Rabu, 12 Desember 2018 | 15:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Afrika

Indonesia siap bantu Tanzania berpenghasilan menengah

Minggu, 16 September 2018 - 07:37 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Qz7gT2
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Qz7gT2

Elshinta.com - Indonesia siap ambil bagian dalam upaya industrialisasi Tanzania untuk menjadi negara berpenghasilan menengah dalam waktu dekat.

“Terlepas dari tantangan yang dihadapi oleh komunitas internasional, Indonesia siap untuk bekerja sama dengan semua mitra di seluruh dunia, termasuk Tanzania untuk mempertahankan semua kemajuan ekonomi positif yang kami nikmati dalam sepuluh tahun terakhir,” kata Duta Besar RI untuk Tanzania, Burundi, Rwanda, dan Uni Comoros Ratlan Pardede dalam keterangan tertulis kepada Antara di Jakarta, Sabtu (15/9).

Disampaikan Dubes Ratlan, beberapa kemajuan dalam hubungan bilateral Indonesia dan Tanzania ditunjukkan dengan partisipasi perwakilan pemerintah dan kalangan bisnis Tanzania dalam Indonesia-Africa Forum pada April 2018 dan kunjungan Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shen ke Indonesia dimana kunjungan tersebut telah menggali lebih banyak peluang ekonomi bagi Indonesia dan Tanzania.

“Tahun lalu, volume perdagangan antara Indonesia dan Tanzania telah meningkat secara eksponensial dari 274,3 juta dolar AS pada 2016 menjadi 303,4 juta dolar AS pada 2017, atau meningkat sebesar 35,2 persen,” kata Dubes Ratlan mengenai perkembangan positif hubungan ekonomi antara Indonesia dan Tanzania selama dua tahun terakhir.

Lebih lanjut, Ratlan juga menjelaskan kerjasama yang berkesinambungan dalam pengembangan sumber daya manusia dan sektor pertanian antara Indonesia dan Tanzania, khususnya mengenai pemberian beasiswa untuk studi di Indonesia serta pendirian Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan (Agriculture and Rural Training Centre/FARTC) di Mkindo, Morogoro, yang telah berhasil meningkatkan produksi beras di desa-desa sekitar dekat Mkindo. 

Di Zanzibar, Indonesia juga bekerja sama dengan pemerintah Zanzibar untuk mempresentasikan ahli rumput laut Indonesia dalam mengadakan pelatihan untuk membawa nilai tambah bagi rumput laut. “Sejak tahun 1980, menyadari pentingnya sektor pertanian sebagai landasan dasar pembangunan ekonomi, Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan sektor pertanian Tanzania,” tutur Dubes Ratlan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:34 WIB

Langkat raih penghargaan kabupaten peduli HAM

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:26 WIB

Jokowi resmikan pembukaan Rakernas Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia 2018

Kriminalitas | 12 Desember 2018 - 15:09 WIB

Polisi jadi korban aksi penyerangan di Polsek Ciracas

Megapolitan | 12 Desember 2018 - 14:57 WIB

Polri bentuk tim cari perusak Mapolsek Ciracas Jaktim

Hukum | 12 Desember 2018 - 14:45 WIB

KPK panggil Ketua Pengadilan Negeri Semarang

Elshinta.com - Indonesia siap ambil bagian dalam upaya industrialisasi Tanzania untuk menjadi negara berpenghasilan menengah dalam waktu dekat.

“Terlepas dari tantangan yang dihadapi oleh komunitas internasional, Indonesia siap untuk bekerja sama dengan semua mitra di seluruh dunia, termasuk Tanzania untuk mempertahankan semua kemajuan ekonomi positif yang kami nikmati dalam sepuluh tahun terakhir,” kata Duta Besar RI untuk Tanzania, Burundi, Rwanda, dan Uni Comoros Ratlan Pardede dalam keterangan tertulis kepada Antara di Jakarta, Sabtu (15/9).

Disampaikan Dubes Ratlan, beberapa kemajuan dalam hubungan bilateral Indonesia dan Tanzania ditunjukkan dengan partisipasi perwakilan pemerintah dan kalangan bisnis Tanzania dalam Indonesia-Africa Forum pada April 2018 dan kunjungan Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shen ke Indonesia dimana kunjungan tersebut telah menggali lebih banyak peluang ekonomi bagi Indonesia dan Tanzania.

“Tahun lalu, volume perdagangan antara Indonesia dan Tanzania telah meningkat secara eksponensial dari 274,3 juta dolar AS pada 2016 menjadi 303,4 juta dolar AS pada 2017, atau meningkat sebesar 35,2 persen,” kata Dubes Ratlan mengenai perkembangan positif hubungan ekonomi antara Indonesia dan Tanzania selama dua tahun terakhir.

Lebih lanjut, Ratlan juga menjelaskan kerjasama yang berkesinambungan dalam pengembangan sumber daya manusia dan sektor pertanian antara Indonesia dan Tanzania, khususnya mengenai pemberian beasiswa untuk studi di Indonesia serta pendirian Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan (Agriculture and Rural Training Centre/FARTC) di Mkindo, Morogoro, yang telah berhasil meningkatkan produksi beras di desa-desa sekitar dekat Mkindo. 

Di Zanzibar, Indonesia juga bekerja sama dengan pemerintah Zanzibar untuk mempresentasikan ahli rumput laut Indonesia dalam mengadakan pelatihan untuk membawa nilai tambah bagi rumput laut. “Sejak tahun 1980, menyadari pentingnya sektor pertanian sebagai landasan dasar pembangunan ekonomi, Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan sektor pertanian Tanzania,” tutur Dubes Ratlan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:46 WIB

Pelepasan purna tugas Konga XXIII-L/Unifil di Lebanon

Selasa, 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com