Sabtu, 17 November 2018 | 02:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Gubernur DKI: Jakarta seharusnya tak ada lagi `stunting`

Minggu, 16 September 2018 - 16:16 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Monas, Minggu (16/9). Sumber foto: https://bit.ly/2OoHEXq
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Monas, Minggu (16/9). Sumber foto: https://bit.ly/2OoHEXq

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan seharusnya di Jakarta sudah tidak ada lagi anak yang stunting atau mengalami kekerdilan, sehingga ia berkomitmen membebaskan Jakarta dari gizi kronis yang menjadi penyebab masalah tersebut.

Masalah gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan bisa berdampak pada stunting atau bertubuh pendek, sehingga harus ditangani secara serius.

“Angka ini harus kita kurangi, harusnya di Jakarta sudah tidak ada lagi anak yang stunting. (Para orang tua) harus lebih serius melihat makanan dan asupan yang diberikan kepada anak-anak kita," ujar Anies di Lapangan Monumen Nasional, Minggu (16/9), dikutip Antara.

Hal tersebut di mana, dia menginginkan ada dukungan dari pemerintah pusat untuk membereskan bersama-sama faktor yang menyebabkan kemiskinan lintas generasi. Dia menjelaskan, jika hari ini di Jakarta ada 27 persen kasus stunting, untuk berikutnya maka Jakarta harus sudah bebas stunting.

"Kerja bersama antara pemerintah pusat maupun pemerintah daerah perlu dilakukan untuk menuntaskan masalah stunting," lanjut dia.

Berdasarkan data tersebut, Gubernur menambahkan, prevalensi stunting di perkotaan memang lebih rendah dibanding di pedesaan. Untuk perkotaan, jumlahnya mencapai 32 persen, sedangkan pedesaan mencapai 42 persen.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 16 November 2018 - 21:50 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus bandar dan pengedar narkoba

Hukum | 16 November 2018 - 21:38 WIB

Penyerang anggota Polsek Penjaringan jalani tes kejiwaan

Event | 16 November 2018 - 21:24 WIB

Andik siap habis-habisan hadapi Thailand

Politik | 16 November 2018 - 21:07 WIB

DPR: Polemik politik masih jauh dari etika

Megapolitan | 16 November 2018 - 20:55 WIB

Atasi genangan air, Sudin SDA pasang `sheetpile` Kali BGR

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan seharusnya di Jakarta sudah tidak ada lagi anak yang stunting atau mengalami kekerdilan, sehingga ia berkomitmen membebaskan Jakarta dari gizi kronis yang menjadi penyebab masalah tersebut.

Masalah gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan bisa berdampak pada stunting atau bertubuh pendek, sehingga harus ditangani secara serius.

“Angka ini harus kita kurangi, harusnya di Jakarta sudah tidak ada lagi anak yang stunting. (Para orang tua) harus lebih serius melihat makanan dan asupan yang diberikan kepada anak-anak kita," ujar Anies di Lapangan Monumen Nasional, Minggu (16/9), dikutip Antara.

Hal tersebut di mana, dia menginginkan ada dukungan dari pemerintah pusat untuk membereskan bersama-sama faktor yang menyebabkan kemiskinan lintas generasi. Dia menjelaskan, jika hari ini di Jakarta ada 27 persen kasus stunting, untuk berikutnya maka Jakarta harus sudah bebas stunting.

"Kerja bersama antara pemerintah pusat maupun pemerintah daerah perlu dilakukan untuk menuntaskan masalah stunting," lanjut dia.

Berdasarkan data tersebut, Gubernur menambahkan, prevalensi stunting di perkotaan memang lebih rendah dibanding di pedesaan. Untuk perkotaan, jumlahnya mencapai 32 persen, sedangkan pedesaan mencapai 42 persen.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com