Sabtu, 22 September 2018 | 22:53 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Pemilu / Aktual Pemilu

KPU putuskan DPT perbaikan diperpanjang dua bulan

Minggu, 16 September 2018 - 18:29 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
KPU Pusat melangsungkan Rapat Pleno Terbuka, terkait Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019 di Kantor KPU Jakarta Pusat, Minggu (16/9) siang. Foto: Redaksi Elshinta (Paa)
KPU Pusat melangsungkan Rapat Pleno Terbuka, terkait Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019 di Kantor KPU Jakarta Pusat, Minggu (16/9) siang. Foto: Redaksi Elshinta (Paa)

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum memutuskan penyusunan daftar pemilih tetap hasil perbaikan diperpanjang hingga dua bulan atau 60 hari ke depan. 

"Kami tawarkan DPT perbaikan hingga 60 hari karena kita ingin menyelesaikan semuanya, tidak hanya persoalan pemilih ganda, tetapi elemen lainnya seperti e-KTP, meninggal dunia, pindah alamat dan lainnya," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) hasil perbaikan tingkat nasional di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (16/9).

Karena itu, kata Arief, KPU menetapkan rekapitulasi DPT hasil perbaikan tahap I.

Menurut Arief, penetapan rekapitulasi DPT perbaikan sangat penting agar ada kejelasan dan kemudahan bagi parpol terkait DPT hasil perbaikan. "Ini juga penting untuk menunjukkan bahwa KPU di daerah sudah menyelesaikan hasil rekapitulasi DPT hasil perbaikan," katanya.

Arief mengatakan penetapan DPT akan dikerjakan bersama parpol dan Bawaslu. Penyisiran DPT ganda akan dilakukan bersama mulai dari daerah hingga pusat. "Kita tetapkan sudah dikerjakan bersama-sama mulai dari tingkat daerah, supaya ada pencermatan di tingkat pusat," ucapnya.

Seluruh perwakilan partai politik dan Bawaslu RI menyetujui perbaikan DPT diperpanjang hingga bulan Desember 2018.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan pada prinsipnya menyetujui perbaikan DPT diperpanjang selama 60 hari ke depan. Namun pihaknya meminta agar penetapan rekapitulasi DPT hasil perbaikan tidak dilakukan pada hari Minggu ini. "Secara substansif kami menyetujui, tetapi kami menolak penetapan dilakukan hari ini. Karena sejak hari ini kami belum menerima DPT hasil perbaikan," katanya, seperti dikutip Antara.

Namun dengan perbincangan yang cukup panjang, akhirnya Bawalsu menyetujui KPU untuk menetapkan rekapitulasi DPT hasil perbaikan tahap I dengan syarat agar KPU di daerah segera menyerahkan data-datanya.

Ketua KPU pun meminta dengan tegas agar KPU provinsi segera memberikan data-data hasil rekapitulasi kepada Bawaslu yang ada di daerah.

Total jumlah pemilih hasil perbaikan adalah 185.084.629 yang sebelumnya adalah 185.732.093. Sebelumnya jumlah TPS 805.074 TPS, berkurang menjadi 805.062.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 22 September 2018 - 17:11 WIB

TKN Jokowi-Ma`ruf persiapkan kampanye damai KPU besok

Sabtu, 22 September 2018 - 14:51 WIB

Ma`ruf nilai dukungan perempuan masih kurang

Sabtu, 22 September 2018 - 11:51 WIB

Hasto: Nomor urut satu sarat pesan sejarah

Jumat, 21 September 2018 - 18:56 WIB

Prabowo tak pusingkan nomor urut Pilpres

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com