Senin, 19 November 2018 | 02:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Kebakaran hutan di Gunung Sumbing meluas

Minggu, 16 September 2018 - 19:47 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2wVmN6A
Sumber foto: https://bit.ly/2wVmN6A

Elshinta.com - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus meluas, kata pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

Gito di Temanggung, Minggu (16/9), mengatakan pada pagi hari kebakaran di Gunung Sumbing hanya terjadi di empat titik, namun pada siang hari menjadi lima titik. "Sebelumnya memang sempat mereda, namun pada Minggu siang kebakaran bertambah satu titik," katanya, seperti dikutip Antara.

Ia menyebutkan kebakaran tersebut terjadi di petak 27-1, petak 27-2, petak 27-3, dan petak 20-1. Total luasan yang terbakar hingga Minggu sore mencapai 490,9 hektare.

Ia mengatakan upaya pemadaman terus dilakukan secara manual dengan penyekatan, gepyokan, dan menaburkan tanah di titik api. "Medan yang terjal dan curam mengakibatkan proses pemadaman terhambat, karena titik api sulit dijangkau petugas," katanya. 

Ia menuturkan sebanyak 168 personel dari berbagai unsur diterjunkan dalam pemadaman api di Gunung Sumbing.

Seluruh personel hari ini dikerahkan untuk pemadaman kawasan Gunung Sumbing, karena kebakaran di wilayah Gunung Sindoro telah padam.

Pada Senin (17/9) rencananya akan dilakukan pemadaman api di kawasan Sumbing dengan menggunakan helikopter Kamov milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Untuk pemadaman menggunakan helikopter tersebut, pengambilan air akan dilakukan di Waduk Wadaslintang di perbatasan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen. "Karena heli ini lebih besar dari yang dikirim sebelumnya, maka kalau mengambil air dari Embung Kledung atau Telaga Menjer tidak memungkinkan," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus meluas, kata pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

Gito di Temanggung, Minggu (16/9), mengatakan pada pagi hari kebakaran di Gunung Sumbing hanya terjadi di empat titik, namun pada siang hari menjadi lima titik. "Sebelumnya memang sempat mereda, namun pada Minggu siang kebakaran bertambah satu titik," katanya, seperti dikutip Antara.

Ia menyebutkan kebakaran tersebut terjadi di petak 27-1, petak 27-2, petak 27-3, dan petak 20-1. Total luasan yang terbakar hingga Minggu sore mencapai 490,9 hektare.

Ia mengatakan upaya pemadaman terus dilakukan secara manual dengan penyekatan, gepyokan, dan menaburkan tanah di titik api. "Medan yang terjal dan curam mengakibatkan proses pemadaman terhambat, karena titik api sulit dijangkau petugas," katanya. 

Ia menuturkan sebanyak 168 personel dari berbagai unsur diterjunkan dalam pemadaman api di Gunung Sumbing.

Seluruh personel hari ini dikerahkan untuk pemadaman kawasan Gunung Sumbing, karena kebakaran di wilayah Gunung Sindoro telah padam.

Pada Senin (17/9) rencananya akan dilakukan pemadaman api di kawasan Sumbing dengan menggunakan helikopter Kamov milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Untuk pemadaman menggunakan helikopter tersebut, pengambilan air akan dilakukan di Waduk Wadaslintang di perbatasan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen. "Karena heli ini lebih besar dari yang dikirim sebelumnya, maka kalau mengambil air dari Embung Kledung atau Telaga Menjer tidak memungkinkan," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 19:14 WIB

Sambas perlu BNKK tekan peredaran narkoba

Minggu, 18 November 2018 - 18:40 WIB

Hak individu keluarga korban Lion gugat Boeing

Minggu, 18 November 2018 - 17:39 WIB

Korban Lion Air asal Italia belum diserahkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com