Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pembangunan

Menteri PUPR: Akses aman air minum Indonesia butuh biaya Rp253 triliun

Sabtu, 15 September 2018 - 06:28 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Sumber foto: https://bit.ly/2NINWUM
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Sumber foto: https://bit.ly/2NINWUM

Elshinta.com - Target pemerintah untuk mencapai 100 persen akses aman air minum pada tahun 2019 di seluruh kawasan Indonesia memerlukan biaya sedikitnya Rp253 triliun.

"Diperkirakan untuk mencapai 100 persen akses aman air minum diperlukan biaya yang sangat besar, yaitu sekitar Rp253,8 triliun dengan komposisi 20 persen dari APBN dan 80 persen non-APBN," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara, Jumat (14/9).

Mengingat keterbatasan dana APBN, lanjutnya, maka skema kerja sama pendanaan dari BUMN dan BUMD sangat diperlukan untuk meningkatkan akses layanan air minum bagi masyarakat.

Di bidang air minum, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya juga telah membuat Program Strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum dengan membangun beberapa Sistem Penyedian Air Minum (SPAM), yaitu SPAM Regional, SPAM Kawasan Perkotaan, SPAM Kawasan Khusus, SPAM Kawasan Rawan Air, dan SPAM berbasis masyarakat.

SPAM tersebut rencananya akan segera dibangun pemerintah di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Bandar Lampung, Jakarta, dan berbagai daerah lainnya dengan kapasitas yang cukup besar mulai dari 1.000 hingga 5.000 liter/detik.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Target pemerintah untuk mencapai 100 persen akses aman air minum pada tahun 2019 di seluruh kawasan Indonesia memerlukan biaya sedikitnya Rp253 triliun.

"Diperkirakan untuk mencapai 100 persen akses aman air minum diperlukan biaya yang sangat besar, yaitu sekitar Rp253,8 triliun dengan komposisi 20 persen dari APBN dan 80 persen non-APBN," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara, Jumat (14/9).

Mengingat keterbatasan dana APBN, lanjutnya, maka skema kerja sama pendanaan dari BUMN dan BUMD sangat diperlukan untuk meningkatkan akses layanan air minum bagi masyarakat.

Di bidang air minum, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya juga telah membuat Program Strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum dengan membangun beberapa Sistem Penyedian Air Minum (SPAM), yaitu SPAM Regional, SPAM Kawasan Perkotaan, SPAM Kawasan Khusus, SPAM Kawasan Rawan Air, dan SPAM berbasis masyarakat.

SPAM tersebut rencananya akan segera dibangun pemerintah di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Bandar Lampung, Jakarta, dan berbagai daerah lainnya dengan kapasitas yang cukup besar mulai dari 1.000 hingga 5.000 liter/detik.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com