Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aplikasi

Menhub matangkan pembuatan aplikasi tansportasi online

Minggu, 16 September 2018 - 07:49 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OuX8JK
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OuX8JK

Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan inisiasi pembuatan aplikasi transportasi online (dalam jaringan/daring) oleh pemerintah masih perlu untuk dimatangkan.

"Ada pemikiran dari beberapa pihak. Masih belum matang, kami akan matangkan dulu," kata Budi di Jakarta, Sabtu (15/9).

Dilansir dari Antara, Menhub mengungkapkan ada beberapa hal yang masih perlu dibahas terkait transportasi online pemerintah, salah satunya menyangkut pembuatan aplikasi perangkat lunak.

Budi Karya menyebutkan bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk terkait kemungkinan untuk digandeng menjadi pembuat aplikasi. Pihaknya juga tengah mendiskusikan payung hukum bagi taksi online yang ada saat ini. 

Menhub menilai peraturan tersebut penting karena mampu mewujudkan kesetaraan layanan, keamanan, dan keamanan antara taksi online dan konvensional.

"Oleh karenanya, kami butuh waktu untuk mengatur. Satu minggu dalam bentuk highlights. Tetapi mungkin satu bulan akan dibentuk peraturan yang lebih rigid lagi," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:46 WIB

Menko Polhukam gelar rakorsus terkait pembakaran Bendera Tauhid

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:27 WIB

Wapres: Dana Kelurahan tidak untuk mencakup semua kelurahan

Inspirasi | 23 Oktober 2018 - 17:01 WIB

Gadjian, aplikasi bantu UKM mengelola administrasi

Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan inisiasi pembuatan aplikasi transportasi online (dalam jaringan/daring) oleh pemerintah masih perlu untuk dimatangkan.

"Ada pemikiran dari beberapa pihak. Masih belum matang, kami akan matangkan dulu," kata Budi di Jakarta, Sabtu (15/9).

Dilansir dari Antara, Menhub mengungkapkan ada beberapa hal yang masih perlu dibahas terkait transportasi online pemerintah, salah satunya menyangkut pembuatan aplikasi perangkat lunak.

Budi Karya menyebutkan bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk terkait kemungkinan untuk digandeng menjadi pembuat aplikasi. Pihaknya juga tengah mendiskusikan payung hukum bagi taksi online yang ada saat ini. 

Menhub menilai peraturan tersebut penting karena mampu mewujudkan kesetaraan layanan, keamanan, dan keamanan antara taksi online dan konvensional.

"Oleh karenanya, kami butuh waktu untuk mengatur. Satu minggu dalam bentuk highlights. Tetapi mungkin satu bulan akan dibentuk peraturan yang lebih rigid lagi," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:58 WIB

Pendiri Oculus akan tinggalkan Facebook

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:45 WIB

China akan luncurkan Bulan buatan untuk terangi kota

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 10:45 WIB

Facebook rekrut mantan wakil PM Inggris Nick Clegg

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com