Senin, 19 November 2018 | 19:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

KPU masih temukan 795 ribu pemilih ganda

Sabtu, 15 September 2018 - 16:39 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto:  https://bit.ly/2MyiFiP
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2MyiFiP

Elshinta.com - Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan institusinya masih menemukan sebanyak 795 ribu nama pemilih yang mengalami kegandaan dari 185 juta nama di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPU pekan lalu.

"Nama pemilih yang mengalami kegandaan dari DPT 185 juta adalah 795 ribu. Kami yakin akan berkurang karena akan terus dibersihkan malam ini hingga Minggu pagi," kata Viryan di Kantor KPU RI, Jakarta, Sabtu (15/9).

Viryan menjelaskan setelah KPU menetapkan DPT pada pekan lalu, institusinya bersama perwakilan parpol dan Bawaslu di tingkat pusat sudah melakukan tiga kali pertemuan untuk menguraikan data ganda.

Menurut dia pertemuan terakhir pada Jumat (14/9) malam, parpol yang paling menyuarakan DPT ganda menyampaikan masih ada 1,2 juta data ganda namun berbeda dengan data KPU yaitu 795 ribu.

"Tadi malam kami dapat info dari teman-teman parpol yang paling menyuarakan data ganda, mengapresiasi di angka 1,2 juta. Tapi data internal kami dibawah 1 juta dan tentu sedang akan dibersihkan," ujarnya.

Dia menjelaskan hampir seluruh KPU Provinsi telah menyelesaikan rapat rekapitulasi DPT tingkat provinsi dan beberapa sedang menyelesaikannya.

Menurut dia, beberapa KPU belum menyelesaikan rekapitulasi itu karena masih ada proses data terhadap temuan partai politik maupun rekomendasi Bawaslu yang harus diselesaikan. "Kami ingin data ganda selesai di daerah. Sebagian KPU Provinsi sudah hadir ke KPU RI untuk koordinasi terkait dengan penyelesaian dan pencermatan bersama selama 10 hari," katanya, seperti dikutip Antara.

Menurut dia penetapan DPT sudah berjalan di KPU kabupaten/kota hingga Jumat malam karena penyelesaikan daftar ganda harus diselesaikan di daerah.

Dia mengatakan KPU akan melanjutkan penyelesaian terkait pemilih ganda pada Sabtu (15/9) malam hingga Minggu (16/9) pagi karena besok akan dilakukan Rapat Pleno Terbuka DPT hasil perbaikan nasional.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:24 WIB

Boeing dinilai tidak transparan terkait potensi error

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Megapolitan | 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Hukum | 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:46 WIB

Arcandra: Investasi satu sumur bisa capai Rp1,5 triliun

Elshinta.com - Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan institusinya masih menemukan sebanyak 795 ribu nama pemilih yang mengalami kegandaan dari 185 juta nama di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPU pekan lalu.

"Nama pemilih yang mengalami kegandaan dari DPT 185 juta adalah 795 ribu. Kami yakin akan berkurang karena akan terus dibersihkan malam ini hingga Minggu pagi," kata Viryan di Kantor KPU RI, Jakarta, Sabtu (15/9).

Viryan menjelaskan setelah KPU menetapkan DPT pada pekan lalu, institusinya bersama perwakilan parpol dan Bawaslu di tingkat pusat sudah melakukan tiga kali pertemuan untuk menguraikan data ganda.

Menurut dia pertemuan terakhir pada Jumat (14/9) malam, parpol yang paling menyuarakan DPT ganda menyampaikan masih ada 1,2 juta data ganda namun berbeda dengan data KPU yaitu 795 ribu.

"Tadi malam kami dapat info dari teman-teman parpol yang paling menyuarakan data ganda, mengapresiasi di angka 1,2 juta. Tapi data internal kami dibawah 1 juta dan tentu sedang akan dibersihkan," ujarnya.

Dia menjelaskan hampir seluruh KPU Provinsi telah menyelesaikan rapat rekapitulasi DPT tingkat provinsi dan beberapa sedang menyelesaikannya.

Menurut dia, beberapa KPU belum menyelesaikan rekapitulasi itu karena masih ada proses data terhadap temuan partai politik maupun rekomendasi Bawaslu yang harus diselesaikan. "Kami ingin data ganda selesai di daerah. Sebagian KPU Provinsi sudah hadir ke KPU RI untuk koordinasi terkait dengan penyelesaian dan pencermatan bersama selama 10 hari," katanya, seperti dikutip Antara.

Menurut dia penetapan DPT sudah berjalan di KPU kabupaten/kota hingga Jumat malam karena penyelesaikan daftar ganda harus diselesaikan di daerah.

Dia mengatakan KPU akan melanjutkan penyelesaian terkait pemilih ganda pada Sabtu (15/9) malam hingga Minggu (16/9) pagi karena besok akan dilakukan Rapat Pleno Terbuka DPT hasil perbaikan nasional.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 17:08 WIB

Ma`ruf Amin bantah jadi alat untuk digantikan Ahok

Senin, 19 November 2018 - 15:00 WIB

SBY akan kampanyekan Prabowo Maret 2019

Senin, 19 November 2018 - 09:26 WIB

309 caleg bertarung perebutkan kursi DPRD

Minggu, 18 November 2018 - 19:38 WIB

BPN Prabowo-Sandi targetkan gaet milenial di 10 provinsi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com