Paus Fransiskus usir Pendeta Chile tertuduh peleceh anak-anak
Elshinta
Minggu, 16 September 2018 - 13:33 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Paus Fransiskus usir Pendeta Chile tertuduh peleceh anak-anak
Paus Fransiskus. Sumber Foto: https://bit.ly/2OqFOp8

Elshinta.com - Paus Fransiskus mengusir seorang pendeta Chile, yang diselidiki dalam perkara pelecehan seksual terhadap anak-anak, kata media setempat, Sabtu, di tengah perkembangan pelecehan di dunia, yang mengguncang Gereja Katolik Roma.

Keuskupan Agung Santiago mengatakan, Paus memutuskan memecat Pendeta Cristian Precht, kata harian setempat El Mercurio, seperti dikutip Antara dari Reuters.

Precht adalah mantan kepala kelompok hak asasi manusia Vikariat Kesetiakawanan Gereja, yang pada tahun 1980 menantang penguasa Augusto Pinochet mengakhiri penyiksaan Chile.

Pemimpin terkenal keagamaan Chile tersebut sejak saat itu dituduh melakukan pelecehan seksual sebagai bagian dari penyelidikan tuduhan terhadap anggota masyarakat keagamaan Marist Bersaudara.

Precht sebelumnya membantah tuduhan itu.

Pengumuman Paus Fransiskus itu keluar sesudah polisi Chile menggerebek kantor gereja di seluruh negara Andes tersebut untuk mencari perkara baru pelecehan seksual atau bukti bahwa pejabat gereja menutupi penyiksaan dari pihak berwenang.

Gereja Katolik di seluruh dunia terguncang akibat pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, yang sangat merusak kepercayaan kepada Gereja di Chile, juga di Amerika Serikat, Australia, dan Irlandia, yang paling terpukul skandal itu, dan di tempat lain.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wonderful Indonesia hiasi dua kota besar Rusia
Kamis, 20 Juni 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Brand pariwisata "Wonderful Indonesia" dipromosikan di dua kota b...
Macron: Saya dukung Merkel dalam pencalonan pemimpin Uni Eropa
Rabu, 12 Juni 2019 - 12:52 WIB
Elshinta.com - Presiden Perancis Emmanuel Macron pada Selasa (11/6) waktu setempat mengata...
Ketua partai berkuasa Rumania dipenjara karena korupsi
Selasa, 28 Mei 2019 - 06:27 WIB
Elshinta.com - Liviu Dragnea, ketua partai berkuasa Rumania PSD, pada Senin mulai menjalan...
Polisi Perancis buru orang yang tinggalkan bom di Lyon
Minggu, 26 Mei 2019 - 06:51 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian Perancis memburu seorang lelaki yang meninggalkan bom di s...
Eurostat: Ekspor Uni Eropa ke dunia naik 3,1 persen
Minggu, 19 Mei 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Kantor statistik Uni Eropa, Eurostat menyatakan ekspor barang-barang dari kawasa...
Rusia tak akan kandangkan Sukhoi pascainsiden pendaratan darurat tewaskan 41 orang
Selasa, 07 Mei 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Menteri Transportasi Rusia Yevgeny Ditrikh pada Senin (6/5) waktu setempat ...
Korban kecelakaan pesawat di bandara Rusia bertambah jadi 41 jiwa
Senin, 06 Mei 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com - Pihak berwenang Rusia mengatakan pada Minggu (5/5) sore bahwa 41 orang tewas dal...
Kanselir Jerman janjikan bantuan puluhan juta euro negara Afrika Barat
Kamis, 02 Mei 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Kanselir Jerman Angela Merkel menjanjikan bantuan senilai jutaan euro kepad...
Polisi Perancis tembakkan gas air mata saat aksi Hari Buruh Sedunia
Kamis, 02 Mei 2019 - 07:22 WIB
Elshinta.com - Polisi Perancis menembakkan gas air mata untuk memukul mundur demonstran be...
Survei tunjukkan pelawak menang telak dalam pemilihan presiden Ukraina
Senin, 22 April 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Ukraina pada Minggu (21/4) memasuki peta politik baru, setelah survei di la...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
TwokWono