Rabu, 21 November 2018 | 09:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Ridwan Kamil-UU bubarkan Tim Optimalisasi dan Sinkronisasi

Sabtu, 15 September 2018 - 21:19 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2QAde5U
Sumber foto: https://bit.ly/2QAde5U

Elshinta.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum membubarkan Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara yang dibentuk tanggal 26 Juli 2018, di Gedung Negara Pakuan Bandung, Sabtu (15/9).

Tim yang diketuai oleh Erry Riyana Hardjapamekas tersebut didukung oleh 31 kelompok kerja dengan 565 anggota yang di antaranya terdiri atas 133 doktor dan 10 profesor dengan telah menyelenggarakan 200 kali rapat.

TOS juga menyerap 5.500 aspirasi online, merumuskan 742 program, merekomendasikan 24 program quick wins pada tahun 2018 dan 94 quick wins pada tahun 2019.

"Ini sangat luar biasa, menandakan kami dipilih secara demokratis, memulai proses perencanaan masa depan 5 tahun Jabar juga dengan demokratis dan akan diawasi secara demokratis juga," kata Gubernur Emil, seperti dikutip Antara.

Setelah dibubarkan dan telah menerima buku Prolog Jabar Juara Lahir Batin setebal 1.000 halaman lebih, Emil meminta tidak ada lagi yang mengatasnamakan TOS melainkan kembali menjadi masyarakat yang mengawal dengan cara yang baik. "Tim ini sekarang telah kami bubarkan, jadi tidak boleh ada lagi yang mengatasnamakan TOS tapi kembali jadi masyarakat yang mengawal kami," ujarnya.

Selanjutnya, tugas berikutnya kini ada di tangan Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa untuk menerjemahkan ke-742 program ke dalam bahasa birokrasi dan bahasa program. Hasilnya akan menjadi bahan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jabar yang akan disosialisasikan kepada anggota dewan. "Sehingga, saya dan Pak Uu bisa memulai selama 5 tahun ini penuh dengan program-program sesuai janji politik dan visi-misi kami," kata Emil.

Ia berharap masyarakat terus mengawal janji dan komitmennya yang nanti akan terpampang di website. "Cara ini bisa menjadi contoh bahwa di Jabar sangat dirangkul semua pihak untuk terlibat, mudah-mudahan Jabar di ujung 5 tahun menjadi provinsi terbaik se-Indonesia," kata Emil.

Untuk program 100 hari ke depan, ada 24 program dari pasangan Emil dan Uu yang akan dikerjakan. Di antaranya yang akan segera diluncurkan yaitu Jabar Quick Response, mempersiapkan 1 desa 1 perusahaan, program layak rawat, layanan publik berbasis smart city. "Kita sudah mulai untuk 100 hari ke depan, jadi jumlahnya ada 24 program yang akan kita rilis satu-persatu," ujar Emil.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 21 November 2018 - 09:35 WIB

NGO: Israel tangkap 900 anak Palestina tahun ini

Hankam | 21 November 2018 - 09:14 WIB

Polri-Ukraina tingkatkan kerja sama keamanan siber

Liga Eropa | 21 November 2018 - 09:04 WIB

Polandia tahan imbang Portugal 1-1

Aktual Sepakbola | 21 November 2018 - 08:55 WIB

Tim dokter nyatakan cedera Neymar tidak serius

Elshinta.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum membubarkan Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara yang dibentuk tanggal 26 Juli 2018, di Gedung Negara Pakuan Bandung, Sabtu (15/9).

Tim yang diketuai oleh Erry Riyana Hardjapamekas tersebut didukung oleh 31 kelompok kerja dengan 565 anggota yang di antaranya terdiri atas 133 doktor dan 10 profesor dengan telah menyelenggarakan 200 kali rapat.

TOS juga menyerap 5.500 aspirasi online, merumuskan 742 program, merekomendasikan 24 program quick wins pada tahun 2018 dan 94 quick wins pada tahun 2019.

"Ini sangat luar biasa, menandakan kami dipilih secara demokratis, memulai proses perencanaan masa depan 5 tahun Jabar juga dengan demokratis dan akan diawasi secara demokratis juga," kata Gubernur Emil, seperti dikutip Antara.

Setelah dibubarkan dan telah menerima buku Prolog Jabar Juara Lahir Batin setebal 1.000 halaman lebih, Emil meminta tidak ada lagi yang mengatasnamakan TOS melainkan kembali menjadi masyarakat yang mengawal dengan cara yang baik. "Tim ini sekarang telah kami bubarkan, jadi tidak boleh ada lagi yang mengatasnamakan TOS tapi kembali jadi masyarakat yang mengawal kami," ujarnya.

Selanjutnya, tugas berikutnya kini ada di tangan Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa untuk menerjemahkan ke-742 program ke dalam bahasa birokrasi dan bahasa program. Hasilnya akan menjadi bahan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jabar yang akan disosialisasikan kepada anggota dewan. "Sehingga, saya dan Pak Uu bisa memulai selama 5 tahun ini penuh dengan program-program sesuai janji politik dan visi-misi kami," kata Emil.

Ia berharap masyarakat terus mengawal janji dan komitmennya yang nanti akan terpampang di website. "Cara ini bisa menjadi contoh bahwa di Jabar sangat dirangkul semua pihak untuk terlibat, mudah-mudahan Jabar di ujung 5 tahun menjadi provinsi terbaik se-Indonesia," kata Emil.

Untuk program 100 hari ke depan, ada 24 program dari pasangan Emil dan Uu yang akan dikerjakan. Di antaranya yang akan segera diluncurkan yaitu Jabar Quick Response, mempersiapkan 1 desa 1 perusahaan, program layak rawat, layanan publik berbasis smart city. "Kita sudah mulai untuk 100 hari ke depan, jadi jumlahnya ada 24 program yang akan kita rilis satu-persatu," ujar Emil.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com