Selasa, 25 September 2018 | 03:22 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

IPTEK / Aplikasi

Facebook perluas cek berita palsu ke foto dan video

Jumat, 14 September 2018 - 18:52 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto:  https://bit.ly/2NL7tEa
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NL7tEa

Elshinta.com - Facebook menambah kemampuan pengecekan fakta mereka terhadap berita palsu ke foto dan video, bukan hanya teks.

"Hari ini, kami memperluas pengecekan fakta untuk foto dan video ke 27 mitra kami di 17 negara di seluruh dunia. Ini akan membantu kami mengidentifikasi dan mengambil langkah terhadap misinformasi lebih cepat," kata Manajer Produk Facebook, Antonia Woodford, melalui blog resmi, Kamis (13/9) waktu setempat.

Sama seperti pengecekan fakta untuk artikel, Facebook juga menggunakan "machine learning" dibantu dengan pelaporan dari pengguna. Foto dan video bermasalah tersebut dikirim ke mitra "fact-checker" mereka untuk ditelaah lebih jauh.

"Pengecek fakta dapat memeriksa foto dan video benar atau salah dengan gabungan kemampuan-kemampuan untuk memeriksa dengan praktik jurnalistik, seperti menggunakan referensi dari penelitian, akademik atau kantor pemerintah," kata Woodford, seperti dikutip Antara.

Facebook juga menggunakan optical character recognition (OCR) untuk memisahkan teks dari foto dan membandingkannya dengan teks dari artikel, untuk mendeteksi apakah sebuah foto atau video dimanipulasi.

Facebook menilai penyebaran berita palsu berbeda medium di masing-masing negara tempat mereka beroperasi. "Contohnya, di Amerika Serikat, orang-orang mendapat misinformasi dari artikel, sementara di Indonesia, mereka melihat foto yang menyesatkan," kata dia.

Foto dan video bermasalah yang masuk ke platform Facebook dikategorikan dalam manipulasi atau fabrikasi, tidak sesuai konteks dan klaim teks atau audio.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 24 September 2018 - 22:05 WIB

Divonis 13 tahun penjara, SAT ajukan banding

Ekonomi | 24 September 2018 - 21:57 WIB

PKS: Generasi milenial harus didorong jadi petani

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 21:45 WIB

Polda antisipasi aksi balas dendam suporter Persija

Musibah | 24 September 2018 - 21:23 WIB

Pengemudi truk ditemukan meninggal di rest area

Manajemen | 24 September 2018 - 21:15 WIB

Alasan mengapa pelaku usaha perlu berinvestasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 24 September 2018 - 17:46 WIB

Cegah pelanggaran UU ITE, Kemkominfo kenalkan Nawala

Senin, 24 September 2018 - 10:28 WIB

Facebook akan umumkan layar pintar miliknya

Senin, 24 September 2018 - 09:35 WIB

Zaman medsos, foto cetak instan tetap diminati

Sabtu, 22 September 2018 - 11:25 WIB

Ini cara mengirim GIF di Instagram

Jumat, 21 September 2018 - 11:20 WIB

Huawei hadirkan ponsel lipat didukung jaringan 5G

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com