Selasa, 13 November 2018 | 01:58 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

SAR Ambon tegaskan KM Dzathan belum ditemukan

Sabtu, 15 September 2018 - 11:56 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NR1xtr
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NR1xtr

Elshinta.com - Kantor SAR Ambon menegaskan pencarian kapal ikan KM. Dzathan asal Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah bersama epat orang awaknya belum ditemukan sehingga regu penyelamat masih melanjutkan proses pencarian.

"Intinya kami dari Basarnas masih melakukan upaya pencarian dan penyelamatan karena dari hubungan telpon dengan pemilik kapal, posisi KM. Dzathan masih berada di luar dan belum ada yang evaluasi," kata Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin, di Ambon, Sabtu (15/9).

Dia mengakui telah menerima informasi dari Amin selaku pemilik kapal bahwa KM. Dzathan berada pada posisi 04 derajat 20'16'S - 129 derajat 24'57'E pada arah 306,63 Barat atau sekitar 20 NM Pulau Rum.

Mengutip dari Antara, sehingga hari ini dilakukan upaya pencarian dan penyelamatan H-2 kondisi membahayakan manusia terhadap kapal ikan KM Dzathan dan terdapat empat orang awak di dalamnya akibat mengalami kerusakan mesin di sekitar perairan laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

Pada Jumat (14/9) 2018, Kantor SAR Ambon mendapatkan informasi dari Amin selaku pemilik kapal kalau KM. Dzhatan berangkat dari pelabuhan Banda pada Kamis, (13/9) sekitar pukul 13.00 WIT.

Menurut dia, rute pelayaran kapal tersebut adalah dari Pulau Banda menuju Pulau Ambon, namun mengamali mati mesin di sekitar perairan laut Banda pasa posisi 04 derajat 09'17'S - 129 derajat 13'42'E.

Kemudian pada Jumat, (14/9) sekitar pukul 09.45 WIT, tim rescue Pos SAR Banda Ambon menggunakan RIB 07 milik Pos SAR Banda beserta unsur potensi SAR bergerak menuju ke lokasi pencarian pada koordinat 09'17'S - 129 derajat 13'42'E.

Nama-nama korban di dalam kapal tersebut adalah Ibrahim La Gane (42), Au (27), Arifin (27), serta Udin (30).

Kapal penangkap ikan KM Dzathan berwarna biru ini memiliki ukuran panjang 27 meter, lebar 4 meter dan beratnya 30 ton.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Politik | 12 November 2018 - 22:38 WIB

Relawan bergerak kompak menangkan Jokowi - Ma'ruf di Sumsel

Politik | 12 November 2018 - 22:27 WIB

Pengamat: PSI bisa jadi role model milenial di pentas politik

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:40 WIB

Eden Hazard mengaku senang meski merasa lelah

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:28 WIB

Juan Mata menyebut MU jalani pekan yang tidak menentu

Kesehatan | 12 November 2018 - 21:12 WIB

Dua puskesmas di Kudus akan dinaikan status jadi rumah sakit

Elshinta.com - Kantor SAR Ambon menegaskan pencarian kapal ikan KM. Dzathan asal Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah bersama epat orang awaknya belum ditemukan sehingga regu penyelamat masih melanjutkan proses pencarian.

"Intinya kami dari Basarnas masih melakukan upaya pencarian dan penyelamatan karena dari hubungan telpon dengan pemilik kapal, posisi KM. Dzathan masih berada di luar dan belum ada yang evaluasi," kata Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin, di Ambon, Sabtu (15/9).

Dia mengakui telah menerima informasi dari Amin selaku pemilik kapal bahwa KM. Dzathan berada pada posisi 04 derajat 20'16'S - 129 derajat 24'57'E pada arah 306,63 Barat atau sekitar 20 NM Pulau Rum.

Mengutip dari Antara, sehingga hari ini dilakukan upaya pencarian dan penyelamatan H-2 kondisi membahayakan manusia terhadap kapal ikan KM Dzathan dan terdapat empat orang awak di dalamnya akibat mengalami kerusakan mesin di sekitar perairan laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

Pada Jumat (14/9) 2018, Kantor SAR Ambon mendapatkan informasi dari Amin selaku pemilik kapal kalau KM. Dzhatan berangkat dari pelabuhan Banda pada Kamis, (13/9) sekitar pukul 13.00 WIT.

Menurut dia, rute pelayaran kapal tersebut adalah dari Pulau Banda menuju Pulau Ambon, namun mengamali mati mesin di sekitar perairan laut Banda pasa posisi 04 derajat 09'17'S - 129 derajat 13'42'E.

Kemudian pada Jumat, (14/9) sekitar pukul 09.45 WIT, tim rescue Pos SAR Banda Ambon menggunakan RIB 07 milik Pos SAR Banda beserta unsur potensi SAR bergerak menuju ke lokasi pencarian pada koordinat 09'17'S - 129 derajat 13'42'E.

Nama-nama korban di dalam kapal tersebut adalah Ibrahim La Gane (42), Au (27), Arifin (27), serta Udin (30).

Kapal penangkap ikan KM Dzathan berwarna biru ini memiliki ukuran panjang 27 meter, lebar 4 meter dan beratnya 30 ton.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 12 November 2018 - 20:22 WIB

KNKT teruskan pencarian kotak hitam CVR Lion Air

Senin, 12 November 2018 - 17:56 WIB

3 meninggal akibat tertimbun longsor di Nagekeo NTT

Senin, 12 November 2018 - 16:44 WIB

Tiga bangunan dekat terminal Bekasi ludes terbakar

Senin, 12 November 2018 - 15:55 WIB

Jabar siaga satu bencana hujan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com