaikan masalah. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com -Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan 72,4 persen jalan di provinsi ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sangat kecewa atas sikap Uni Eropa dalam meng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)