Rabu, 21 November 2018 | 09:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

KPU tegaskan pemilih ganda alami pengurangan

Minggu, 16 September 2018 - 15:58 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
KPU Pusat melangsungkan Rapat Pleno Terbuka, terkait Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019 di Kantor KPU Jakarta Pusat, Minggu (16/9) siang. Foto: Redaksi Elshinta (Paa)
KPU Pusat melangsungkan Rapat Pleno Terbuka, terkait Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019 di Kantor KPU Jakarta Pusat, Minggu (16/9) siang. Foto: Redaksi Elshinta (Paa)

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap mengalami pengurangan setelah dilakukan pencermatan dan perbaikan.

Komisioner KPU Viryan Aziz dalam rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) hasil perbaikan tingkat nasional di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (16/9) mengatakan rapat pleno ini merupakan tindak lanjut dari rapat pleno rekapitulasi DPT tingkat nasional pada 5 September 2018.

Ia menjelaskan pencermatan bersama digulirkan menyusul adanya masukan dari parpol dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) atas dugaan data ganda. "Jumlahnya sekarang kalau kami perhatikan mengalami pengurangan," ujar Viryan.

KPU, kata dia, telah melakukan pertemuan dengan pengurus parpol tingkat pusat dan Bawaslu sebanyak empat kali setelah rapat pleno rekapitulasi DPT tingkat nasional pada 5 September.

Pertemuan tersebut dilakukan guna mengkoordinasikan pergerakan dan perubahan dugaan data ganda yang tengah dilakukan penyisiran bersama.

"Data yang disampaikan oleh Bawaslu jumlahnya 131 ribu pada tanggal 6 September itu juga langsung kami serahkan ke KPU provinsi untuk dilakukan pencermatan bersama. Dari hasil pencermatan tersebut, jumlahnya sudah berkurang sangat besar," ujar Viryan, seperti dikutip Antara.

Hasil penyempurnaan yang dilakukan berjenjang dari kabupaten dan nasional, untuk data pemilih dalam negeri berjumlah 185.846.029, sementara data pemilih luar negeri dari 130 perwakilan, sejumlah 2.025.344," kata Viryan.

Viryan menambahkan perubahan data terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimatan Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Barat. Pencermatan data dilakukan hingga empat kali.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 21 November 2018 - 09:35 WIB

NGO: Israel tangkap 900 anak Palestina tahun ini

Hankam | 21 November 2018 - 09:14 WIB

Polri-Ukraina tingkatkan kerja sama keamanan siber

Liga Eropa | 21 November 2018 - 09:04 WIB

Polandia tahan imbang Portugal 1-1

Aktual Sepakbola | 21 November 2018 - 08:55 WIB

Tim dokter nyatakan cedera Neymar tidak serius

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap mengalami pengurangan setelah dilakukan pencermatan dan perbaikan.

Komisioner KPU Viryan Aziz dalam rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) hasil perbaikan tingkat nasional di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (16/9) mengatakan rapat pleno ini merupakan tindak lanjut dari rapat pleno rekapitulasi DPT tingkat nasional pada 5 September 2018.

Ia menjelaskan pencermatan bersama digulirkan menyusul adanya masukan dari parpol dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) atas dugaan data ganda. "Jumlahnya sekarang kalau kami perhatikan mengalami pengurangan," ujar Viryan.

KPU, kata dia, telah melakukan pertemuan dengan pengurus parpol tingkat pusat dan Bawaslu sebanyak empat kali setelah rapat pleno rekapitulasi DPT tingkat nasional pada 5 September.

Pertemuan tersebut dilakukan guna mengkoordinasikan pergerakan dan perubahan dugaan data ganda yang tengah dilakukan penyisiran bersama.

"Data yang disampaikan oleh Bawaslu jumlahnya 131 ribu pada tanggal 6 September itu juga langsung kami serahkan ke KPU provinsi untuk dilakukan pencermatan bersama. Dari hasil pencermatan tersebut, jumlahnya sudah berkurang sangat besar," ujar Viryan, seperti dikutip Antara.

Hasil penyempurnaan yang dilakukan berjenjang dari kabupaten dan nasional, untuk data pemilih dalam negeri berjumlah 185.846.029, sementara data pemilih luar negeri dari 130 perwakilan, sejumlah 2.025.344," kata Viryan.

Viryan menambahkan perubahan data terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimatan Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Barat. Pencermatan data dilakukan hingga empat kali.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 20 November 2018 - 20:27 WIB

Ma`ruf Amin ingatkan masyarakat untuk bersikap toleran

Selasa, 20 November 2018 - 08:11 WIB

Ketua KPU: Komisioner harus tahan fisik-mental

Selasa, 20 November 2018 - 06:55 WIB

Sandiaga: Ekonomi Indonesia harus mandiri

Senin, 19 November 2018 - 17:08 WIB

Ma`ruf Amin bantah jadi alat untuk digantikan Ahok

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com