Selasa, 25 September 2018 | 22:59 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

UKM / Peluang

4 franchise minuman kekinian yang bisa dicoba dengan modal kecil

Jumat, 14 September 2018 - 16:00 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto:https://bit.ly/2p83OSS
Sumber foto:https://bit.ly/2p83OSS

Elshinta.com - Memiliki bisnis sendiri seharusnya sudah menjadi cita-cita semua orang. Tantangan hidup yang semakin berat dengan harga-harga yang semakin tinggi membuat profesi sebagai karyawan swasta atau pegawai negeri sipil saja tidaklah cukup. Karena itu, meskipun kita sudah cukup nyamana dengan gaji yang kita terima setiap bulannya, hal tersebut sebaiknya tak lantas membuat Anda berpuas diri.

Bila Anda sekarang adalah seorang pekerja, mulailah menyisihkan sebagian penghasilan Anda tersebut untuk merintis usaha sampingan, atau menyiapkan usaha baru bila Anda resign atau pensiun. Manfaatkan “zona nyaman” sebagai pekerja untuk mengumpulkan modal dan mulai mencari tahu bisnis apa yang potensial untuk Anda jalani. 

Franchise, omset bagus dan mudah dilakukan

Salah satu usaha yang mudah dilakukan, memiliki prospek bisnis yang bagus dan risiko bisnis yang kecil adalah franchise. Mengapa bisnis franchise mudah dilakukan? Karena secara teknis Anda hanya mengikuti model bisnis yang sudah dilakukan oleh orang lain, dengan riset pasar yang terlebih dahulu dilakukan.

Selain itu, Anda cukup membayar sejumlah uang kepada pemilik franchise lalu Anda mendapatkan semua peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk memulai usaha, tanpa perlu bingung memulainya harus seperti apa. Bila belum cukup ahli untuk membuat produknya, Anda pun bisa belajar secara langsung kepada franchisor yang biasanya sudah termasuk ke dalam paket franchise. 

Bisnis franchise memiliki prospek bisnis yang cukup baik karena sudah memiliki brand sendiri. Anda tak perlu repot memperkenalkan produk kepada masyarakat karena biasanya, masyarakat pun sudah cukup tahu mengenai produk tersebut. Terlebih lagi, bila produk franchise yang Anda ingin jalani sedang ramai di masyarakat. Selain yang sudah ramai, Anda pun bisa mencari produk franchise yang sudah diterima masyarakat sebagai makanan atau minuman yang wajar dikonsumsi setiap hari, tak peduli apakah sedang tren atau tidak. 

Dengan kemudahan dan prospek bisnis tersebut, franchise memang sebagai sebuah bisnis tak lepas dari faktor risiko. Namun, modal yang dikeluarkan untuk franchise secara perhitungan sebenarnya lebih kecil bila dibandingkan bila Anda membuat brand sendiri. Karena itu, bisnis franchise ini memiliki risiko yang terukur. 

Franchise minuman

Salah satu franchise yang cukup bagus prospeknya, dan mudah sekali dijalani adalah franchise bisnis minuman. Minuman yang dimaksud dalam hal ini seperti jenis-jenis minuman kopi, thai tea, es bubble, maupun es mangga yang sekarang sedang tren. Proses pembuatan minuman-minuman ini tak memerlukan keahlian khusus, Anda cukup belajar 1 atau 2 hari, pasti bisa membuatnya sendiri. 

Dari sisi modal, bisnis franchise minuman bisa dimulai dari Rp3,5 juta sampai Rp25 juta. Besar kecilnya modal terkait dengan perlengkapan yang diterima, serta segmentasi pembeli yang ingin dituju. Bila Anda hanya menargetkan pasar di sekitar rumah Anda yang tidak terlalu ramai misalnya, Anda bisa mengambil franchise dengan modal kecil. Tentu saja, Anda tak bisa mengharapkan omzet yang besar pula bila modalnya juga kecil. 

Bila Anda cukup serius menjadikan bisnis franchise minuman ini untuk menambah pundi-pundi penghasilan, Anda bisa mengambil franchise dengan modal sedang, berkisar antara Rp8 juta hingga Rp10 juta. Franchise dengan modal sebesar ini, biasanya memiliki both yang cukup besar, dengan perlengkapan yang lebih banyak. Anda bisa membuat toko kecil untuk bisnis minuman di lokasi yang strategis. 

Berikut ini beberapa contoh brand franchise yang dalam paket kerjasamanya menyediakan pilihan paket sedang yaitu antara Rp8 juta hingga Rp10 juta. Perlu diketahu, biaya paket tersebut belum termasuk sewa tempat dan gaji karyawan yang merupakan tanggung jawab Anda pribadi. 

Dum Dum Thai Tea

Penikmat minuman thai tea, mungkin tidak asing lagi dengan brand  yang satu ini. Ya, Dum Dum Thai Tea merupakan salah brand minuman teh khas Thailand yang cukup terkenal. Franchise nya tersebar di berbagai wilayah di Indonesia terutama di kota-kota besar. 

Dum Dum sudah berdiri sejak tahun 2015 lalu, cukup lama untuk minuman yang booming pada tahun 2017 lalu tersebut. Produk Dum Dum memiliki cukup banyak varian rasa diantaranya original thai tea, original green tea, dan chocolate thai tea.

Berdasarkan keterangan resminya yang dikutip dari waralabku.com, Dum Dum mematok harga Rp8,5 juta. Fasilitas yang diterima diantaranya paket both lengkap, pelatihan pembuatan produk beserta SOPnya, seragam dan media promosi baik offline maupun online. 

Chocolate Indonesia

Chocolate Indonesia merupakan salah satu franchisor di bidang minuman kopi. Chocolate Indonesia menjanjikan bisnis minuman  yang high value dengan produk dan perlengkapan premium yang diklaim mampu membuat bisnisnya bertahan dalam jangka waktu panjang. Bila dilirik dari sisi produknya, kopi memang sudah menjadi minuman yang lumrah diminum oleh masyarakat. Minuman ini juga memiliki penggemar tersendiri sehingga meskipun berbagai minuman jenis baru datang silih berganti, minuman kopi tetap diminati. . 

Seperti yang dikutip dari website resminya, Chocolatte Indonesia menyiapkan empat jenis paket kemitraan. Masing-masing paket tersebut yaitu paket dengan modal Rp7,5 juta, Rp8 juta, Rp12,5 juta, dan Rp25 juta. Namun, Chocolatte Indonesia menerapkan sistem franchisee fee di mana Anda diwajibakan membayar itu sebesar Rp5 juta untuk satu kali saja. Bila dilihat dari potensi bisnis minuman kopi yang relatif stabil dan cenderung meningkat serta trade record selama belasan tahun, franchise ini layak Anda coba. 

Soklat Banget

Minuman coklat juga sudah hampir seperti kopi, sudah menjadi minuman yang lumrah di masyarakat. Tidak terikat dengan tren yang sewaktu-waktu bisa berganti. Hal ini penting bagi kelangsungan jangka panjang bisnis Anda. Salah satu franchisor yang cukup terkenal dalam jenis minuman yang satu ini yaitu Soklat Banget. Berdiri sejak tahun 2014, Soklat Banget telah cukup banyak memiliki mitra yang tersebar di berbagai wilayah. 

Soklat Banget memiliki enam jenis varian rasa seperti stroberi, jelly, dark coklat, keju, kopi sampai susu. Bahkan, varian rasa tersebut juga bisa dikombinasikan dengan aneka toping yang sudah disiapkan oleh Franchisor maupun dengan inovasi Anda sendiri. 

Paket kerjasamanya terbilang cukup murah. Anda bisa memulainya dari paket Rp3,8 juta, Rp5,5 juta, sampai Rp6 juta. Tidak seperti Chocolatte yang menyediakan both kelas premium, Soklat menyediakan both yang relative kecil-kecil. Hal ini sebenarnya tidak terlalu masalah karena segmentasi pasar minuman jenis ini adalah anak-anak hingga remaja. 

Mangojak

Minuman yang juga sempat booming pada 2017 lalu adalah minuman mangga. Di beberapa tempat, atrian untuk mendapatkan minuman ini bahkan antriannya mengular cukup panjang. Minuman berbahan dasar mangga ini diolah dengan resep Thailand. 

Salah satu pemain besar dalam bisnis minuman ini adalah Mangojak. Menurut situs resimya, minuman mangga ini mulai populer di Malaysia dan Filipina dan kemudian sampai ke Indonesia. 

Tips Sukses

Itulah empat franchise minuman kekinian yang bisa Anda coba sebagai peluang bisnis. Memang, bisnis semacam ini memerlukan modal tunai yang cukup besar, namun bila Anda saat ini sebagai karyawan, tak ada salahnya bila mulai dari sekarang mengumpulkan modal. 

Bisnis franchise ini apalagi minuman yang bahan bakunya tidak akan basi seperti jika Anda bisnis franchise makanan, bisa saja menjadi penghasilan tambahan buat Anda. Cukup menginvestasikan sejumlah dana untuk modal, cari lokasi, dan rekrut karyawan. Anda tetap bisa menjadi seorang karyawan namun dengan pendapatan sampingan yang besar. Kuncinya, ada pada manajemen usahanya. 

Yang Anda perlu lakukan adalah memastikan ketersediaan bahan baku, memastikan pengeluaran dan pemasukan terdata dengan baik, serta kualitas produk yang tetap terjaga. Jangan puas hanya dengan satu cabang. Biasakanlah untuk kembali menginvestasikan pendapatan yang diterima untuk membuat cabang baru. Ini cara agar usaha Anda terus langgeng dan mampu bertahan dalam keadaan sulit. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 25 September 2018 - 21:39 WIB

Timnas U-19 Indonesia menyerah dari China 0-3

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 21:29 WIB

Wapres hadiri pembukaan Sidang Umum ke-73 PBB

Politik | 25 September 2018 - 21:14 WIB

TKN Jokowi-Ma'ruf: Presiden komitmen tidak langgar PKPU

Aktual Olahraga | 25 September 2018 - 20:56 WIB

Indonesia incar dua medali emas tenis meja Asian Para Games 2018

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 20:45 WIB

Bupati Lumajang siap berantas pungli

Peluang | 25 September 2018 - 20:35 WIB

Mengintip strategi pemasaran “Kue Artis”

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 25 September 2018 - 20:35 WIB

Mengintip strategi pemasaran “Kue Artis”

Selasa, 25 September 2018 - 19:41 WIB

Peluang usaha makanan sehat semakin potensial

Selasa, 25 September 2018 - 15:08 WIB

3 manfaat lakukan pembukuan pada bisnis

Senin, 24 September 2018 - 21:15 WIB

Alasan mengapa pelaku usaha perlu berinvestasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com