Senin, 19 November 2018 | 21:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

23 pebulutangkis muda raih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018

Minggu, 16 September 2018 - 12:14 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Pebulutangkis peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018. Foto: Sutini/Elshinta
Pebulutangkis peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018. Foto: Sutini/Elshinta

Elshinta.com - Proses audisi umum Djarum beasiswa bulutangkis tahun 2018 telah berakhir, dimana ada 23 bibit-bibit bertalenta dinyatakan lolos dari tahap karantina.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, di Kudus, Sabtu (15/9) mengatakan, bergabungnya para pebulutangkis muda ini di PB Djarum merupakan langkah awal dalam perjalanan untuk mewujudkan cita-cita ke pentas dunia melalui bulutangkis.

“Proses regenerasi mutlak dilakukan untuk menjaga kesinambungan prestasi bulutangkis Indonesia. Kami berharap sekaligus optimis bahwa setidaknya dalam 7-10 tahun ke depan, adik-adik yang baru bergabung dengan PB Djarum ini akan menjadi sosok juara dunia baru bagi Indonesia,” ujar Yoppy, sebagaimana laporan Kontributor Elshinta Sutini.

Menurutnya, proses seleksi yang panjang telah dilalui mulai dari Audisi Umum yang digelar didelapan kota dengan 5.957 peserta dari tiga kategori usia yakni U-11, U-13, serta U-15, baik putra dan putri, unjuk kemampuan di hadapan Tim Pencari Bakat. Hasilnya, sebanyak 219 peserta meraih Super Tiket dan berlaga di Final Audisi Umum yang digelar di Kudus selama tiga hari, yakni pada Jumat (7/9) dan Minggu (9/9).

Di babak final audisi yang digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, para peraih Super Tiket tersebut bertemu dengan lawan-lawan hasil Audisi Umum dari berbagai kota lainnya. Sebanyak 91 pebulutangkis berhasil melampaui babak-babak awal. Di babak berikutnya, penyaringan kembali dilakukan hingga menjadi 65 peserta, kemudian terakhir sebanyak 50 atlet dinyatakan lolos Final Audisi Umum oleh tim pelatih PB Djarum, dan mereka kemudian berhak melaju ke tahap karantina.

Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan, jenjang seleksi yang ketat ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit bertalenta dengan tiga kriteria utama, yakni mind, body, dan soul. “Karena tiga hal itu akan merefleksikan cara berpikir, kebugaran fisik,dan kesiapan batin, dari seorang atlet. Ini harus komplit, tidak boleh ada satu kekurangan karena inilah aspek utama seorang juara," ujarnya.

Setelah bergabung dengan PB Djarum, 23 peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis ini akan diasah oleh para pelatih PB Djarum,agar bisa menjadi juara di masa mendatang.  "Setelah masuk asrama, pola pembinaan akan kami lakukan seefisien mungkin, dengan waktu sekitar 6-7 tahun untuk proses pembinaan atlet menuju jenjang juara dunia," imbuh Fung.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asian Games 2018 | 19 November 2018 - 21:35 WIB

Peralatan olahraga eks Asian Games 2018 diinventarisasi

Bencana Alam | 19 November 2018 - 21:26 WIB

BPBD Purbalingga minta warga waspadai bencana

Aktual Luar Negeri | 19 November 2018 - 21:18 WIB

Kapolri sepakat tingkatkan kerja sama penegakan hukum dengan AS

Hukum | 19 November 2018 - 21:07 WIB

Kejaksaan Agung tunda eksekusi Baiq Nuril

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:57 WIB

Kodam III Siliwangi tandatangani zona integritas menuju WBK

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:44 WIB

Disnakertrans Karawang khawatir kenaikan UMK memicu PHK

Elshinta.com - Proses audisi umum Djarum beasiswa bulutangkis tahun 2018 telah berakhir, dimana ada 23 bibit-bibit bertalenta dinyatakan lolos dari tahap karantina.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, di Kudus, Sabtu (15/9) mengatakan, bergabungnya para pebulutangkis muda ini di PB Djarum merupakan langkah awal dalam perjalanan untuk mewujudkan cita-cita ke pentas dunia melalui bulutangkis.

“Proses regenerasi mutlak dilakukan untuk menjaga kesinambungan prestasi bulutangkis Indonesia. Kami berharap sekaligus optimis bahwa setidaknya dalam 7-10 tahun ke depan, adik-adik yang baru bergabung dengan PB Djarum ini akan menjadi sosok juara dunia baru bagi Indonesia,” ujar Yoppy, sebagaimana laporan Kontributor Elshinta Sutini.

Menurutnya, proses seleksi yang panjang telah dilalui mulai dari Audisi Umum yang digelar didelapan kota dengan 5.957 peserta dari tiga kategori usia yakni U-11, U-13, serta U-15, baik putra dan putri, unjuk kemampuan di hadapan Tim Pencari Bakat. Hasilnya, sebanyak 219 peserta meraih Super Tiket dan berlaga di Final Audisi Umum yang digelar di Kudus selama tiga hari, yakni pada Jumat (7/9) dan Minggu (9/9).

Di babak final audisi yang digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, para peraih Super Tiket tersebut bertemu dengan lawan-lawan hasil Audisi Umum dari berbagai kota lainnya. Sebanyak 91 pebulutangkis berhasil melampaui babak-babak awal. Di babak berikutnya, penyaringan kembali dilakukan hingga menjadi 65 peserta, kemudian terakhir sebanyak 50 atlet dinyatakan lolos Final Audisi Umum oleh tim pelatih PB Djarum, dan mereka kemudian berhak melaju ke tahap karantina.

Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan, jenjang seleksi yang ketat ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit bertalenta dengan tiga kriteria utama, yakni mind, body, dan soul. “Karena tiga hal itu akan merefleksikan cara berpikir, kebugaran fisik,dan kesiapan batin, dari seorang atlet. Ini harus komplit, tidak boleh ada satu kekurangan karena inilah aspek utama seorang juara," ujarnya.

Setelah bergabung dengan PB Djarum, 23 peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis ini akan diasah oleh para pelatih PB Djarum,agar bisa menjadi juara di masa mendatang.  "Setelah masuk asrama, pola pembinaan akan kami lakukan seefisien mungkin, dengan waktu sekitar 6-7 tahun untuk proses pembinaan atlet menuju jenjang juara dunia," imbuh Fung.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 21:07 WIB

Kejaksaan Agung tunda eksekusi Baiq Nuril

Senin, 19 November 2018 - 20:07 WIB

MUI: Maulid tingkatkan ketakwaan kepada Allah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com