Senin, 19 November 2018 | 02:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

30 desa di Ngawi alami krisis air bersih

Sabtu, 15 September 2018 - 21:52 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Kmuv2B
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Kmuv2B

Elshinta.com - Sebanyak 30 desa dari 217 desa di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih parah pada musim kemarau tahun 2018 hingga berstatus kering kritis.

"Sesuai pemetaan BPBD, ada 45 desa di Kabupaten Ngawi yang kesulitan air bersih saat musim kemarau tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 desa di antaranya dinyatakan krisis air bersih atau kering kritis. Sedang 10 desa sisanya hanya kesulitan air bersih, namun belum sampai kritis," ujar Kepala Pelaksana BPBD Ngawi Eko Heru Tjahjono kepada wartawan, Sabtu (15/9).

Menurut dia, 30 desa yang masuk kategori kering kritis tersebut terdapat di delapan wilayah kecamatan. Yakni, Kecamatan Ngawi terdapat dua desa dan Kecamatan Pitu ada lima desa.

Kemudian, Kecamatan Kedunggalar sebanyak dua desa, Kecamatan Karanganyar delapan desa, Kecamatan Bringin tujuh desa, Kecamatan Karangjati tiga desa, Kecamatan Kasreman dua desa, dan Kecamatan Padas satu desa. "Kecamatan yang paling banyak terdampak kekeringan adalah Karanganyar dengan delapan desa, kemudian Bringin dengan tujuh desa, dan Kecamatan pitu lima desa," kata dia, seperti dikutip Antara.

Guna menanggulangi bencana kekeringan tersebut, pihak BPBD Ngawi telah mengirimkan bantuan air bersih secara berkala dan terjadwal. "Bantuan air bersih diberikan secara kontinu ke desa-desa yang mengalami kering kritis. Di antaranya Desa Cantel dan Dumplengan di Kecamatan Pitu," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga intensif melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur terkait penanganan bencana kekeringan tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Sebanyak 30 desa dari 217 desa di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih parah pada musim kemarau tahun 2018 hingga berstatus kering kritis.

"Sesuai pemetaan BPBD, ada 45 desa di Kabupaten Ngawi yang kesulitan air bersih saat musim kemarau tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 desa di antaranya dinyatakan krisis air bersih atau kering kritis. Sedang 10 desa sisanya hanya kesulitan air bersih, namun belum sampai kritis," ujar Kepala Pelaksana BPBD Ngawi Eko Heru Tjahjono kepada wartawan, Sabtu (15/9).

Menurut dia, 30 desa yang masuk kategori kering kritis tersebut terdapat di delapan wilayah kecamatan. Yakni, Kecamatan Ngawi terdapat dua desa dan Kecamatan Pitu ada lima desa.

Kemudian, Kecamatan Kedunggalar sebanyak dua desa, Kecamatan Karanganyar delapan desa, Kecamatan Bringin tujuh desa, Kecamatan Karangjati tiga desa, Kecamatan Kasreman dua desa, dan Kecamatan Padas satu desa. "Kecamatan yang paling banyak terdampak kekeringan adalah Karanganyar dengan delapan desa, kemudian Bringin dengan tujuh desa, dan Kecamatan pitu lima desa," kata dia, seperti dikutip Antara.

Guna menanggulangi bencana kekeringan tersebut, pihak BPBD Ngawi telah mengirimkan bantuan air bersih secara berkala dan terjadwal. "Bantuan air bersih diberikan secara kontinu ke desa-desa yang mengalami kering kritis. Di antaranya Desa Cantel dan Dumplengan di Kecamatan Pitu," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga intensif melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur terkait penanganan bencana kekeringan tersebut.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 19:14 WIB

Sambas perlu BNKK tekan peredaran narkoba

Minggu, 18 November 2018 - 18:40 WIB

Hak individu keluarga korban Lion gugat Boeing

Minggu, 18 November 2018 - 17:39 WIB

Korban Lion Air asal Italia belum diserahkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com