Minggu, 18 November 2018 | 09:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polres Pelabuhan Tanjung Priok ringkus sindikat pemalsu STNK-BPKB

Sabtu, 15 September 2018 - 13:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MzR4O0
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MzR4O0

Elshinta.com - Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil meringkus sindikat pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang beroperasi melalui media sosial.

“Kami mendapat informasi terkait jual-beli jasa pembuatan STNK dan BPKB palsu di medsos. Sampai akhirnya kami berhasil meringkus tiga tersangka dan turut menyita ratusan STNK dan BPKB palsu,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Moh Faruk Rozi, seperti dipantau NTMC Polri, Sabtu (15/9).

Tiga tersangka yang teringkus diantaranya, Rubiyanto sebagai pengarah dan penerima pesanan dari orang lain (konsumen), Sutrisno sebagai pembuat STNK dan BPKB palsu, dan Supriyanto sebagai kurir yang mengantar pesanan melalui ekspedisi.

Para pelaku ditangkap setelah polisi mendapat informasi terkait jual-beli jasa pembuatan STNK dan BPKB palsu di media sosial. Polisi melakukan undercover buy untuk memancing pelaku.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari facebook dan situs yang mereka gunakan, para pelanggan surat palsu tersebut tidak hanya berasal dari Jakarta saja tapi juga dari seluruh Indonesia. “Setelahnya diketahui bahwa pencetakan STNK dan BPKB palsu berada di Grobogan, Jawa Tengah. Jadi untuk proses produksinya dilakukan di rumah tersangka di daerah Grobogan, Jawa Tengah,” ungkap dia.

Adapun barang bukti yang disita dari ketiga pelaku di antaranya puluhan STNK dan BPKB palsu, beberapa buah stempel, laptop, printer, handphone hingga bukti pengiriman barang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 09:24 WIB

Polda DIY dan Banten naik jadi Polda tipe A

Bencana Alam | 18 November 2018 - 09:13 WIB

Basarnas siagakan tim di lokasi banjir Tasikmalaya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 08:55 WIB

KTT APEC akan bahas konektivitas untuk pertumbuhan inklusif

Kriminalitas | 18 November 2018 - 08:45 WIB

Menolak saat memberikan HP remaja dibacok orang tak dikenal

Travel | 18 November 2018 - 08:29 WIB

Yogyakarta siapkan dua kegiatan libur akhir tahun

Elshinta.com - Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil meringkus sindikat pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang beroperasi melalui media sosial.

“Kami mendapat informasi terkait jual-beli jasa pembuatan STNK dan BPKB palsu di medsos. Sampai akhirnya kami berhasil meringkus tiga tersangka dan turut menyita ratusan STNK dan BPKB palsu,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Moh Faruk Rozi, seperti dipantau NTMC Polri, Sabtu (15/9).

Tiga tersangka yang teringkus diantaranya, Rubiyanto sebagai pengarah dan penerima pesanan dari orang lain (konsumen), Sutrisno sebagai pembuat STNK dan BPKB palsu, dan Supriyanto sebagai kurir yang mengantar pesanan melalui ekspedisi.

Para pelaku ditangkap setelah polisi mendapat informasi terkait jual-beli jasa pembuatan STNK dan BPKB palsu di media sosial. Polisi melakukan undercover buy untuk memancing pelaku.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari facebook dan situs yang mereka gunakan, para pelanggan surat palsu tersebut tidak hanya berasal dari Jakarta saja tapi juga dari seluruh Indonesia. “Setelahnya diketahui bahwa pencetakan STNK dan BPKB palsu berada di Grobogan, Jawa Tengah. Jadi untuk proses produksinya dilakukan di rumah tersangka di daerah Grobogan, Jawa Tengah,” ungkap dia.

Adapun barang bukti yang disita dari ketiga pelaku di antaranya puluhan STNK dan BPKB palsu, beberapa buah stempel, laptop, printer, handphone hingga bukti pengiriman barang.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 09:13 WIB

Basarnas siagakan tim di lokasi banjir Tasikmalaya

Minggu, 18 November 2018 - 06:35 WIB

Seorang dokter meninggal diduga keracunan gas genset

Minggu, 18 November 2018 - 06:23 WIB

Puluhan motor curian ditemukan lagi di rusunawa

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com