Facebook perluas cek berita palsu ke foto dan video
Jumat, 14 September 2018 - 18:52 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NL7tEa

Elshinta.com - Facebook menambah kemampuan pengecekan fakta mereka terhadap berita palsu ke foto dan video, bukan hanya teks.

"Hari ini, kami memperluas pengecekan fakta untuk foto dan video ke 27 mitra kami di 17 negara di seluruh dunia. Ini akan membantu kami mengidentifikasi dan mengambil langkah terhadap misinformasi lebih cepat," kata Manajer Produk Facebook, Antonia Woodford, melalui blog resmi, Kamis (13/9) waktu setempat.

Sama seperti pengecekan fakta untuk artikel, Facebook juga menggunakan "machine learning" dibantu dengan pelaporan dari pengguna. Foto dan video bermasalah tersebut dikirim ke mitra "fact-checker" mereka untuk ditelaah lebih jauh.

"Pengecek fakta dapat memeriksa foto dan video benar atau salah dengan gabungan kemampuan-kemampuan untuk memeriksa dengan praktik jurnalistik, seperti menggunakan referensi dari penelitian, akademik atau kantor pemerintah," kata Woodford, seperti dikutip Antara.

Facebook juga menggunakan optical character recognition (OCR) untuk memisahkan teks dari foto dan membandingkannya dengan teks dari artikel, untuk mendeteksi apakah sebuah foto atau video dimanipulasi.

Facebook menilai penyebaran berita palsu berbeda medium di masing-masing negara tempat mereka beroperasi. "Contohnya, di Amerika Serikat, orang-orang mendapat misinformasi dari artikel, sementara di Indonesia, mereka melihat foto yang menyesatkan," kata dia.

Foto dan video bermasalah yang masuk ke platform Facebook dikategorikan dalam manipulasi atau fabrikasi, tidak sesuai konteks dan klaim teks atau audio.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 20:29 WIB
Elshinta.com -Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas mengatakan pro-kontra te...
Selasa, 26 Maret 2019 - 16:36 WIB
Elshinta.com -Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan pihaknya ma...
Senin, 25 Maret 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan fitur yang jika diaktifkan akan dapat...
Senin, 18 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Situs dagang Bukalapak membenarkan ada peretas yang berusaha menembus situs merek...
Senin, 18 Maret 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com -Seorang peretas asal Pakistan mengklaim mencuri data sekitar ratusan juta akun da...
Kamis, 14 Maret 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, aplikasi JakEVO milik Pemerintah Prov...
Kamis, 14 Maret 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com -Aplikasi berkirim pesan WhatsApp terkena imbas gangguan Facebook dan Instagram ya...
Rabu, 13 Maret 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Layanan Google sempat mengalami gangguan untuk Gmail, Drive, Hangouts dan G...
Selasa, 12 Maret 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com -Aplikasi perpesanan populer milik Facebook, WhatsApp, mengingatkan seluruh penggu...
Sabtu, 02 Maret 2019 - 12:14 WIB
Elshinta.com - Operator TikTok, yang sebelumnya dikenal dengan Musical.ly, harus membayar ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)