BPBD Kota Kediri ajak warga bersih-bersih Sungai Brantas
Elshinta
Sabtu, 15 September 2018 - 20:27 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
BPBD Kota Kediri ajak warga bersih-bersih Sungai Brantas
Istimewa. Foto: Fendi Lesmana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sebagai bentuk Kegiatan Pengurangan resiko Bencana serta kepedulian terhadap kelastarian lingkungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Sabtu (15/9) pagi, mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi melakukan kegiatan gotong royong bersih bersih Sungai Brantas. Sedikitnya dilibatkan kurang lebih 115 komunitas dalam kegiatan tersebut.

Sebelum dimulai, Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Kediri mengajak masyarakat untuk menggelar apel pagi dibawah jembatan area lokasi taman brantas. Bertindak sebagai pemimpin apel saat itu Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. 

Dalam keteranganya Wali Kota Kediri  mengatakan, kegiatan ini bisa berdampak positf karena memberikan edukasi secara langsung  kepada masyarakat bahwa Bencana itu sebenarnya bisa diminimalisir. "Kita membersihkan sungai ini, supaya tidak ada pendangkalan lah, seperti itu," terangnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana.

Lebih lanjut ia menginginkan kebersihan sungai Brantas tetap terjaga nantinya, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. "Yang kedua kita mengedukasi seluruh masyarakat, sungai di Kota Kediri dimanfaatkan dengan baik jangan dibelakangi. Kalau dibelakangi kan biasanya buat buang sampah, kan gitu. Kita ingin sungai sungai di Kediri Bersih," paparnya. 

Ia menilai langkah yang diambil BPBD Kota Kediri dengan  mengajak seluruh komunitas terlibat dalam kegiatan ini, sudah  tepat. Wali Kota menginginkan Komunitas yang dilibatkan nantinya bisa memberikan edukasi ke masyarakat. "Supaya orang tidak membuang sampah di sungai, itu harus di edukasi," pungkasnya.

Sementara itu, Syamsul Bahri selaku kepala BPBD Kota Kediri mengatakan, pembersihan tidak hanya difokuskan pada sekitar area bantaran Sungai Brantas saja, melainkan juga tanaman yang tumbuh di Sungai Brantas, serta batang kayu dan pecahan sisa pohon yang tersangkut dibawah jembatan. "Ini juga ada tanaman Aceng Gondok kita bersihkan. Tanaman tersebut kita bersihkan karena bisa membuat sungai menjadi dangkal, tumbuh ke bawah," ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hadapi persoalan sampah, Pemkot Cirebon gunakan TPS mobil
Selasa, 16 Juli 2019 - 22:13 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Daerah Kota Cirebon, Jawa Barat melakukan berbagai terobosan dalam me...
Bupati Garut: Pengiriman air bersih siap 24 jam
Selasa, 16 Juli 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menjamin ketersediaan air bersih bag...
Bareskrim perangi perdagangan satwa liar ilegal
Selasa, 16 Juli 2019 - 10:02 WIB
Elshinta.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri akan terus perang...
Musim kemarau, BPBD imbau masyarakat waspada karhutla
Senin, 15 Juli 2019 - 18:13 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang mengimbau masyar...
Diduga tercemar, Sungai Langsur berwarna hijau kebiruan
Senin, 15 Juli 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Warga di bantaran Sungai Langsur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa...
Halal bihalal, relawan bersama TNI-Polri bersih-bersih Masjid Agung Kudus
Minggu, 14 Juli 2019 - 21:50 WIB
Elshinta.com - Ratusan relawan dari berbagai komunitas, organisasi masyarakat, Polri dan T...
KLHK targetkan pengelolaan sampah 100 persen pada 2025
Sabtu, 13 Juli 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menargetkan dapat mengelol...
Kementerian PUPR sebut lahan pertanian beririgasi teknis tak terdampak kekeringan
Sabtu, 13 Juli 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU...
Pemprov DKI Jakarta canangkan peta jalan atasi pencemaran udara
Jumat, 12 Juli 2019 - 17:55 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup mencanangkan peta...
1.500 personel diterjunkan untuk cegah karhutla Riau
Kamis, 11 Juli 2019 - 10:47 WIB
Elshinta.com - Sekitar 1.500 personel gabungan diterjunkan untuk mencegah terjadinya kebakaran ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once