Sabtu, 22 September 2018 | 11:17 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Peristiwa / Musibah

Korlantas Polri rapat bersama terkait penanganan kecelakaan di Cikidang

Sabtu, 15 September 2018 - 10:01 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Korlantas Polri rapat bersama terkait penanganan kecelakaan di Cikidang. Foto: Istimewa/Elshinta.
Korlantas Polri rapat bersama terkait penanganan kecelakaan di Cikidang. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Banyaknya faktor permasalahan kecelakaan bus yang terjadi di Cikidang Sukabumi Jawa Barat pada Sabtu (8/9) lalu, hingga menewaskan 21 penumpang dan 17 luka. Hal ini pun menjadi atensi dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Dalam mencari solusi penanganan kasus ini, para stakeholder terkait di antaranya Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian PU, Kemenkes, Jasa Raharja, Bina Marga, KNKT dan lainnya melaksanakan rapat terpadu di Kantor Kementerian Perhubungan di Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta. Jumat (14/9).

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Refdi Andri, M.Si. bersama Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi memiliki harapan akan solusi dalam hal menjaga keselamatan berlalu lintas.

"Kalau kita lihat, faktor penyebabnya adalah akumulatif, yakni lalainya pengemudi, faktor jalan, kendaraan yang tidak laik dan lalainya pemilik angkutan, bahkan bisa juga penyelenggara dari bus," kata Kakorlantas.

Kakorlantas memaparkan contoh beberapa solusi, salahsatunya adalah harus dibuat protap mekanisme kesadaran akan keselamatan. Seperti dalam hal penerbangan, dimana pramugari akan memperagakan protap-protap keselamatan di dalam pesawat.

"Dari mekanisme protap seperti ini nantinya ada Informasi yang disampaikan oleh petugas, baik informasi perjalanan maupun informasi tentang keselamatan dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam peraturannya, sebuah perusahaan angkutan itu harus memberikan sebuah jaminan. Jaminan keselamatan, keamanan, kenyamanan dan jaminan informasi perjalanan," ujar Kakorlantas.

Kakorlantas juga memberikan saran, agar di setiap bus angkutan umum, khususnya angkutan pariwisata harus ada alat seperti blackbox dalam pesawat. Agar dapat mengetahui segala informasi kendaraan tersebut dalam menempuh perjalanan.

"Alat ini akan sangat berguna, karena nantinya dapat memberikan rangkuman segala informasi tentang kendaraan yang berjalan dan terjadi sesuatu yang membahayakan," lanjut Kakorlantas dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (15/9).

Di akhir rapat Dirjen Hubdar bersama Kakorlantas dan para stakeholder terkait berkomitmen untuk memperbaiki kinerja dari semua aspek atas terjadinya kecelakaan di Cikidang. Tidak hanya dari kepolisian dan kementerian perhubungan saja, tetapi juga para stakeholder dan seluruh elemen masyarakat yang berkepentingan menjaga keselamatan berlalu lintas.

Solusi penanganan rawan laka, ramp check, black box, dan kompetensi pengemudi. Menjadi perhatian serius dalam perbaikan manajemen ke depan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 22 September 2018 - 11:12 WIB

Polisi ringkus perampok-pemerkosaan di rumah WN Jerman

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 10:48 WIB

Anak Krakatau keluarkan 44 letusan

Musibah | 22 September 2018 - 10:24 WIB

Tim SAR gabungan hentikan pencarian turis Korsel di Lombok

Megapolitan | 22 September 2018 - 10:12 WIB

Trans Patriot siap beroperasi di Bekasi tahun ini

Musibah | 22 September 2018 - 09:48 WIB

BPBD: Api di Gunung Sumbing sudah padam

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 22 September 2018 - 11:12 WIB

Polisi ringkus perampok-pemerkosaan di rumah WN Jerman

Sabtu, 22 September 2018 - 09:48 WIB

BPBD: Api di Gunung Sumbing sudah padam

Sabtu, 22 September 2018 - 08:49 WIB

Suwito ditemukan warga dalam kondisi terikat di parit

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com