Senin, 19 November 2018 | 19:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Kapolrestabes tinjau lokasi banjir dibeberapa titik di Kota Medan

Minggu, 16 September 2018 - 18:48 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Misriadi/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Misriadi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Medan, Sabtu (15/9) sejak pukul 18.00 WIB selama lebih dua jam yang mengakibatkan beberapa titik kota medan digenangi air luapan sungai yang tidak dapat menampung debit air, sehinggah tumpah menggenangi di beberapa titik jalan protokol kota Medan.

Kapolrestabes Kota Medan, Kombes Pol DR. Dadang Hartanto SIK M.Si, bersama Walikota Medan, Dzulmi Eldin dan didampingi Dandim 0201/BS, Letkol Inf Yuda Rismansyah melakukan pengecekan debit genangan luapan air sungai yang tidak tertampung Minggu (16/9) yang dirasakan warga Kota Medan di beberapa titik, seperti di Jalan DR Mansur Medan Selayang (Wilkum Polsek Medan Baru) dan Jalan Luku 2 Medan Tuntungan (Wilkum Polsek Delitua).

Saat dilokasi banjir kepada wartawan, Kapolrestabes Medan menjelaskan bahwa ada 23 titik jalan di Kota Medan yang tergenang air dengan ketinggian air 30 hingga 40 cm, serta ada 5 wilayah pemukiman yang cukup dalam di wilayah beringin kedalaman 1,5 meter dan sudah surut hingga satu meter.

"Sebanyak 400 personil Polri Polsek dan 100 Brimob Polda SU yang telah kita turunkan untuk mengamankan wilayah yang ditinggal masyarakat dan mengatur arus lalulintas dan pihak Polri juga memberikan bantuan sembako dan 1000 nasi bungkus dibeberapa titik yang membutuhkan," pungkas Kombes Pol Dadang.

Seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi, Kapolrestabes Medan juga terlihat membantu mendorong mobil yang mogok saat mencoba melintasi lokasi banjir karena ketinggian air yang menutup knalpot mobil.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:24 WIB

Boeing dinilai tidak transparan terkait potensi error

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Megapolitan | 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Hukum | 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:46 WIB

Arcandra: Investasi satu sumur bisa capai Rp1,5 triliun

Elshinta.com - Akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Medan, Sabtu (15/9) sejak pukul 18.00 WIB selama lebih dua jam yang mengakibatkan beberapa titik kota medan digenangi air luapan sungai yang tidak dapat menampung debit air, sehinggah tumpah menggenangi di beberapa titik jalan protokol kota Medan.

Kapolrestabes Kota Medan, Kombes Pol DR. Dadang Hartanto SIK M.Si, bersama Walikota Medan, Dzulmi Eldin dan didampingi Dandim 0201/BS, Letkol Inf Yuda Rismansyah melakukan pengecekan debit genangan luapan air sungai yang tidak tertampung Minggu (16/9) yang dirasakan warga Kota Medan di beberapa titik, seperti di Jalan DR Mansur Medan Selayang (Wilkum Polsek Medan Baru) dan Jalan Luku 2 Medan Tuntungan (Wilkum Polsek Delitua).

Saat dilokasi banjir kepada wartawan, Kapolrestabes Medan menjelaskan bahwa ada 23 titik jalan di Kota Medan yang tergenang air dengan ketinggian air 30 hingga 40 cm, serta ada 5 wilayah pemukiman yang cukup dalam di wilayah beringin kedalaman 1,5 meter dan sudah surut hingga satu meter.

"Sebanyak 400 personil Polri Polsek dan 100 Brimob Polda SU yang telah kita turunkan untuk mengamankan wilayah yang ditinggal masyarakat dan mengatur arus lalulintas dan pihak Polri juga memberikan bantuan sembako dan 1000 nasi bungkus dibeberapa titik yang membutuhkan," pungkas Kombes Pol Dadang.

Seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi, Kapolrestabes Medan juga terlihat membantu mendorong mobil yang mogok saat mencoba melintasi lokasi banjir karena ketinggian air yang menutup knalpot mobil.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 18:08 WIB

Polisi masih selidiki kasus mayat dalam drum

Senin, 19 November 2018 - 17:27 WIB

Polisi identifikasi penumpang Lion Air JT 610

Senin, 19 November 2018 - 16:53 WIB

Korban pembunuhan dalam tong mantan wartawan

Senin, 19 November 2018 - 16:02 WIB

Polisi bekuk pelaku penipuan rekrutmen PT KAI

Senin, 19 November 2018 - 15:27 WIB

Polisi ungkap prostitusi online `Sukabumi Asyik`

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com