Rabu, 21 November 2018 | 09:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Travel

Pembukaan Festival Kelud banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri

Minggu, 16 September 2018 - 12:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Bupati Kediri Haryanti Sutrisno hadir di acara pembukaan Festival Kelud 2018, Sabtu (15/9). Foto: Fendi Lesmana/Elshinta
Bupati Kediri Haryanti Sutrisno hadir di acara pembukaan Festival Kelud 2018, Sabtu (15/9). Foto: Fendi Lesmana/Elshinta

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur menyelenggarakan Festival Kelud 2018 untuk menarik kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri pada 15 September hingga 7 Oktober 2018, dengan pembukaan yang diadakan di rest area lereng kaki Gunung Kelud.

Festival tersebut diisi dengan serangkaian kegiatan diantaranya dari sektor ekonomi berupa pameran dan bazar UMKM, festival nanas dan pameran buah. Sementara, dari sektor budaya berupa ritual sesaji Gunung Kelud, pertunjukan jaranan, art performance dan lain sebagainya.

Dalam keteranganya kepada Kontributor Elshinta Fendhy Lesmana, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno mengatakan, Festival Kelud ini merupakan acara rutin tahunan, yang di gagas oleh Pemerintah Daerah yang dimaksudkan agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui objek wisata Gunung Kelud.

Senada dengan pimpinanya, Wakil Bupati Kediri Masykuri Iksan menganggap Gunung Kelud menjadi salah satu icon Destinasi Wisata andalan Kabupaten Kediri. "Berbagai macam cara lah kita pasarkan, sehingga orang datang kesini suka, dan tidak satu kali datang," ujar Masykuri, di Kediri, Sabtu (15/9).

Selain menggelar Festival Kelud untuk menggaet wisatawan, Pemerintah Kabupaten Kediri juga secara berkala melakukan pembangunan infrastruktur di area wisata Gunung Kelud. "Ya, kenaikan tajam sekali dengan kita bangun Kelud, kita buka diatas untuk  destinasi. Bule-bule ada (yang datang). Kemarin saya waktu tracking, datang dari Swedia, tadi datang juga," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 21 November 2018 - 09:35 WIB

NGO: Israel tangkap 900 anak Palestina tahun ini

Hankam | 21 November 2018 - 09:14 WIB

Polri-Ukraina tingkatkan kerja sama keamanan siber

Liga Eropa | 21 November 2018 - 09:04 WIB

Polandia tahan imbang Portugal 1-1

Aktual Sepakbola | 21 November 2018 - 08:55 WIB

Tim dokter nyatakan cedera Neymar tidak serius

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur menyelenggarakan Festival Kelud 2018 untuk menarik kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri pada 15 September hingga 7 Oktober 2018, dengan pembukaan yang diadakan di rest area lereng kaki Gunung Kelud.

Festival tersebut diisi dengan serangkaian kegiatan diantaranya dari sektor ekonomi berupa pameran dan bazar UMKM, festival nanas dan pameran buah. Sementara, dari sektor budaya berupa ritual sesaji Gunung Kelud, pertunjukan jaranan, art performance dan lain sebagainya.

Dalam keteranganya kepada Kontributor Elshinta Fendhy Lesmana, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno mengatakan, Festival Kelud ini merupakan acara rutin tahunan, yang di gagas oleh Pemerintah Daerah yang dimaksudkan agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui objek wisata Gunung Kelud.

Senada dengan pimpinanya, Wakil Bupati Kediri Masykuri Iksan menganggap Gunung Kelud menjadi salah satu icon Destinasi Wisata andalan Kabupaten Kediri. "Berbagai macam cara lah kita pasarkan, sehingga orang datang kesini suka, dan tidak satu kali datang," ujar Masykuri, di Kediri, Sabtu (15/9).

Selain menggelar Festival Kelud untuk menggaet wisatawan, Pemerintah Kabupaten Kediri juga secara berkala melakukan pembangunan infrastruktur di area wisata Gunung Kelud. "Ya, kenaikan tajam sekali dengan kita bangun Kelud, kita buka diatas untuk  destinasi. Bule-bule ada (yang datang). Kemarin saya waktu tracking, datang dari Swedia, tadi datang juga," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 20 November 2018 - 20:13 WIB

Cara memutihkan gigi dengan kunyit

Minggu, 18 November 2018 - 11:32 WIB

Raja Ampat utamakan keamanan sebagai daerah wisata

Minggu, 18 November 2018 - 08:29 WIB

Yogyakarta siapkan dua kegiatan libur akhir tahun

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com