Senin, 19 November 2018 | 19:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden Jokowi sebutkan Menteri Perempuan sebagai ibu bangsa

Jumat, 14 September 2018 - 19:59 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama menteri 'Srikandi'. Sumber foto: https://bit.ly/2OoabMH
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama menteri 'Srikandi'. Sumber foto: https://bit.ly/2OoabMH

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebutkan menteri perempuannya yang telah berkinerja sebagai ibu bangsa yang mendidik bangsa dan memperbaiki mentalitas bangsa.

"Ada yang lemah lembut, gemulai seperti Ibu Yohana Yembise, lalu seperti Ibu Nila Moeloek. Tapi ada juga yang aktif agresif seperti Ibu Susi," kata Jokowi dalam sambutannya saat membuka Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Pendopo Balkondes Hotel Grand Inna Malioboro, pada Jumat (14/9).

Menurut Jokowi, terdapat sebanyak delapan menteri yang berkarya untuk bangsa saat ini.

Pada saat perayaan Hari Ibu di Raja Ampat, Papua, Jokowi menyebutkan beberapa ucapan dari menteri-menteri perempuannya.

"Saya ingat Ibu Puan saat itu menyampaikan jadilah ibu yang memperkokoh karakter memperhalus budi dan mengajarkan tradisi luhur demi kebangkitan bangsa. Ibu Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi saat itu juga menyampaikan jadilah ibu yang menjalin silaturahim, menjaga kehormatan, dan menjunjung kemanusiaan demi martabat bangsa. Kemudian Ibu Sri Mulyani juga menyampaikan jadilah ibu yang jujur dan cermat dalam berhitung, cerdas mengelola, anti korupsi demi kemakmuran bangsa," kata Jokowi.

Selain itu, "Menteri Kesehatan Nila F Moeloek juga mengucapkan jadilah ibu yang merawat menjaga dan menyembuhkan demi keselamatan bangsa," kata Jokowi, seperti dikutip Antara.

Kemudian Jokowi juga menyebutkan kutipan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang mengatakan "jadilah ibu yang memelihara, menata, menciptakan lingkungan yang nyaman demi kelestarian bangsa".

Lalu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan jadilah ibu yang tegas, berani menegur bila ada yang salah, jika perlu tenggelamkan demi keutuhan bangsa.

Presiden juga menyebut kutipan dari Menteri BUMN Rini Soemarno yang mengatakan jadilah ibu yang tidak segan bekerja menggali potensi diri membantu peningkatan pendapatan demi kemajuan bangsa.

Selain itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan jadilah ibu yang melindungi generasi masa depan dan membangun sesamanya demi keberlangsungan bangsa.

"Dan saat itu saya menyampaikan jadilah ibu bangsa wahai perempuan Indonesia. Ini adalah sebuah tanggung jawab besar perempuan Indonesia untuk menjadi Ibu bangsa," tegas Jokowi.

Presiden menyampaikan sambutan pembukaan itu didepan ribuan perempuan Indonesia dan internasional yang berkumpul melaksanakan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia dan Dewan Perempuan Internasional.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Megapolitan | 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Hukum | 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:46 WIB

Arcandra: Investasi satu sumur bisa capai Rp1,5 triliun

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:33 WIB

Ratusan prajurit Kostrad jalani tes urine

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebutkan menteri perempuannya yang telah berkinerja sebagai ibu bangsa yang mendidik bangsa dan memperbaiki mentalitas bangsa.

"Ada yang lemah lembut, gemulai seperti Ibu Yohana Yembise, lalu seperti Ibu Nila Moeloek. Tapi ada juga yang aktif agresif seperti Ibu Susi," kata Jokowi dalam sambutannya saat membuka Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Pendopo Balkondes Hotel Grand Inna Malioboro, pada Jumat (14/9).

Menurut Jokowi, terdapat sebanyak delapan menteri yang berkarya untuk bangsa saat ini.

Pada saat perayaan Hari Ibu di Raja Ampat, Papua, Jokowi menyebutkan beberapa ucapan dari menteri-menteri perempuannya.

"Saya ingat Ibu Puan saat itu menyampaikan jadilah ibu yang memperkokoh karakter memperhalus budi dan mengajarkan tradisi luhur demi kebangkitan bangsa. Ibu Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi saat itu juga menyampaikan jadilah ibu yang menjalin silaturahim, menjaga kehormatan, dan menjunjung kemanusiaan demi martabat bangsa. Kemudian Ibu Sri Mulyani juga menyampaikan jadilah ibu yang jujur dan cermat dalam berhitung, cerdas mengelola, anti korupsi demi kemakmuran bangsa," kata Jokowi.

Selain itu, "Menteri Kesehatan Nila F Moeloek juga mengucapkan jadilah ibu yang merawat menjaga dan menyembuhkan demi keselamatan bangsa," kata Jokowi, seperti dikutip Antara.

Kemudian Jokowi juga menyebutkan kutipan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang mengatakan "jadilah ibu yang memelihara, menata, menciptakan lingkungan yang nyaman demi kelestarian bangsa".

Lalu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan jadilah ibu yang tegas, berani menegur bila ada yang salah, jika perlu tenggelamkan demi keutuhan bangsa.

Presiden juga menyebut kutipan dari Menteri BUMN Rini Soemarno yang mengatakan jadilah ibu yang tidak segan bekerja menggali potensi diri membantu peningkatan pendapatan demi kemajuan bangsa.

Selain itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan jadilah ibu yang melindungi generasi masa depan dan membangun sesamanya demi keberlangsungan bangsa.

"Dan saat itu saya menyampaikan jadilah ibu bangsa wahai perempuan Indonesia. Ini adalah sebuah tanggung jawab besar perempuan Indonesia untuk menjadi Ibu bangsa," tegas Jokowi.

Presiden menyampaikan sambutan pembukaan itu didepan ribuan perempuan Indonesia dan internasional yang berkumpul melaksanakan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia dan Dewan Perempuan Internasional.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Senin, 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Senin, 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Senin, 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com