Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:37 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Perempuan / Emansipasi

Perempuan Indonesia harus siap hadapi revolusi industri 4.0

Sabtu, 15 September 2018 - 12:25 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih. Sumber foto: https://bit.ly/2Ng3yzu
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih. Sumber foto: https://bit.ly/2Ng3yzu

Elshinta.com - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih menyampaikan bahwa perempuan Indonesia harus siap menghadapi era inovasi disruptif atau revolusi industri 4.0.

"Ibu-ibu dan perempuan muda milenial harus sadar saat ini kita telah memasuki era revolusi industri 4.0, perubahan ini wajib diantisipasi, karena jika tidak perempuan akan tertinggal dan dirugikan," kata Sri di Yogyakarta, Jumat (14/9), dihimpun Antara.

Ia menjelaskan saat ini perlahan beberapa aspek dalam kehidupan telah mengadaptasi teknologi digital, khususnya di bidang kewirausahaan, hingga layanan pemerintahan yang bisa dilakukan melalui internet.

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden menjelaskan, perempuan harus mampu memanfaatkan sumber daya digital yang tersedia di dunia maya.

"Otomatisasi memang menghilangkan banyak lapangan kerja, tetapi banyak juga kesempatan tersedia. Itu sebabnya, ibu-ibu juga perempuan muda harus mau belajar meningkatkan kemampuannya memanfaatkan kesempatan yang ada," tukas Sri.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa perempuan di Indonesia sudah memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk mengaktualisasi diri.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih menyampaikan bahwa perempuan Indonesia harus siap menghadapi era inovasi disruptif atau revolusi industri 4.0.

"Ibu-ibu dan perempuan muda milenial harus sadar saat ini kita telah memasuki era revolusi industri 4.0, perubahan ini wajib diantisipasi, karena jika tidak perempuan akan tertinggal dan dirugikan," kata Sri di Yogyakarta, Jumat (14/9), dihimpun Antara.

Ia menjelaskan saat ini perlahan beberapa aspek dalam kehidupan telah mengadaptasi teknologi digital, khususnya di bidang kewirausahaan, hingga layanan pemerintahan yang bisa dilakukan melalui internet.

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden menjelaskan, perempuan harus mampu memanfaatkan sumber daya digital yang tersedia di dunia maya.

"Otomatisasi memang menghilangkan banyak lapangan kerja, tetapi banyak juga kesempatan tersedia. Itu sebabnya, ibu-ibu juga perempuan muda harus mau belajar meningkatkan kemampuannya memanfaatkan kesempatan yang ada," tukas Sri.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa perempuan di Indonesia sudah memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk mengaktualisasi diri.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com